Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 115


__ADS_3

Happy reading bestie


"Daddy rasa Sonya membahas geng Klaen yang nyerang geng motor Hell Angel"


"Tapi apa hubungannya sama Sonya dad?"


"Daddy rasa Sonya salah satu anggota geng motor Hell Angels" sahut Mahendra.


"Hmm, tapi mommy khawatir lagi sama Sonya kalau benar Sonya salah satu anggota geng motor"


"Gak usah khawatir mom Sonya bisa jaga diri, apalagi Sonya banyak megang sabuk hitam bela diri" ucap Mahendra menenangkan sang istri.


"Ternyata mereka belum tau siapa anak mereka sebenarnya" ucap Linda yang tak sengaja mendengar pembicaraan sang anak dan suami nya.


"Jadi Sonya belum ngasih tau jati dirinya toh, kasian. Ternyata cucu ku itu pandai juga menjaga jati dirinya yang sebenarnya dari keluarga nya sendiri" lanjut Linda sambil mengangguk-angguk kan kepalanya.


"Wah ternyata keluarga ku bukan kaleng-kaleng the best, aku sama suami mafia, anak sama suami juga mafia, cucu pertama mafia iya psikopat iya, cucu kedua ikut Mak bapak nya, cucu ketiga si paling kesayangan aku bukan cuma mafia atau psikopat aja tapi pembunuh bayaran juga, aahhh komplit nya keluar ku"


"Kalau di lihat-lihat cuma Kevin yang beda sama yang lain. Kedua cucu ku penguasa jalanan, penguasa dunia teknologi, perusahaan tapi cucu ku yang satu itu, haduhh kok bisa kalah sih sama adek nya. Kaya nya aku harus mendidik dia untuk ikut turun ke jalanan atau dunia teknologi bagian hacker biar jangan polos"


"Emmm, tapi kalau Sonya beneran salah satu anggota geng motor Hell Angels gimana ya Dad? soalnya selama ini mommy gak pernah liat Sonya balapan atau semacam nya. Ihh kok mommy jadi penasaran ya" ucap Mira yang membuyarkan lamunan Linda.


"Ya bagus lah kan ada juga untungnya. Jadi Sonya gak di pandang rendah dan sama orang lain, apa lagi Hell Angels itu bukan geng motor sembarangan." timpal Mahendra.


"Iya juga ya, ahh hebatnya anak ku."


...πŸ•ŠοΈπŸ•ŠοΈπŸ•ŠοΈ...

__ADS_1


"Hachim, hachim"


"Lo kenapa Sonya?"


"Gue ok, kayak ada yang lagi ngomongin gue" gumam Sonya.


"Oh mungkin bonyok lu yang lagi ngomongin lu atau si paling suami elu yang ganteng" ucap Tasya yang tak sengaja mendengar ucapan Sonya.


"Hmm, mungkin" jawab Sonya acuh.


"Udah yuk masuk, btw temanin gue ke toko buku dulu yuk" ajak Bunga.


"Hmm, gue juga mau beli buku" sahut Mika.


"Tapi habis beli buku kita pokoknya harus ke bioskop nonton dulu gak ada penolakan!" ucap Bunga tak mau ada penolakan dari teman-teman nya.


"Elo emang kaya gitu kalau dengar yang gratis cepat, padahal yang banyak masih aja pengen yang gratis" semprot Agis


"Haha, uang itu di jadiin investasi masa depan selagi ada yang namanya gratis apa salah nya di manfaatin" jelas Lisda.


"Habis ini ke restoran dulu ya, gue lapar" ucap Sonya.


"Hmm, gue juga lapar" sahut Lisha.


"Ya udah ke restoran aja dulu baru ke toko buku" usul Mika.


"Boleh juga" sahut Bunga.

__ADS_1


...πŸ‡πŸ‡πŸ‡...


"Hmmm, udah lama ya Queen gak datang ke sini" ucap Fenli memulai pembicaraan.


"Iya terakhir Queen kesini sesudah kita menculik Queen" sahut Marcel.


"Mungkin Queen lagi sibuk mangkanya gak kesini" ucap Max berfikir positif.


"Iya mungkin Queen lagi sibuk, soalnya di markas Hell Angels pun Queen jarang datang kesana." timpal Karin


"Eh kapan-kapan kita datang kerumahnya Queen yuk, ngabuburit" usul Kirana


"Woi agama lu Kristen gak ada tuh yang namanya ngabuburit" ucap Max.


"Ya apa salah nya kalau gue ngabuburit kayak agama Islam kan gak ada yang larang. Lagian nih ya gue udah mualaf emang nya elu" sahut Kirana


"Btw kapan elu jadi mualaf? kok gue gak tau ya? padahal gue saudara elu" tanya Kinara yang tak tau kapan saudaranya tersebut jadi mualaf.


"Emm kapan ya, pokoknya lebih dari satu Minggu"


"Ohh, alasannya?"


"CK, kepo banget lu sama alasan gue. Gue gak ada alasan pokoknya hati gue udah mantap aja masuk Islam apalagi dengar suara queen ngaji uhhh, ademnya"


"Jadi-


Bersambung......

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2