
πΌπΌπΌ
"Mah, pah, dad, mom Sonya udah ketemu" teriak Rian ketika sudah sampai di mansion mereka. Tidak lupa mengendong Sonya karna Sonya malas jalan.
"Benarkah? syukur lah, jika Sonya sudah ketemu" ucap mommy sambil memeluk putri semata wayangnya tersebut.
"Apa kau baik-baik saja sayang" tanya mommy sambil memeluk Sonya.
"Aku baik baik saja mom, hanya saja aku di beri kue disana, trus di tinggal sendiri, aku takut" ucap Sonya.
"Sudah, jangan nangis lagi, kamu sudah aman disini, jadi gak usah khawatir lagi ada Daddy disini" ucap Daddy sambil memeluk Sonya.
"Krek, krek" bunyi perut Sonya ( Anggap aja ya guys bunyi perut lapar, karna author gak tau bunyi nya gimana)
"Bunyi perut siapa tu?" tanya mamah.
"Hehehe, maaf Sonya lapar" ucap Sonya sambil cengengesan, dan dibalas gelak tawa oleh semua yang ada didekat Sonya.
" Ya udah berhubungan waktu makan malam sudah tiba, kita makan malam bersama aja, sambil merayakan kepulangan Sonya" ucap mamah.
πΈπΈπΈ
Pagi sudah datang, burung-burung bernyanyi bersama untuk menyambut pagi, suasana pagi hari ini pun cukup cerah seperti secerah senyum bang Riski eh salah seperti secerah senyum Rian karna Sonya pulang dengan keadaan selamat, dan sehat.
"Sayang, bangun, sudah pagi!" -Rian-
"Eugh"
"Bangun hai sayangku!"
"5 menit lagi yan" sahut Sonya
"Bangun ay sekarang udah jam setengah tujuh loh, nanti telat loh, kemarin kan kamu bilang, kalau hari ini kamu balik kesekolah" ucap Rian
"Hah?, iya - iya aku mandi sekarang" ucap Sonya sambil berlari menuju kamar mandi. Sedangkan Rian yang melihat nya, hanya tersenyum melihat tingkah lakunya Sonya yang menurutnya mengemaskan.
15 menit kemudian Sonya sudah selesai dan turun ke bawah.
Tap
Tap
Tap.
Bunyi tangga yang dipijak oleh seorang gadis cantik, siapa lagi kalau bukan Sonya.
"Sayang, ayo kita sarapan dulu" ucap mommy.
"Iya mom" ucap Sonya sambil duduk di samping Rian.
πππ
"Mom, dad, mah, pah, Sonya pergi sekolah dulu ya" ucap Sonya sambil menyalami orang tuanya dan mertuanya.
"Iya hati hati ya sayang" ucap mommy.
"Woi, lo gak pamit sama gue?" tanya Kevin.
"Maaf Anda siapa ya?" tanya Sonya.
"Dasar adek la*nat lo" Teriak Kevin dengan kesal. Karna hanya dirinya yang tidak didalam oleh Sonya padahal dirinya sudah menjulurkan tangannya.
"Hahaha, sudah - sudah Kevin, kamu kayak tidak tau adek mu saja" ucap Devan.
__ADS_1
"Ya udah semuanya Rian sama Sonya pergi ke sekolah dulu ya" ucap Rian.
"Iya, hati-hati dijalan ya, jagain Sonya ya rian" ucap Adel.
"Iya kak"
πΌπΌπΌ
"Hai guys Sonya yang cantik, imut, cetar membahana datang" teriak Sonya ketika sampai di dalam kelasnya.
"Hai juga Sonya, oh iya Sonya kemana aja lo, Kenapa baru datang?" tanya Sila teman sekelas Sonya.
"Hehe" kekeh Sonya, tanpa menjawab pertanyaan temannya tersebut.
"Woi sonya gue kangen" teriak Tasya sambil berlari memeluk tubuh Sonya. Tiba-tiba.
Bruk.
Sonya yang tidak siap akhirnya jatuh karna Tasya yang tiba-tiba meloncat dan memeluk tubuh Sonya. Belum juga Sonya bangkit tapi sudah ada lagi beban yang harus di tanggung nya.
"Sonya tau gak lo, gue rindu sama lo?" Ucap Mika sambil ikutan melompat ke tubuh Sonya.
"Iya gue juga rindu sama lo Sonya" Ucap Bunga. Sambil lompat seperti kedua sahabatnya.
Jadi posisi Sonya sekarang tertidur di lantai kelasnya, trus diatas tubuh Sonya, Tasya diatas tubuh Tasya Mika, dan diatas tubuh Mika ada Bunga, jadi kalian tau lah gimana penderitaan yang Sonya alami saat ini.
"Akh, to- to- long" ucap Sonya yang sudah tidak sanggup menahan beban berat badan ketiga sahabatnya tersebut.
"Woi, kalian mau bunuh istri gue?" tanya seorang di depan pintu dengan nada dingin.
"Hah? istri lo? siapa ya?" Tanya ketiga sahabat Sonya.
"Minggir kalian semua, kalau istri gue kenapa napa, ingat kalian!" ucap pria tersebut sambil menarik tangan Sonya.
