
Nirina pun terkejut dengan kalimat yang Satria katakan padanya jika dia rela untuk menjadi yang kedua asal dirinya bahagia.
Nirina pun langsung memeluk Satria kembali, dia merasa nyaman berada dalam pelukannya, Nirina seakan merasakan ketenangan berada dalam pelukan Satria.
Mungkin karena sudah lama juga Ferdian menghilang tanpa kabar, itu sebabnya rasa sepi yang begitu melanda hatinya akan Ferdian, kini tergantikan dengan kehadiran Satria di hidupnya.
Satria pun kembali menatap wajah Nirina yang manis, dia coba menghapus air mata yang masih membasahi pipinya, dan saat ini tangan Satria berhasil menyentuh wajah cantik itu, hingga akhirnya sebuah kecupan manis mendarat di bibir mungil Nirina dengan sangat cepat dan penuh cinta.
Nirina yang terkejut hanya bisa menikmati kecupan pria lain untuk pertama kalinya itu dengan sangat damai.
Dengan mata terpejam Nirina terus menikmati setiap kecupan Satria di bibirnya.
Satria pun melepaskan kecupannya hingga akhirnya Nirina kembali memeluknya dan berbisik
"I love u, thank for kiss"
Semua bisikan itu membuat Satria tidak bisa menahan diri dari semua hasrat yang sudah bergejolak dihatinya, dengan manja Satria mengangkat tubuh Nirina dan membawanya menuju kamar Ferdian.
Nirina yang sudah di selimuti dengan perasaan cinta yang bergejolak serta hasrat akan cumbu dengan Satria tidak menyadari akan semua kesalahan yang sedang dia lakukan sekarang dengan Satria.
Satria pun meletakan Nirina di atas pembaringannya dengan lembut dan langsung menciumnya kembali. Hingga akhirnya kini kedua insan itu saling beradu dalam satu ciuman yang romantis di atas ranjang rumah tangga Nirina dan Ferdian.
__ADS_1
Dan diatas ranjang itu pula, Satria berhasil menaklukan hati Nirina yang kesepian dengan semua cumbu dan rayuannya, Nirina dibuat lemah dan tidak sadar akan kesalahan besarnya itu,
Kesalahan yang membuat dia rela memberikan kehormatannya pada pria lain selain suaminya.
Perlahan Satria membuka dress sederhana yang dipakai Nirina sehari-hari, dress sederhana yang membuatnya selalu terlihat cantik dan menawan, dan kini seluruh kecantikan yang dimiliki Nirina berhasil Satria jamah dengan mudah.
Keduanya kini sedang bermain api dengan semua hasrat yang mereka miliki, Satria berhasil bermain cantik pada Nirina hingga Nirina menikmati setiap permainannya dan terus meminta Satria untuk melanjutkannya.
Disaat semua terjadi, meski bayangan Ferdian muncul di pikirannya, namun karena hasrat yang tinggi mengalahkan semua itu, Nirina pun hanya berucap dalam hati.
"Maafkan aku mas Ferdian".
Dengan terus menikmati setiap hentakan cinta yang Satria berikan padanya.
"Ah "
******* Nirina membuat hasrat Satria semakin naik, hingga akhirnya setelah sekian lama mereka bercinta, kenikmatan Satria pun berada di puncak dan merasakan kenikmatan yang luar biasa pada Nirina.
Keduanya saling berpelukan setelah semua ritual cinta terlarang mereka tersalurkan.
Nirina terkulai lemas dalam pelukan Satria.
__ADS_1
"Terimakasih sayang"
Ucap Satria mengecup kening Nirina setelah semua yang sudah mereka lakukan, dan itu membuat Nirina kembali merasakan ketenangan bersama Satria saat dia mengecup keningnya.
Nirina pun terlelap dan tak sadarkan diri.
Sementara itu, melihat Nirina sudah tidak sadarkan diri, Satria pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Didalam kamar mandi, Satria menatap dirinya di depan cermin, seketika tawa menangnya keluar dari mulutnya itu.
"Hahaha akhirnya aku bisa membalaskan dendamku padamu"
Tatapan Satria pun seketika berubah bak seorang penjahat.
"Ferdian, aku tidak akan pernah melupakan semua yang kamu lakukan pada adikku, dan kini apa yang pernah kamu lakukan semua pada adikku berhasil aku lakukan pada istri tercintamu itu dengan mudah, hahaha"
"Asri adikku, kamu yang tenang disana, kakak berjanji, kakak akan hancurkan Ferdian sehancur mungkin, kakak akan menghancurkan seluruh keluarganya secara perlahan hingga dia bisa Merakan apa yang pernah kamu rasakan dulu sebelum kamu tiada"
Lanjut Satria teringat akan adiknya Asri, wanita yang pernah menjadi selingkuhan Ferdian dan mengandung anaknya,
Wanita yang pernah Ferdian minta untuk menggugurkan kandungannya karena dia tidak ingin bertanggung jawab, hingga akhirnya karena depresi akan semua tekanan dari keluarga dan orangtua serta sekeliling akan kehamilannya itu Asri pun bunuh diri, dan itu sangat membuat Satria sangat hancur.
__ADS_1
Dan ternyata kedatangan Satria di kehidupan Nirina memang sudah dia rencanakan, termasuk kedua pembantunya yang cuti, karena itu akan memudahkan dia semakin mendekati Nirina, Satria jugalah yang ternyata mencampurkan serbuk obat perangsang dosis rendah di makanan yang dia masakan untuk Nirina, sehingga Nirina tidak menyadari semua kesalahan yang sedang dia lakukan bersama Satria.