Tentang Ayah,Cinta,Dan Sahabatnya

Tentang Ayah,Cinta,Dan Sahabatnya
Pahlawan Yang Tampan


__ADS_3

Hari berganti minggu berlalu,sebulan sudah sejak pertama kali Rayyan bertemu dengan gadis itu,tapi sampai detik ini pertemuan itu tak pernah lekang dari ingatannya.Semua tentang gadis itu masih terekam jelas di benaknya.


Tapi satu hal yang membuat Rayyan nelangsa,setelah pertemuan itu sang gadis menghilang seolah-olah raib ditelan bumi.Rayyan berupaya mencari ...


Berulang kali Rayyan mencoba mendatangi tempat dimana ia pertama kali berjumpa dengan gadis itu,tapi hasilnya nihil.Dan tak jarang pula Rayyan bolak-balik lewat didepan kampus gadis itu,hasilnya juga sama,nihil.Bahkan di alam mimipi pun Rayyan tak dapat menemukannya.


Sementara rindu yang awalnya hanya sebesar biji zarrah kini telah memenuhi seluruh raga hampir tak sanggup dibendung lagi.


Andai bisa melihat senyum manis gadis itu walau sesaat,walau hanya dalam mimpi,barang kali itu sudah lebih dari cukup sebagai penawar rindu.Tapi dimana harus menemukan senyuman itu? Sementara yang empunya senyuman tak pernah nampak batang hidungnya,walau sesaat, walau hanya dalam mimpi.


Dalam kegalauan hati yang maha dahsyat,Rayyan bingung harus melangkahkan kaki kearah mana,sementara hati yang dituju tak berdomisili tak beralamat.Entah masih di bumi atau barangkali sedang menenangkan diri di kahyangan,tempatnya para bidadari sering di gambarkan.Semua tak bisa dipastikan karena yang patut dan pantas memastikan hanyalah Tuhan.


***


"Bisa nggak kau bawa kereta?"tanya seorang lelaki dengan emosi karena kereta yang dikendarainya diseruduk pengendara lain dari belakang.


"Seharusnya aku yang nanya,pandai nggak kau bawa kendaraan?"jawab pengemudi yang menyeruduk itu tak kalah garang.


"Hee ... udah jelas-jelas salah koq ngotot kau?"bentak lelaki itu makin emosi.


"Jelas-jelas salah? Jelas-jelas salah dari mana? Dari hongkong? Tahu hukum nggak kau …?"


"Ooh ... mau nantangin soal hukum? Mau hukum apa kau? Tampang kau aja tampang pelanggar hukum,ngomong hukum pula kau.Hukum rimba aja kita mau ...?"


"Hei boy ... kau kira aku takut gertak-mu itu,ku pecahkan kepala kau biar tahu kau ..."


"Apa kau bilang? Udah syur kali kau rupanya? Sini maju kau ...!!!"tantang lelaki yang motornya kena seruduk itu dengan logat anak medan.


Adu mulut kedua lelaki yang terlibat lakalantas itu semakin sengit.Tidak ada satupun yang mau mengalah ...


Adegan selanjutnya adu jotos pun terjadi ... Duel ala cowboy tak terhindari.


Selain mengundang perhatian banyak orang dan pengguna jalan yang lain,kejadian itu juga menyebabkan kemacetan yang panjang.


Ditengah kejadian yang menimbulkan keramaian itu,setiap orang mengambil sikap masing-masing.Ada yang sekedar menonton duel gratisan,ada juga yang mencoba melerai dan menengahinya,tapi ada juga sebagian yang mengompori sehingga membuat suasana semakin panas.

__ADS_1


"Ribak ... ini medan bung!!!" Suara provokator itu beradu kencang dengan suara klakson kendaraan yang terjebak macet ulah kejadian itu.


Tersebutlah seorang lelaki yang mencoba memanfaatkan situasi ,mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Lelaki itu mendekati seorang gadis cantik yang akan dijadikan sebagai target.


Bagaikan seorang pesulap yang memiliki kecepatan tangan,dalam sekejap HP android yang disimpan dalam tas kecil yang disandang gadis cantik itu telah berpindah tangan.


Disaat aksinya hampir berhasil,tiba-tiba gadis cantik itu berteriak...


"Coopeeet ... coopeeet!!!" Suara teriakan itu mengundang perhatian banyak orang dan membuat sebagian orang menjadi bingung,yang mana yang mesti ditonton,duel atau aksi pencopetan?


