Tergoda Cinta Dunia Maya

Tergoda Cinta Dunia Maya
Asri, masa lalu Ferdian


__ADS_3

Layaknya sebagai pria biasa, Ferdian tentunya mempunyai rasa kesepian disaat yang tertentu, dan disaat masa itu datang, biasanya Ferdian dengan kawan satu kantornya selalu datang ke club' malam hanya untuk sekedar cuci mata melihat wanita cantik dan seksi.


Ferdian tidak seperti pria lain yang suka jajan diluar jika sedang kesepian, karena dia sangat mencintai Nirina,


Tapi Ferdian pernah melakukan satu kesalahan dimasa lalu, yang tidak diketahui Nirina sampai sekarang.


Ferdian pernah bermain api dengan salah seorang sekretaris lamanya bernama Asri Astuti, kala itu Nirina sedang mengandung si bungsu Devan, sehingga dia tidak bisa sepenuhnya melayani Ferdian.


Karena setiap hari Ferdian bepergian keluar kota bersama Asri, dengan semua perhatian lembut Asri perlahan cinta mulai tumbuh dihati Ferdian,


Hingga akhirnya keduanya saling jatuh cinta dan merahasiakan hubungannya dari Nirina.


Namun hubungan mereka tidak berlangsung lama, disaat Asri mengaku hamil anaknya Ferdian, dia sangat terkejut dan tidak bisa berpikir jernih, Ferdian meminta Asri untuk mengugurkan kandungannya.


Karena dia tidak mungkin bisa bersama Asri.


Hubungannya pada Asri hanya sebatas mengisi rasa kesepian, tidak lebih.


"Aku tidak ingin semua ini, aku minta gugurkan kandunganmu"

__ADS_1


Pinta Ferdian pada Asri.


"Tapi pak, aku tidak tega menggugurkan anak kita, buah cinta kita, aku mohon bapak tanggung jawab, jika tidak apa yang akan orangtua saya katakan tentang saya"


Dengan penuh air mata Asri memohon pada Ferdian untuk bertanggung jawab, namun Ferdian tetap kekeuh pada pendiriannya meminta Asri untuk mengugurkan kandungannya.


Dari saat itu pula, untuk menghindari semuanya, Ferdian akhirnya memecat Asri tanpa sebab, dan itu membuat karyawan yang lain merasa terkejut dan heran, karena pribadi Asri tidak pernah bermasalah di perusahaannya Ferdian.


Banyak sekali yang menyayangkan keputusan Ferdian memecat Asri.


Asri yang malang hanya bisa menahan kesedihannya,


Di satu waktu, Ferdian menemui Asri untuk yang terakhir kalinya meminta dia untuk mengugurkan kandungannya.


Ujar Ferdian dengan nada ancaman bicara pada Asri.


Asri yang lemah tidak bisa membela diri, kalaupun dia melawan, percuma saja, dia tidak mempunyai kekuatan untuk melawan Ferdian.


Pernah ada niat dihati Asri untuk memberitahu Nirina tentang hubungannya, namun saat itu Nirina sedang kontraksi hendak melahirkan Devan.

__ADS_1


Asri pun menunda keputusannya untuk memberitahu Nirina, hingga akhirnya anak buah Ferdian yang mengetahui niatnya coba menghabisi Asri dan bayinya.


Asri berlari sekencang mungkin untuk menghindari kejaran anak buah Ferdian, hingga akhirnya Asri berhasil lolos dari kejaran mereka dengan naik kesebuah mobil bak tertutup kain.


Asri pun pergi entah kemana bersamaan dengan mobil tersebut, dan dihati itu pula tidak ada kabar sama sekali tentang Asri sampai sekarang.


Ferdian pun merasa tenang, meski sampai sekarang Nirina tidak pernah tahu kebusukannya di masa lalu.


Ferdian pun menyesali semua penghianatan nya pada Nirina.


Dia berharap Nirina tidak akan pernah tahu untuk selamanya.


Dan itu pula yang menyebabkan Ferdian takut kehilangan Nirina dengan cemburunya yang sangat besar.


***


Saat ini Ferdian sedang menghadapi sedikit problem dalam proyeknya, satu klien memberinya sebuah pilihan yang sangat membuatnya takut.


"Bagaimana ini pak? Klien kita memberi kita pilihan yang sangat berat"

__ADS_1


Satu kalian besar di perusahaannya menawar dengan harga yang sangat miring, dan itu akan berdampak pada kemajuan perusahaannya, jika Ferdian tidak menyetujuinya, maka Ferdian juga akan rugi karena dia akan kehilangan klien besar yang selama ini selalu mendukung dia.


Ferdian pun meminta untuk bertemu dengan klien tersebut untuk kembali membicarakan bisnisnya.


__ADS_2