
"Gak, gak bukan gue yang gibahin kalian tapi anak anak" sahut Al ketakutan.
"Jawab kenapa kalian kepo sama kami hah?"
"Kami hanya ingin balapan lagi, trus pengen lihat wajah asli pemimpin kalian Carvalia" jawab Al
"Hmmm"
"Kami semua pengen tau siapa Carvalia itu, trus gimana wajah nya" ucap Al.
"Jadi kalian nantanggin kami balapan gitu?" tanya Bunga masih nada ngegas dan nada tinggi.
"Emm, gitu lah" jawab Al lesuh.
πππ
"Halo Queen Black Tiger nantanggin kita balapan lagi!" ucap Sonya setelah panggilan tersambung. Ya Bunga menghubungi Sonya setelah mendengar penuturan Al
tadi.
'Kapan?' tanya Sonya.
"Tunggu bentar Queen gue tanya" jawab Bunga.
"Woi AL kapan balapan nya?, jam berapa? dimana?" tanya Bunga berteriak karna Al pergi ke dapur untuk mengambil air minum.
"Nanti malam jam 20.35, di tempat biasa" jawab AL sambil membawa segelas air.
"Jam 8 nanti Queen ditempat biasa" ucap bunga pada Sonya.
"Yang lain udah tau?" tanya Sonya di seberang sana.
"Gue gak tau, tapi gue rasa mereka udah tau. Tapi nanti gue kasih tau mereka juga" sahut Bunga.
"Hhmm, gue mau pergi dulu ya, ntar malam ngumpul di markas dulu baru pergi ke sirkuit balapan" ucap Sonya, sekaligus perintah untuk anak geng Hell Angels.
__ADS_1
"Baik queen, ya udah gue tutup dulu y.."
Tut
π²π²π²
"Ck, kebiasaan kalau nelfon selalu dimatiin padahal belum selesai ngomong, untung sayang, kalau enggak?! Aahhhhkkk frustasi gue liat kelakuan tuh anak." Ucap Bunga yang kesal akan tingkah laku Sonya gak gak pernah berubah dari zaman ke zaman.
"Kenapa lagi sih yank, teriak - teriak?" Tanya Al.
"Udah ah gue mau ke mini market dulu" ucap Bunga sambil mengambil jeket dan kunci motor.
"Eh tunggu aku juga ikut" ucap Al sambil berlari tidak lupa mengambil kunci mobil dan dompet beserta hp.
"Yank, Kita pergi nya pakai mobil aja, siapa tau nanti belanjaan nya banyak, kalau pakai motor kan ribet nanti" rayu Al agar Bunga mau naik mobil bersama nya.
Setelah beberapa lama Bunga berpikir ulang, ada baiknya juga naik mobil bersama Al. Secara dia mau skincare, cemilan, serta banyak lagi yang akan dia beli.
"Hhmm, cepatan gue nunggu lama, cepat ambil mobil nya sebelum gue tinggal" ucap Bunga dan Al pun langsung mengambil mobil. Jadi posisi mereka sekarang lagi di halaman rumah, Bunga lagi duduk di atas motornya hendak pergi, tapi di tahan oleh Al.
Di lain sisi, Sonya masih ngumpul bareng teman nya, beserta Genk Black Tiger.
"Nanti malam kita balapan, rupanya tuh anak masih belum kapok! Masih aja kepo sama wajah gue" ucap Sonya kesal.
"Rian the geng ngajak balapan lagi?" tanya Tasya.
"Hhmm, Bunga ngasih tau gue, trus tadi Gio ada telpon gue. Sekalian bilang dia nanti gak datang nonton balapan" sahut Sonya.
"Yang lainnya udah tau?" tanya Mika yang sedari tadi hanya menyimak info Sonya.
"Udah di kasih tau sama Bunga, kalau masalah topeng gue masih punya banyak di markas, nanti kita ke markas dulu baru ke area balapan" jawab Sonya.
"Eh, eh tunggu! Jadi Rian the geng gak tau kalau istrinya musuh bebuyutan dia?" tanya Agis.
"Hhmmm, gitu lah. Gue udah pernah bilang jangan ganggu geng gue lagi. Tapi sekarang berulah lagi, gara-gara kepo sama wajah gue" ucap Sonya sambil nahan rasa kesalnya terhadap sang suami.
__ADS_1
"Jadi selama ini, dia cuma tau nama samaran lo Aja Onya?" tanya Lisdha.
"Ya gitulah"
"Emangnya dia gak sadar apa waktu dengar suara lo atau three girls gitu?" kali ini Lisha yang bertanya.
"Entah, tapi iya juga ya, Tas lo Kan sering ngomong sama si Bunga apa mereka gak sadar kalau lo yang sering ngomong sama mereka?" tanya Sonya sambil melihat Rian the geng yang lagi main game di PS sama di hp. Ya mereka beda ruangan saat ini, kalau para ciwi di ruang tamu, sedangkan para cowok di ruang bersantai. Jadi ruangan tersebut sedikit berjauhan tapi masih bisa dilihat.
"Sama gue juga heran apa mereka gak tanda suara kita gitu?" tanya Tasya.
"Syukur lah kalau mereka masih belum mengenal kita, kalau bisa lo Sonya Jangan ada yang melihat wajah lo Di area balapan atau sesudah balapan!." ucap Mika
"Hhmm, gue gak bakal kasih tau siapa jati diri gue sebenarnya, walaupun sama keluarga gue, yang mereka tau gue hanya seorang pembisnis atau pengusaha. Mereka gak tau kalau gue seorang mafia dan ketua gengster." ucap Sonya
"Tapi gue tau kalau keluarga gue mafia kecuali
bang Devan hanya dia spikopat di dalam keluarga gue" sambung Sonya.
"Onya jangan bilang lo ketua Dark Blue?" Tanya Lisdha.
"Emm, ya gitu lah, emang gue ketua mafia Dark Blue itu" jawab Sonya santai.
"oo my God, mimpi apa gue semalam? ternya Queen gue sahabat kecil gue sendiri. Tapi kenapa gue gak tau kalau lo pemimpin tuh Dark Blue?" tanya Lisdha.
"Ya gue jarang ke sana, gue suruh Marsel sama Fenli dan lainnya yang ngatur, gue lihat dari jauh aja" ucap Sonya.
"Eh tapi benaran keluarga lo gak tau siapa lo sebenarnya Onya?" tanya Agis
"Ya cuma bang Devan sama kak Adel aja yang tau kalau gue ketua gengster karna mereka anggota Hell Angels" Jawab Sonya sambil memakan cemilan yang di ambil nya di lemari penyimpan.
"Sonya gini-gini latar belakang hidung nya ngeri dan gak ada yang tau kehidupan dia dibelakang keluarga nya" Ucap Mika
"Sumpah gue salut sama Sonya" ucap Lisha sambil mengacungi kedua jempol nya.
Bersambungβ¦β¦
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, favorit and vote ya guys. Maaf kalau typo mohon di maklumi karna Riza hanya manusia biasa. See you next time bye bye πππ