
Enny juga tersenyum ketika adegan barusan diputar ulang oleh otaknya.
Adegan ketika Ani mengambek hingga memukul tilam hanya karena pertanyaannya tentang cinta dibuat guyonan.
Enny masih ingat jelas pertanyaan adiknya.Pertanyaan yang mewakili pikirannya selama ini.Seperti apa sebenarnya cinta itu?
Kalau cinta di artikan secara luas,bukankah seluruh rangkaian kegiatan yang terekam memory menjadi gambar hidup yang seolah adegan dalam sebuah film juga merupakan perwujudan dari cinta?
Dan bisa juga dijadikan sebagai alasan bahwa cinta memang sesuatu yang universal.Cinta memiliki pengertian yang luas,meliputi ruang dan waktu,meliputi alam semesta ini.
Manakala pengertian cinta di persempit dengan fokus kepada hubungan dua insan yang berlainan jenis,maka saat itulah cinta menjadi sesuatu yang kompleks,sesuatu yang rumit,karena cinta terkesan dikerdilkan dari fungsi dan manfaatnya yang teramat besar.
Cinta kepada lawan jenis, atau dalam kamus bahasa Indonesia di sebut juga asmara,merupakan satu topik yang tidak pernah habis dibicarakan dan juga merupakan topik yang sangat menarik untuk dibahas.
Termasuk juga menarik minat banyak profesi seperti penulis,musisi,sastrawan dan profesi lain yang menjadikan cinta sebagai inspirasi sekaligus motivasi untuk menghasilkan karya-karya besar dan fenomenal.
"Aku nggak mau bala-bala … aku nggak mau …!!!"igau Ani dalam tidurnya.
Lamunan Enny buyar ketika mendengar suara Ani yang sedang mengigau.Enny merasa bersalah …
"Ani kenapa …?"bisik Enny sambil menggoyang-goyangkan bahu gadis kecil itu secara perlahan.
Ani terbangun sambil mengucak-ucak matanya seperti orang linglung.
"Lagi mimpi apa?"tanya Enny kembali.
Ani diam,Ani cuma menatap kakaknya sebentar kemudian tidur lagi sambil memeluk kembarannya.
Enny tersenyum melihat tingkah adiknya.
Dalam hening …
Beberapa saat kemudian pikiran Enny kembali terbang ke dunia khayal ...
Teringat kembali istilah Arumi,"yayang baru" yang di kaitkannya kepada Rayyan,sang driver ojek on line yang baik itu.
Enny memang tak bisa memungkiri perasaan teduh dan nyaman yang ia rasakan ketika bersama Rayyan.Tapi apakah itu cinta …?
Enny bingung … kenapa rasa itu beda ketika Enny memendam cinta terhadap seorang laki-laki yang hampir tiap hari satu angkot dengannya setahun yang lalu.
Seumur hidup baru lelaki di angkot itu yang membuat hati Enny berdebar tak menentu.
Ketika itu Enny duduk di bangku kelas 3 SMA,entah dari mana datangnya lelaki itu tiba-tiba ia nyaris selalu ada di dalam angkot yang ditumpangi Enny.
__ADS_1
Padahal ketika kelas satu dan dua,Enny tak pernah melihatnya meskipun naik angkot setiap hari.
Dari gaya dan penampilannya laki-laki itu sepertinya anak kuliah.Usianya Enny perkirakan kira-kira tiga tahun lebih tua darinya.Tapi semua hanya sebatas perkiraan Enny,karena ia dan lelaki itu tak pernah bertegur sapa meski sepatah katapun.
Ketika berada di dalam angkot,laki-laki itu kerap mencuri-curi pandang kepada Enny,begitu juga sebaliknya.
Enny tau lelaki itu sering memperhatikannya,begitu juga sebaliknya.
lelaki itu terlihat jelas sangat mengagumi kecantikan Enny,tapi Enny juga tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap ketampanan lelaki itu.
Enny terkadang menunduk tersipu malu ketika mata indahnya beradu pandang dengan mata elang lelaki itu.
Tatapan lelaki itu begitu tajam menghunjam sampai ke relung hati Enny yang paling dalam.
Setiap pagi mau berangkat sekolah,Enny berharap lelaki itu ada dalam angkot yang ditumpanginya.
Manakala lelaki itu tak dijumpainya,entah kenapa Enny merasa kehilangan separuh semangatnya.
Biasanya lelaki itu duduk di bangku belakang paling pojok,Enny duduk di bangku yang bersebelahan dengan tempat duduk lelaki itu disamping pintu masuk.
