
Hai-hai guys ketemu lagi dengan Riza, gimana kabarnya nih? semoga semuanya sehat ya guys. Emm bye the why nih sorry banget Riza baru up ceritanya lagi, maklum lah setiap orang punya kesibukan nya masing-masing. Tapi walaupun re iza jarang up nya kalian masih dukung Riza kan? semoga saja ya guys. Sampai disini dulu langsung aja kita ke ceritanya
Happy reading bestie β€οΈπ
.
.
.
.
.
.
.
.
...ποΈποΈποΈ...
"Hmm, yaudah masak sekarang Onya udah lapar jangan lupa puding nya juga ya, Onya sama Oma sama mommy mau keluar sebentar kami pulang harus selesai. Jangan coba nipu untuk beli atau suruh bibi yang masak!" ucap Sonya.
"Iy-iya kami bertiga kok yang masak, gak suruh bibi atau di beli" jawab mereka bertiga.
"Bagus kami pergi dulu, gak lama kok cuma sebentar!"
"Iya sayang"
"Mom, Oma yuk kita pergi ke supermarket temanin Onya beli s*per bubu*" ucap Sonya sambil mengandeng tangan oma Linda dan Mira.
.
.
"Huh, untung opa bisa masak kalau enggak bisa berabe." ucap Erwin.
__ADS_1
"Iya Opa, untung nya Rian juga bisa masak walaupun gak se- mahir Sonya." timpal Rian.
"Gak papa yang penting bisa masak untuk istri jika istri sedang sakit"
"Aku juga pande masak pah" ucap Mahendra tak mau kalah.
"Ya udah mending kita langsung masak aja dari pada nanti Sonya malah marah.
"Tapi karna banyak yang kita buat gimana kalau kita bagi-bagi tugas" usul Mahendra.
"Setuju tuh, Rian bagian membuat puding, habis itu masak cumi, kalian pilih aja sesuai yang kalian mau buat tapi ingat sesuai permintaan Sonya" jelas Rian
"Boleh juga tuh, Daddy mau buat nasi goreng bakso, cumi, sosis, ayam bakar aja deh"
"Yuk kita buat sekarang sebelum cucu kesayangan ku pulang" ucap Erwin lalu mereka pergi memasuki dapur untuk bertempur dengan alat-alat dapur.
...πππ...
"Sayang kita mau kemana?"
"Uang nya Rian kenapa gak di pakai juga sayang?" tanya Linda
"Gak, gak boleh Oma uang rian harus di simpan untuk masa depan, kan uang Daddy sama Opa kan banyak jadi gak boleh pelit sama anak cucu sendiri" sahut Sonya.
"Hahaha, kamu ini sejak kapan kayak gini hmmm?"
"Emm, sejak kapan ya?" ucap Sonya sambil mengetuk-ngetuk dagunya.
"Pokoknya besok kita harus nguras dompet Daddy sama Opa kan mereka cari uang untuk kita"
"Iya juga ya, terus untuk apa juga uang nya di simpan kan kita udah kaya" sahut Mira
"Yuk turun Mom, Oma kita udah sampai"
"Ayuk kita ke bagian mana dulu nih?" -Mira-
"Kita ke bagian Snack aja mom, habis itu nanti baru ke bagian buah-buahan, emm habis itu ke bagian minuman kaleng, habis itu ke bagian parfum, bedak, handbody, sabun, coklat susu, eskrim, emm apalagi ya?"
__ADS_1
"Ya udah kita bawa troli yang besar aja kalau yang kecil pasti gak muat nanti" ujar Linda sambil mendorong troli belanjaan.
"Oma biar Onya aja yang dorong Oma sama mommy tinggal ngambil aja apa yang mau Oma sama mommy"
"Iya sayang"
Setelah kurang lebih 1 jam mereka berputar-putar di dalam akhirnya acara beli-membeli selesai juga.
"Udah yuk kita pulang aja, lagian udah semuanya yang di beli?" tanya Linda.
"Udah Oma yuk kita pulang Onya udah lapar, pasti mereka udah selesai masaknya"
"Yuk kita ke kasir mumpung tuh kasir lagi sepi" sahut Mira.
.
.
"Total semuanya dua juta tujuh ratus lima puluh sembilan ribu rupiah" ucap sang kasir sambil menyerahkan kantong plastik yang berisi semua belanjaan mereka.
"Bisa pakai card kan mbak?" tanya Sonya
"Bisa kak"
"Terima kasih atas kunjungan nya Kak, buk semoga berlangganan" ucap sang kasir sambil menyerahkan card debit milik Sonya.
"Sama-sama"
.
.
.
Bersambung.........
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye ππππ
__ADS_1