Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 120


__ADS_3

Happy reading bestie......


"Woi mau kemana lagi lo hah? gak puas lo seharian diluar apa gak cukup uang yang lo dapati dari hasil lo ngejalan*" teriak Al ketika Bunga sudah keluar dari pintu mansion.


"Ya Tuhan beginilah sifat asli suami ku? kenapa dirinya tega mengatakan dan memfitnah istrinya tanpa adanya bukti" lirih Bunga sambil mengusap air mata yang jatuh tanpa di komandan.


"Jawab gue anji*g, belum puas lo ngejala*g. Berapa tarif lo hah? cih kalau jalan* tetap jala*g" ucap Al dengan nada pedas yang membuat hati terluka ketika mendengar nya.


"Mah, pah, maafin Bunga. Bunga udah salah memilih pendamping hidup yang mau menerima bunga apa adanya dan tidak berlaku kasar pada Bunga. Dulu Bunga berfikir Al lelaki yang beda dari yang lain ternyata dugaan bunga salah mah, pah. Bahkan sekarang Al tega memfitnah Bunga Mah, pah" ucap Bunga sambil melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh.


"Tuhan boleh kah aku memilih berpisah dari suami ku? aku tau kau sangat membencinya yang namanya perpisahan dalam rumah tangga, tapi aku udah gak kuat lagi tuhan, hiks, hiks" tangis Bunga.


"Tuhan aku tau ini semua adalah takdir yang harus aku jalani, dan ini semua adalah manis pahit nya rumah tangga. Apa aku sanggup melewati badai rintangan ini semua Tuhan?"

__ADS_1


"Boleh kah aku memilih jalan ku sendiri. Maafkan diriku ini Tuhan" ucap Bunga lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sambil menutup mata sesaat. Lalu dari arah berlawanan mobil besar juga melintas dengan pengemudi tidur, saat Bunga membuka membuka matanya dia terkejut akan kehadiran mobil besar di depan nya, karna mobil sama-sama melaju kencang Bunga tak sempat mengelak lagi dan.


'Brukk' bunyi hantaman bodi mobil yang sangat keras.


"Tuhan maafkan diriku, mamah papah maafin Bunga belum bisa jadi anak yang berbakti, Al maafin gue belum bisa jadi istri yang baik untuk lo" ucap Bunga saat mobil nya sudah hancur, begitu juga dirinya sudah bersimbah darah karna kaca mobil pecah, tak kalah jauh dengan pengemudi mobil truk yang menabraknya.


"Gue sayang sama kalian" ucap Bunga lalu menutup mata karna tak tahan lagi dengan sakit yang ia rasakan.


"Sayang bangun, ada apa kenapa kamu nangis sayang, bangun Bunga" tak lama kemudian Bunga terbangun dengan nafas yang memburu serta keringat yang membasahi tubuh nya, tak lupa dengan rawut wajah yang ketakutan.


"Kamu kenapa sayang? apa mimpi buruk? sampai kamu begitu ketakutan dan nangis" ucap Al sambil memeluk Bunga untuk menenangkan sang istri.


"Hmm, aku mimpi kalau kamu nuduh aku yang gak benar karna aku telat pulang habis dari kantor, terus kamu bentak aku karna aku gak sanggup lagi aku pergi keluar untuk nenangin diri, waktu di jalan aku kecelakaan dan meninggal" cerita Bunga sambil nangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Hus, udah jangan nangis lagi, itu semua hanya Bunga tidur jadi jangan di pikirkan lagi ya. Kamu tenang aja aku udah janji di depan penghulu, orang tua mu, saksi di hadapan Allah untuk tidak menyakiti kamu dan selalu menjaga kamu. Jangan nangis lagi ya aku ada disini. Aku janji gak bakal nyakitin kamu dan gak bakal ninggalin kamu, kamu juga ya sayang jangan tinggalin aku" ucap Al menenangin sang istri dengan kata-kata penyemangat.


"Hmm, aku takut suatu saat nanti kamu kayak gitu"


"Udah jangan dipikirkan lagi, mending kita tidur lagi itu tadi karna kamu gak baca doa dulu sebelum tidur. Pulang jalan-jalan langsung tidur kan kayak gini jadi nya, ya udah baca doa dulu habis itu kita tidur lagi" ucap Al.


"Iya"


'Syukurlah jika tadi hanya mimpi, Tuhan aku sangat takut apalagi kalau mimpi ini jadi kenyataan aku gak sanggup, semoga keluarga tatap dalam lindungan mu Tuhan, dan selalu di beri kebahagiaan dan keselamatan' batin Bunga senang jika itu hanya mimpi walaupun tak di pungkiri jika dirinya takut suaktu- waktu mimpi tersebut menjadi kenyataan. Itu semua tak sanggup ia hadapi.


Bersambung.......


Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹

__ADS_1


__ADS_2