Spontan pelaku tindak kriminal itu mengambil langkah seribu ...


Kira-kira tujuh meter dari TKP pencopet itu jatuh tersungkur.Sebuah tendangan kungfu mendarat di punggungnya.


Pencopet itu bangun dengan wajah berlumuran darah sambil menghunus belati dari pinggangnya.


Melihat belati yang berkilau begitu tajam sontak massa yang awalnya mau menghakimi lari berhamburan.


"Berani-beraninya ikut campur urusanku,mau cari mati kau ...?"ancam pencopet itu sambil memain-mainkan belatinya.


Lelaki pahlawan itu tak gentar dan tak mundur barang setapak pun.


"Bro ... aku cuma menyediakan dua pilihan yang bisa kau pilih.Pertama kau kembalikan Hp-nya lalu ku serahkan kau ke kantor polisi tanpa tambahan luka apapun selain luka yang ada di wajahmu.Kedua,aku akan mengambil paksa Hp-nya dan menyeretmu ke kantor polisi.Sekarang kau tinggal pilih ...."


"Aku takkan memilih keduanya,karena aku akan membunuhmu sebagai pilihan yang ketiga ...."


Pencopet itu maju secepat kilat sambil mengarahkan belati ke dada lelaki yang berdiri dihadapannya.


Anak-anak gadis dan ibu-ibu bahkan sebagian lelaki yang ada di keramaian itu memekik sebelum belati menancap di dada lelaki itu.


Pun gadis cantik yang ditolong lelaki itu tak ketinggalan memekik histeris sambil menutup mata dengan telapak tangannya karena tak sanggup melihat yang bakal terjadi.


Sepersekian detik sebelum belati menancap di dada lelaki itu,tiba-tiba suara tembakan terdengar membuat semua orang kaget dan ketakutan.

__ADS_1


Semua mata tertuju kearah datangnya suara tembakan itu.


Nampak seorang lelaki berpakaian polisi lengkap sedang membidikkan pistolnya kearah pencopet.


"Jangan bergerak!" Polisi itu memberi peringatan setelah sebelumnya melakukan tembakan peringatan.


Pencopet yang melihat moncong pistol diarahkan ke tubuhnya langsung tak berkutik.Ia melepaskan senjata tajam yang ada dalam genggamannya sambil mengangkat tangan pertanda menyerah.


Tak butuh waktu lama pencopet itu langsung digiring ke kantor polisi dengan tangan di borgol,selanjutnya akan dijadikan sebagai pesakitan.


Pun kedua cowboy yang berduel karena lakalantas ikut juga digiring karena mengganggu ketertiban umum.


"Terima kasih anda telah membantu tugas polisi." Setelah ucapan tersebut,polisi pun memberikan Hp android yang sempat berada ditangan pencopet kepada pemuda pemberani yang menjadi pahlawan itu.


Setelah semuanya aman dan kondusif,perlahan satu persatu kerumunan massa itu mulai melakukan aktifitasnya masing-masing yang sempat tertunda karena kejadian itu.Sementara kendaraan yang sempat macet panjang pun mulai merangkak ...


***


Pemuda pemberani yang menjadi pahlawan itu sangat terkejut ketika mengembalikan Hp android kepada pemiliknya.


Ternyata yang empunya Hp adalah gadis yang belakangan ini ia cari.Gadis yang akhir-akhir ini membuat hatinya gundah gulana,galau tak menentu.


Andai makhluk indah yang berdiri dihadapannya saat ini miliknya,ia akan memeluk,mencium dan melakukan semua hal yang bisa mengobati rindunya ... rindu yang tak kuasa lagi dikekang.Tapi sayang ...


"Enny ... ?" Suara lelaki itu bergetar memanggil sepenggal nama yang ia rindukan.


Rentetan kejadian barusan telah membuat gadis cantik itu merasa shock,tubuhnya gemetaran karena ketakutan yang ia rasakan.


"Enny ...?" Pemuda itu mengulang panggilannya kembali,masih dengan suara yang sama ...suara yang parau dan gemetar.


Gadis cantik yang dipanggil Enny oleh lelaki itu cuma diam ... terpana dan terpaku.


Ditengah kebingungan gadis itu,lelaki tampan yang menjadi pahlawan barusan memanggil namanya dan berdiri sangat dekat dihadapannya,membuat enny heran ... siapa sebenarnya lelaki tampan ini? Kenapa ia tahu namaku? Apakah pernah bertemu sebelumnya?


Berbagai pertanyaan memenuhi benak gadis itu.

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2