
Happy reading bestie.......
"Rooftop" ucap Rian lalu pergi keluar dari kantin mau tak mau yang lain ikut.
"Eh Sonya bukannya tadi lu bilang kelas kok sekarang malah ke rooftop?" tanya Bunga.
"Nanti kita free clas jadi di rooftop enak ngadem" jawab Tasya yang mengerti lirik Sonya pada nya.
"Oh sampai jam berapa kita jam kos?" tanya Bunga.
"Gak tau, Pak Septi gak datang terus gue denger dari anggota OSIS nanti guru bakal rapat membahas ujian kelas tiga bisa jadi sampai pulang kita jam kos" jawab Tasya.
"Bagus lah kalau sampai pulang"
"Tapi gue belum tau juga entah sampai pulang atau enggak, belum pasti" ucap Tasya
"Lah kalau belum pasti kenapa lo gak bilang dari tadi sih" kesel Mika sambil memukul kepala Tasya.
"Aduh, sakit beg* ya mana gue tau pasti enggak nya, coba aja lu tanya sama Sonya kan suami nya ketos di sini"
"Kalian bisa diam gak sih? kalau enggak pergi" ucap Sonya dingin.
" Iya-iya kami diam kok" jawab Tasya dan Mika serentak.
Saat mereka sedang santai pintu rooftop di buka.
"Eh buk bos disini juga" ucap Ikbal ketika pintu rooftop di buka.
__ADS_1
"Eh ayang kamu ngapain di sini?" tanya Al.
"Lo bisa liat gak sih gue lagi ngapain?" tanya Bunga ketus.
"Rapat?" tanya Sonya singkat
"Hmm, sampai pulang nanti guru rapat. Kamu pulang sendiri ya sayang aku masih ada tugas" jawab Rian yang ngerti pertanyaan Sonya.
"Hmm" sahut Sonya lalu beranjak pergi.
"Kemana yang. Aku baru sampai kamu udah pergi lagi, gak di kantin gak disini kamu selalu menghindar" ucap Rian cemberut.
"Gak usah alay, mangkanya di depan cewek gak usah genit tebar pesona. Udah sana pergi sama mereka" jawab Sonya ketus.
"Maaf, kan tadi aku gak tebar pesona mereka aja yang genit panggil-panggil aku"
"Sayang aku gak alasan kok, aku gak tebar pesona tadi ayang" rengek Rian
"Hmm, mangkanya tuh muka jangan ganteng, kalau bisa gak usah punya muka"
"Sayang mau kemana? aku ikut"
"Gak lo masih banyak tugas, gue mau ke mall"
"Tunggu aku ikut"
"Van lu bawa Rian jangan sampai mengganggu kami di mall." perintah Mika.
__ADS_1
"Yan yuk sebentar lagi rapat lu jangan pergi"
"Kalian aja yang rapat gantiin gue, gue mau ikut istri gue"
"Gak, mana bisa gue gantiin lu rapat emangnya gue ketua OSIS. Gak gak lu harus ikut kami, kalian pergi terus biar Rian urusan gue" ucap Evan sambil menarik tangan Rian menuju ruang rapat.
"Hmmm"
...πππ...
"Mom, Daddy rasa Sonya ada nyembunyin sesuatu dari kita"
"Iya Dad mommy juga ngerasa begitu, apalagi waktu Sonya membahas sama teman nya yang nama nya Gio itu" sahut Mira.
"Daddy rasa Sonya membahas geng Klaen yang nyerang geng motor Hell Angel"
"Tapi apa hubungannya sama Sonya dad?"
"Daddy rasa Sonya salah satu anggota geng motor Hell Angels" sahut Mahendra.
"Hmm, tapi mommy khawatir lagi sama Sonya kalau benar Sonya salah satu anggota geng motor"
"Gak usah khawatir mom Sonya bisa jaga diri, apalagi Sonya banyak megang sabuk hitam bela diri" ucap Mahendra menenangkan sang istri.
"Ternyata mereka belum tau siapa anak mereka sebenarnya" ucap Linda yang tak sengaja mendengar pembicaraan sang anak dan suami nya.
Bersambung........
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye ππππ