"To- tolong, dada gue sakit" ucap Sonya dengan nada lemah.
Rian yang nya pun langsung mengendong Sonya menuju UKS.
"Ini tu, gara - gara lo, Coba aja lo Gak himpit Sonya pasti gak kayak gini" ucap Tasya pada kedua sahabatnya.
"Eh gak salah nih, bukannya lo, Yang himpit Sonya pertama?" tanya Bunga.
"Trus lo Kenapa ikut - ikutan?" tanya Mika.
"Lo juga, kenapa ikut - ikutan?" tanya Tasya pada Mika.
"Yee gue kan kangen sama Sonya apa salah nya, ya udah kita sekarang susul Rian gimana keadaan nya sonya" ucap Mika.
"Oi tunggu gue!" ucap Tasya dan Bunga karna ditinggal Mika.
"Cepetan beg*"
πππ
"Kamu gak apa-apa sayang?" tanya Rian yang panik karna melihat Sonya dihimpit oleh ketiga sahabatnya.
"Gue gak papa kok, cuma pinggang gue sakit" ucap Sonya.
Brak
Tiba-tiba pintu UKS dibuka paksa. Ya siapa lagi pelakunya kalau bukan ketiga sahabat Sonya.
"Sonya lo Gak kenapa-napa kan?" tanya mereka serentak.
"Eh kalian kenapa ikut - ikut gue?" tanya Mika.
__ADS_1
"Lo yang kenapa ikut ikut gue?" tanya Bunga
"Lo tuh yang ikut gue!" ucap Tasya.
"Kalian kesini mau jengguk Sonya atau mau berantem sih?" tanya Al.
"Tau nih yank, orang tu ikut - ikut aku" adu Bunga.
"Eh, bukannya lo Yang ikut gue" Mika.
"Eh lo ya bu-"
"Shut, kalian bisa diam gak sih, kepala gue sakit gara-gara kalian!" ucap Sonya dengan nada dingin. Semua yang tadi berdebat kini terdiam seribu bahasa karna dengar suara Sonya yang dingin dan datar.
"Sonya lu oke?" tanya Al.
"Hm"
"Gue balik ke kelas dulu, pak Dadang bentar lagi masuk kelas" -Sonya-
"Tapi apa kamu udah baikan yank?" -Rian-
"Tenang aja, gue gak papa kok. Untuk kalian bertiga selama seminggu teraktir gue, satu orang satu minggu" ucap Sonya sambil berlalu menuju kelas.
"Alamat bangkrut gue" ucap Bunga.
"Cih, selama seminggu lo traktir gue gak bakal bangkrut lo. Lo aja seminggu di kasih uang jajan 50 juta. Jadi lo Gak bakal bangkrut paling gue pakai uang lo 2 jutaan." sahut Sonya.
"Wow, banyak banget uang jajan lo Nga, gue aja seminggu cuma dikasih 10 juta" ucap Tasya.
"Lo tau dari mana Son?" Teriak Bunga.
"Apa yang enggak gue tau, semua gue tau.
Uang jajan Mika seminggu 15 juta + penghasilan sana sini, totalnya 1m seminggu.
Uang jajan Tasya seminggu 10 juta + penghasilan, total nya seminggu 500 juta. Uang jajan lo 50 juta + penghasilan 900 juta seminggu" ucap Sonya santai.
"Dari mana lo tau?" Tanya Mika.
"Kan udah gue bilang, gue tau tentang kalian mulai dari yang kecil sampai yang besar." ucap Sonya santai sambil melanjutkan langkahnya ke kelas.
"Tapi gue salut sama Lo Mik, seminggu uang lo masuk 1m, gue aja 3 minggu baru dapat 1m" ucap Tasya.
"Jadi kalian gak bakal bangkrut kalau gue minta traktir." ucap Sonya
Kalau kalian tanya dimana para-para cowok jahanam Eh salah para-para cowok ya mereka masih di uks sambil mendengar sebatan antar Sonya and genk nya. Dan mereka tidak menyangka kalau pacar dan temannya punya penghasilan dari mereka.
"Jadi lo masih mau sama Bunga? lo masih sanggup biayain hidup Bunga kelak kan?" tanya Evan pada Al.
"Ya pasti lah gue sanggup, gue gak semiskin yang lo kira" jawab AL dengan tatapan sinis pada Evan.
"Kira-kira penghasilan berapa ya seminggu atau sebulan?" Rio
"Mungkin lebih banyak dari Mika"sahut Al.
"Yan lo tau berapa jajan Sonya seminggu dikasih ortu nya?" tanya Evan.
"Gue sih gak tau pasti, tapi Sonya dikasih black card limited edition, yang cuma ada 3 di dunia" sahut Rian.
"Hah? yang benar aja lo yan?" Tanya para sahabat Rian Dan Sonya. Ya Tasya, Mika dan Bunga belum pergi dari UKS karna ingin tau apa yang sedang di gosip oleh para mosh wanted sekolah itu.
"Ngapain gue bohong, udah balik ke kelas semuanya, atau gue hukum!" ucap Rian dengan nada dingin.
"Iya" dan akhirnya pada bubar masuk ke kelas masing-masing.
__ADS_1