
Hai-hai guys ketemu lagi dengan Riza, gimana nih kabar nya? sehat gak? mudah-mudahan yang sehat semangkin sehat, yang sakit bertambah sakit eh salah maksudnya lekas sembuh. Canda ya guys jangan di masukin ke dalam hati ntar baper. Gimana masih nungguin Riza gak? mudah-mudahan reders nya author masih setia nungguin Riza update ya. Btw maaf ya guys bukannya Riza kemarin gak mau update tapi hp yg Riza pakai sekarang masuk rumah sakit dan harus di rawat di rumah sakit. Biasalah kalau hp terlalu penuh ya udah pasti masuk rumah sakit minta di servis. Oke lah kalau begitu kita lanjut aja ke ceritanya.
Happy reading bestie.....
"Yan kode keras tuh dari istri lu, dia mau juga kayak gitu" teriak Kirana.
"Gue? kenapa istri gue?"
"Itu istri elu minta di manja-manja kayak nih film"
"Oh kamu mau kayak gitu yang, yuk sini sama aku"
"Gak mau, malu"
"Gak usah malu"
"Ihhh, jangan kayak gini malu di sama yang lain" ucap Sonya sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami.
"Udah gak usah malu" jawab Rian lalu mengendong sang istri membawa nya ke kamar pribadi Sonya di markas Dark Blue.
"Queen jangan lupa kasih gue keponakan yang imut and lucu" teriak Kirana.
"Ihh apaan sih siapa juga yang mau buat anak" sahut Sonya dengan wajah memerah.
"Pak bos kasih kami keponakan yang gemoy" kali ini Karin yang berteriak.
__ADS_1
"Siap, kalian tenang aja pasti gue buat anak yang gemoy kayak Mak nya" sahut Rian
"Ih apaan sih Yang, malu"
"Gak usah malu yang, ya udah yuk kita buat anak yang gemoy, imut, and lucu"
"Ihh, aku takut, sakit"
"Enggak usah takut sayang, gak bakal sakit kok aku bakal pelan-pelan jadi gak usah takut"
"Janji? tapi malu" ucap Sonya saat Rian membaringkan tubuhnya di atas tempat dengan lembut.
"Gak usah malu, kamu siap?" tanya Rian dan hanya di balas anggukan kecil dan terjadi lah hubungan suami istri yang selama ini di idam-idamkan oleh Rian selama mereka menikah.
"Mom, Onya gak kesini?" tanya Kevin yang baru turun dari lantai atas tempat kamarnya berada.
"Iya cucu Oma gak pulang ke sini?" tanya Linda
"Gak tau mah, mungkin Sonya sama Rian lagi sibuk jadi gak bisa kesini" sahut Mira
"Coba kamu telfon mamah pengen dengar suara cucu mamah" suruh Linda pada sang anak
"Iya mah" sahut Mira lalu menghubungi sang anak sesuai perintah sang mamah.
"Nomor yang ada tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi, untuk meninggalkan pesan setelah nada bitt..."
__ADS_1
"Nomor Onya lagi sibuk mah udah tiga kali Mira telfon tapi gak diangkat mungkin lagi sibuk" ucap Mira
"Ya udahlah mungkin memang cucu ku lagi sibuk, Maan tau lagi buat cicit untuk ku" sahut Erwin.
"Mungkin juga ya, kalau iya biarin aja mereka buat cicit untuk kita pasti rumah akan terasa lebih ramai dengan kehadiran anak kecil" sahut Linda senang.
'Apa iya yang di bilang sama papah, semoga saja ya tuhan semoga Sonya bisa melawan rasa trauma yang ia derita sebelumnya. Nak mommy berharap kamu selalu kuat dalam menjalani semuanya mommy selalu berdoa yang terbaik untuk kamu' batin Mira.
"Ya elah gue malah di cuekin, ihhh udah lah mending pergi ketemu sama Kirana ada juga" ucap Kevin lalu berlalu menuju pintu keluar.
"Eh mau kemana kamu Vin?" tanya Mahendra yang baru saja turun dari arah ruang kerja nya.
"Kevin mau ketemu Kirana pah, malas disini gak dianggap" sahut Kevin.
"Ya udah sana pergi tapi ingat jangan pulang larut malam kasihan anak perempuan orang"
"Iya dad"
"Itulah, makanya halalin anak gadis orang biar bisa ketemu setiap hari bukan sebulan sekali" ucap Mira pada sang anak.
"Ihh mommy aku mau cari uang dulu untuk melamar Kirana"
Bersambung........
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye πππ
__ADS_1