Tergoda Cinta Dunia Maya

Tergoda Cinta Dunia Maya
I love u


__ADS_3

Ferdian pun segera berangkat menuju Bandara sebelum ada yang tahu jika dirinya telah melenyapkan Shinta oleh tangannya sendiri.


"Sayang, ayo angkat telpon aku Rin? Ayo angkat?"


Ujar Ferdian yang terus cemas memikirkan Nirina dan ketiga putrinya.


Hingga akhirnya pesawat pun akan segera terbang, namun Nirina masih belum bisa dia hubungi, Ferdian pun semakin dibuat cemas olehnya.


Ferdian pun masuk kedalam pesawat dan segera terbang menuju Jakarta.


...


Marina yang mengetahui jika di rumah sudah tidak ada siapa siapa akhirnya terbangun dan mencari keberadaan bunda dan Satria.


"Bunda dan om Satria dimana?"


Tiba-tiba saja Marina mendengar nada dering ponsel di tas Satria yang yang tertinggal di rumahnya, Marina pun segera melihat siapa yang menelpon dan ternyata dari nomor yang tidak di kenal, Marina pun berinisiatif untuk mengangkat telpon di ponsel Satria namun saat dia hendak menjawabnya, tiba-tiba saja panggilannya terputus.


Marina pun kembali menyimpan ponsel Satria dan tidak sengaja menjatuhkan tas kecil yang sudah terbuka resletingnya itu, hingga beberapa lembar foto keluar dari tas tersebut.


Marina sangat terkejut saat melihat semua foto di tas Satria.


"Papa, mba Asri?"

__ADS_1


Ucap Marina saat melihat foto Ferdian yang sedang bermesraan dengan Asri, ada pula foto jasad Asri yang bersimbah darah dengan perutnya yang yang sudah membesar,


Satu lembar lagi foto kedua orangtua Asri bersama Satria.


"Jadi om Satria adalah kakaknya mba Asri? Tapi ada apa ini? Mengapa ada foto papa bersama mba Asri dan foto jasadnya?"


Marina mulai mencurigai semua yang terjadi pada papanya dan Asri,


Krena dulu dia pernah melihat papanya keluar dari hotel bersama mba Asri, tapi dia tidak mencurigai apapun disamping usianya masih belia dia juga tidak mencurigai papanya berselingkuh karena dia mengira jika mereka selesai mengadakan meeting di hotel.


"Aku harus tanyakan ini pada om Satria dan papa?"


Marina pun coba menghubungi Ferdian, namun tidak tersambung karena kini Ferdian sedang dalam perjalanan didalam pesawat.


***


"Jahat kamu Satria jahat"


Nirina menepuk dada Satria dengan keras, namun tidak disangka, Satria justru memeluk Nirina dengan erat dan meminta maaf padanya karena dia benar-benar sungguh Teleh mencintainya.


"Maafkan aku, karena aku memang sungguh mencintaimu Rin, aku tidak ingin melihat kamu bersedih, jiwaku terasa sangat sakit melihat kamu menangis, aku sangat mencintai kamu"


Jawab Satria tidak melepaskan pelukannya, hingga Wisnu coba memisahkan mereka namun Satria masih tidak mau melepaskan Nirina.

__ADS_1


"Lepaskan aku Satria lepaskan aku, kamu jahat"


Hari Nirina kini berkali lipat terluka karena Ferdian dan Satria, namun yang lebih menyakitkannya lagi, dai baru tahu tentang semua kebusukan suaminya yang dia lakukan pada adik Satria.


"Kalian semua jahat"


Ujar Nirina pada Satria dan Wisnu, Nirina pun segera berlari meninggalkan danau dan pergi dari keduanya.


Namun Satria tidak menyerah begitu saja, dia terlanjur mencintai Nirina dengan setulus hatinya, dia berlari mengejar Nirina coba meyakinkan dia jika Satria benar-benar mencintainya, tidak seperti Ferdian yang hanya seorang penipu.


"Tunggu aku Rin, aku tidak bisa berhenti berkata jika aku benar-benar mencintai kamu, aku yakin kamu pun juga merasakan hal yang sama denganku,"


Ucap Satria pada Nirina.


Sementara Wisnu dari belakang hanya bis melihat sepasang kekasih gelap itu dengan tatapan penyesalan yang dalam karena telah berulang kali menghianati sahabatnya itu.


"Aku tahu aku salah Rin, tidak seharusnya aku menutupi semua kebusukan suamimu sampai-sampai kamu terluka seperti ini sekarang"


Ucap Wisnu yang mulai sedikit luluh melihat Satria yang benar-benar mencintai sahabatnya itu.


...


Selang beberapa jam kemudian Ferdian pun tiba di Jakarta dan segera menghubungi Wisnu jika dirinya sudah ada di Jakarta, Ferdian meminta Wisnu untuk menjemputnya ke bandara.

__ADS_1


"Bagaimana ini?"


Tanya hati Wisnu yang bimbang, dia terkejut mengetahui jika Ferdian saat ini sudah berada di Jakarta, Wisnu pun bingung haruskan dia beritahu Nirina jika suaminya sudah ada di Jakarta?


__ADS_2