
Hai-hai guys ketemu lagi dengan Riza, gimana nih kabar nya? sehat gak? mudah-mudahan yang sehat semangkin sehat, yang sakit bertambah sakit eh salah maksudnya lekas sembuh. Canda ya guys jangan di masukin ke dalam hati ntar baper. Gimana masih nungguin Riza gak? mudah-mudahan reders (Benar gak sih tulisan nya?π€) nya author masih setia nungguin Riza update ya. Oke kita lanjut aja ke ceritanya.
Happy reading bestie.....
...πππ...
"Udah ngikutin gue?" tanya Sonya ketika Rian bersembunyi karna melihat Sonya putar balik.
"Gue tau lo dari tadi ngikutin gue jadi gak usah sembunyi lagi" lanjut Sonya.
"Kalau lo gak mau keluar juga gak papa biar di kira penyusup and di tembak mati" ucap Sonya santai.
"Eh jangan lah, terus kalau aku mati kamu gimana?" tanya Rian yang langsung keluar dari persembunyian nya.
__ADS_1
"Aku belum siap ninggalin kamu sendirian yang, mana masih muda lagi, punya anak aja belum" lanjut Rian lalu turun dari motornya mendekati Sonya.
"Ya gue sih kalau lo mati gue cari suami baru lah, masa'gue mau sendirian terus sih! palingan cuma habis lu di kubur gue selesai nangis nya habis tu gue cari suami baru" jawab Sonya santai.
"Ihh, gak boleh kamu gak boleh nikah lagi walaupun aku udah meninggoy, pokoknya kamu harus tetap punya aku dan gak ada yang boleh miliki kamu selain aku" jawab Rian ketus karna mendengar jawaban dari Sonya.
"Serah gue lah, btw ngapain lo ngikutin gue hah? masih bocah udah jadi penguntit besar nanti mau jadi apa?"
"Eh enak aja bilangin aku bocah kamu tuh yang bocah, ingat aku lebih tua dari kamu ya yang!" jawab Rian yang tak terima di panggil bocah oleh Sonya padahal dirinya lebih tua dari Sonya.
"Aku takut kamu kenapa-napa makanya aku ikutin kamu dari rumah terus ke restoran habis itu ke sini. Btw kamu mau kemana yang? kenapa jalan nya serem begini hutan lebat kamu gak takut apa?"
"Gak. Udah biasa juga gue masuk keluar hutan kayak gini. Lo mau pulang atau ikut gue? Kalau lo mau balik lagi kesini harus hati-hati jika sayang nyawa. Kalau mau ikut sama gue harus dekat sama gue dari pada nyawa lo melayang"
__ADS_1
"Emmm, aku ikut aja deh lagian penasaran apa yang kamu lakukan disini aku takut kamu kenapa-napa nanti nya yang, aku belum siap kehilangan kamu"
"CK, alay banget lo, udah naik ke motor Lo ikuti gue di belakang atau enggak di samping gue" ucap Sonya sedikit pasrah jati dirinya akan terbongkar sebentar lagi ada rasa tak rela jika dirinya di ketahui oleh semua orang termasuk keluarga dan suami nya.
"Selamat datang Queen, silahkan masuk" Ucap penjaga gerbang ketika Sonya dan Rian sampai di depan pintu gerbang yang di jaga ketat oleh pasukan Sonya. Sonya hanya mengangguk dirinya tak lupa memakai topeng sebelum sampai di gerbang tadi begitu juga Rian.
'Maksud mereka apa ya? kenapa Sonya di panggil Queen sama penjaga tadi, terus dengan mudah nya bisa masuk tanpa ada bantahan atau apa lah gitu. Ini tempat apa sih sebenarnya?terus siapa Sonya sebenarnya?' begitu banyak pertanyaan yang muncul di otak Rian tapi tak berani menanyakan nya sebab ia tau pasti Sonya tak akan pernah menjawabnya apalagi Sonya masih marah pada nya.
"Emm, sayang ini tempat apa ya?" tanya Rian memberikan diri untuk bertanya walaupun takut tapi rasa penasarannya melebihi rasa takut nya.
"Ini mar......."
Bersambung..........
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye πππ