
...Happy reading bestie..........
"Bunga, ngapain lo kasih Sonya ikut balapan tadi?"
"Lo kayak gak tau siapa istri lu aja Yan, Sonya orang nya keras kepala jadi susah di bilangin, gue sama yang lain udah ngelarang dia untuk ikut balapan, tapi dia kekeh." jawab Bunga.
"Sudah lah Rian jangan marah sama Bunga lagi, Sonya tadi udah minta izin sama Abang kalau dia mau ikut. Ntar kalau anak lu ngiler karna apa yang dia mau gak dapat lu mau apa? Lu mau Sonya kaya kemarin nangis karna apa yang dia mau gak dapat?" tanya Devan karna dia masih ingat Sonya ngidam menyuruh Civan manjat batang pohon cabe. Karna permintaan nya gak di penuhi Sonya menangis sejadi-jadinya selama beberapa jam.
"Tapi bang, balapan membuat Sonya dalam bahaya, gimana kalau Sonya jatuh atau apa"
"Enggak bakal. Itu aja dia selamat"
^^^(Part sebelumnya)^^^
"Udah Rian bawa Sonya pulang aja kasihan dia lagian udah selesai, jangan di marahin dia karna itu kemauan calon anak kalian" peringat Adel.
"Iya kak, Rian pulang dulu ya"
"Yan lu kesini pakai apa?" tanya Tasya.
"Motor"
"Lo bawa aja mobil gue, kasihan Sonya kalau pulang pakai motor, entah hujan di tengah jalan entah apa nanti, lo bawa aja mobil gue, motor lo biar gue yang bawa" ucap Tasya.
"Lo gimana?" tanya Rian gak enak.
"Santai aja, yang terpenting Sonya sekarang."
__ADS_1
"Hmm, thank"
"No problem"
"Yang ayo pulang, udah selesai kan?" tanya Rian lembut pada Sonya.
"Udah yuk pulang aku udah ngantuk" jawab Sonya senang.
"Lain kali jangan kayak gini ya sayang, aku takut kamu sama baby kenapa-napa. Aku gak bisa maafin diri aku kalau terjadi sesuatu sama kalian."
"Aku minta maaf ya Rian,karna gak bilang sama kamu dulu"jawab Sonya sambil menunduk.
"Udah yuk pulang, gak baik untuk kamu angin malam kayak gini" ucap Rian sambil menarik tangan Sonya ke mobil Tasya.
"Kok kesini sih? kita tadi pergi pakai motor ya, kenapa pulang pakai mobil Tasya?" tanya Sonya karna hafal dengan kendaraan semua sahabat nya.
"Hmm"
...πππ...
"Yan lapar"
"Mau makan apa sayang selagi kita masih di jalan" ucap Rian.
"Mau martabak telor, terus nasi goreng Kentucky, sama sate"
"Ya udah kita cari dulu semoga masih ada yang jualan ya sayang"
__ADS_1
"Hmm, yang di pinggir jalan pun gak papa"
"Iya sayang, kamu disini dulu ya biar aku aja yang beli itu ada yang jualan martabak telor sama sate nya"
"Iya beli dua ya Yan, yang banyak lontong sama kuah nya"
"Iya sayang"
...ποΈποΈποΈ...
"Sonya tadi udah pulang belum ay?" tanya Devan.
"Udah ada 15 menit yang lalu kenapa?"
"Oh, gak ada cuma nanya aja. Btw kelakuan kalian sama ya waktu ngidam tapi lebih parah Sonya" ucap Devan sambil mengingat saat sang istri hamil yang permintaannya sama seperti Sonya yang di luar batas normal.
"Ya namanya juga orang lagi ngidam, mommy bilang aja waktu hamil kamu juga sama kayak aku sama Sonya. Malahan kata mommy waktu hamil kamu mommy ngidam pengen bunuh orang" ucap Adel sambil mengingat saat sang mertua bercerita tentang sang suami di dalam kandungan.
"Mana ada, siapa bilang"
"Eleh, orang mommy sendiri yang cerita sama aku, mangkanya sifat kamu kayak gini" sahut Adel.
"Hehehe"
...Bersambung...........
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys. See you next chapter bye bye πππ
__ADS_1