
"Aku gak mau kamu pergi dari aku, maafin aku"
"Udah sana, gue mau ke markas dulu ada urusan. Kamu ikut?" -Sonya-
"Ikut" ucap Rian sambil menghapus air mata yang keluar.
"Ambil tas sana, gue tunggu di parkiran" perintah Sonya.
"Emmm, iya" jawab Rian sambil berlari menuju kelasnya mengambil tas.
"Ck, tampang aja yang garang, isi helo Kitty" -Agis-
"Heran gue kok Sonya bisa dapat suami kayak dia?" -Bunga-
"Buk bos, dosa apa yang pernah anda perbuat sehingga dapat suami seperti pak bos" Ikbal
"Mana tau gue, besti kalian itu mah" -Sonya-
"Udah jodoh gimana lagi iya gak buk bos?" tanya Evan sambil menaik turunkan sebelah alisnya.
"Kalian kenapa gak ambil tas? gak pulang?" tanya Mika.
"Kami gak bawa tas tadi yang, cuma pak bos yang sok kerajinan yang bawa tas" jawab Evan
"Oh" sahut Mika tanda mengerti.
"Hmmm"
"Yuk kita pergi sekarang baby" ucap Rian sambil menarik lembut tangan Sonya menuju mobil nya.
πΈπΈπΈ
Setengah jam di perjalanan akhirnya mereka semua sampai juga di markas Hell Angels. Kali ini cuma Rian saja yang ikut ke markas Hell Angels. Sedangkan yang lainnya mengurus persiapan untuk nanti siang.
__ADS_1
"Eh queen udah sampai, ayo masuk queen" ucap Nando
"Hmm, tolong suruh Gio ke ruangan gue' sekarang" perintah Sonya pada Nando.
"Siap queen" ucap Nando lalu berlalu mencari keberadaan Gio.
"Kalian tunggu aja di sini, gue mau beresin berkas kalau gue ke perusahaan lama." ucap Sonya.
"Alia" panggil Sonya yang melihat Alia dari ruang tengah.
"Eh queen udah sampai, mau minum apa queen biar aku buat?" tanya Alia
"Tanya sama mereka. Ke ruangan gue sekalian bawa berkas yang gue bilang tadi!" -Sonya-
"Baik queen"
Setelah lebih dari satu jam Sonya berkutat dengan berkas-berkas yang dibawa oleh Alia akhirnya selesai.
"Kalian kenapa masih disini?" tanya Sonya ketika sudah sampai di ruang tengah tempat teman nya berkumpul.
"Ya udah kita pergi sekarang. Rian mana?" tanya Sonya karna tidak melihat sang suami.
"Kenapa nyariin aku? kangen ya?" tanya Rian yang sudah ada di belakang Sonya.
"Gak, kita pergi sekarang!"
"Ayo"
πΌπΌπΌ
"Woi Van, kita jadi pergi makan bersama kan?" tanya Raka.
"Jadi, makanya bantu gue urus semuanya. Kemarin udah gue booking restoran nya. Tapi gue mau buat dekor untuk foto. sama tempat yang romantis buat Mika" -Evan-
__ADS_1
"Tenang aja udah ada yang ngatur nya. Lo tinggal lihat hasilnya aja" -Fahri-
"Iya Van, tapi sekalian gue mau lihat hasilnya" -Farhan-
"Bal lo may kemana?" -Masri-
"Gue mau pulang dulu, Gerah. Gak mau gue ketemu sama crush tapi bauk" sahut Ikbal.
"Siapa yang lo suka?" selidik Bastian.
"Kepo lu, pokoknya ada. Cewek Hell Angels Sumpah cantik-cantik semua, bohay" ucap Ikbal sambil naik ke atas motor nya.
"Gue setuju, apa lagi Selfi. Badan nya, wajah nya. Sumpah gue gak bisa tidur gara-gara lihat wajah dia, cantik nya ahh, gak ada yang cacat sedikit pun, kulit putih mulus, bersih, wangi gue suka" -Andi-
"Gimana gak kinclong semua anak buah nya kalau queen nya aja Uhh, bening gitu. Udah pasti anak buahnya kinclong-kinclong juga" -Regan-
"Anggota cowok nya gak kalah ganteng njiirr, gue aja yang sebagai cowok agak minder liat kulit mereka, sifat mereka menghargai cewek. Pokoknya gue salut sama mereka" -Bastian-
"Eh si Ikbal tadi kemana?" tanya Bastian.
"Udah pulang duluan dia" sahut Ferdi.
"Kalian kalau mau pulang, pulang lah dulu ganti baju, atau apa. Tapi jangan lupa gak datang nanti gue udah mau keluar banyak uang untuk kalian" ucap Evan sambil melajukan motornya.
"Ke markas yuk, kita kesana aja pulang nya, jadi gak jauh lagi ke restoran nanti" usul Andi.
"Gue ikut" all
....
....
.... Bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like, komen, favorit ya guys. See you next time bye bye πππ
Maaf kalau ceritanya gaje