Enny selalu turun duluan dan Enny tidak pernah tau lelaki itu turun dimana.
Satu hari … saat terakhir kali berangkat ke sekolah untuk mengambil ijazah sekaligus pamitan kepada guru-gurunya karena sudah tamat,Enny kembali naik angkot dan berharap lelaki itu ada di dalamnya,karena hari berikutnya Enny akan naik angkot yang berbeda dan tujuan yang beda,Enny akan kuliah.
Sebelum angkot berangkat,tiba-tiba seorang penumpang yang duduk di samping sopir minta pindah duduk kebelakang.
Dan ternyata dia adalah lelaki itu … lelaki yang diam-diam Enny rindukan.
Lelaki itu mengambil tempat duduk tepat didepannya.Sepertinya lelaki itu juga tahu bahwa hari ini hari terakhir kali ia bertemu dengan gadis yang dikaguminya tersebut.
Sebab pertemuan terakhir ini terkesan di setting lelaki itu agar tak mudah dilupakan keduanya.
Enny tertunduk gelisah,dadanya bergemuruh tak menentu.Lelaki itu begitu dekat di depannya,memandangnya hampir tak melewatkan waktu barang sedetikpun.
Enny kikuk dan tak sanggup memandang bola matanya.
Kenangan itu setahun yang lalu.Kala itu bunga cinta yang hampir mekar dan bersemi, perlahan mulai layu.Bunga yang tumbuh di ladang hati Enny butuh pupuk dan disirami,sayang yang empunya pergi berlalu begitu saja,entah kemana … ? Tak tentu rimba dan keberadaannya.
seiring dengan pesan ayah agar fokus kuliah dulu,membuat Enny harus rela secara perlahan membunuh rasa itu dan menghapus semua kenangan tentang lelaki misterius itu.
Setahun berlalu seorang pria yang di sebut Arumi "yayang baru" hadir menawarkan rasa yang berbeda.
Meskipun berbeda tapi karakter kedua lelaki itu hampir sama,sama-sama misterius.
__ADS_1
Yang satu tak pernah bicara,sementara yang satu lagi tak menampakkan wajahnya.
Apa mungkin ini lelaki yang sama? Kenapa rasanya beda? Bisa saja beda karena ia hadir dengan cara yang beda.
Akh … pening,gumam Enny dalam hati.
Tapi siapapun kedua lelaki itu,kenapa harus memikirkannya? Aku telah berjanji kepada diri sendiri,demi kedua orangtuaku aku takkan pernah memeluk kekasih sebelum memeluk keduanya karena telah berhasil menjadi anak yang dibanggakannya,batin Enny.
Enny memang merasa dilema.Disatu sisi sebagai gadis normal terkadang ia menginginkan kehadiran seorang kekasih,tapi disisi lain ia juga tak mau mengecewakan kedua orangtuanya.
Kebimbangan Enny menyikapi dua sisi yang berbeda itu membuat ia terkesan menjauhi dan menutup diri dari laki-laki yang berusaha mendekatinya.
Entah sudah berapa lelaki yang pulang dengan kecewa,pulang dengan tangan hampa karena tak dapat memetik bunga cinta di hati Enny.
"Apa kau nggak kasihan nengok para pengemis itu?"tanya Arumi satu ketika.
"Pengemis yang mana?" Enny bingung maksud Arumi.
"Lelaki yang kau tolak cintanya ...."
Enny ketawa,"Emang mereka pengemis ...?"
"Iya.Pengemis cinta ..."jawab Enny asal.
"Apa puluhan lelaki yang kau tolak itu juga pengemis?"tanya Enny tersenyum.
"Yah ... apa bedanya? Orang mentok dari aku dulu baru lari ke tempat kau ..."jawab Arumi tersenyum lebar.
"Jadi maksud kau aku cuma pelarian gitu ...?"
"Tanya aja mereka?"
Enny cemberut ...
"Aku kasih tahu ya ... dimana-mana kalau lelaki ngejar cewek pasti yang cantik dulu,kalau udah mentok baru nyari yang se-ala kadarnya aja,yang penting bernapas ...udah." Arumi ngakak selepas kalimatnya usai.
Iiih ... manusia paling menyebalkan,gerutu Enny dalam hati sambil tersenyum dongkol.
"Nggak!!! Aku nggak mau bala-bala ... aku nggak mau!!!"
Enny tersentak mendengar Ani mengigau lagi.
Lamunannya kembali buyarrr ...
__ADS_1
Bersambung ...