
Happy reading.......
"Clek" bunyi pintu di buka.
"Enak aja mau ambil istri ku, mana bilang anak dia lagi. Narsis banget tuh nenek tua, ngaku -ngaku lagi" sambung Rian ketika masuk kamar. Sonya yang mendengar Rian bicara gak jelas cuma diam aja,sambil duduk di kasur main hp.
"Udah siap?" tanya Sonya setelah 5 menit Rian masuk kamar tapi masih ngoceh gak jelas.
"Apa nya?" tanya Rian
"Ngomong sendiri nya, kayak orang gila ngomong sendiri. Kenapa?" tanya Sonya lagi.
"Itu mamah ngaku -ngaku kalau kamu anak nya, narsis banget tuh nenek tua. Kalau mau anak cewek ya buat sendiri lah. Istri anak pun di ambil. Aku ya gak mau lah, kamu di ambil sama mamah" ucap Rian
"Oh"
"Kok cuma oh aja sih sayang"
"Terus?"
"Jawab kek apa gitu, jangan oh aja, singkat banget"
"Hmm, kita pulang malam ni, aku ada urusan di rumah" ucap Sonya.
"Aku pun mau ajak kamu pulang malam ni, malas aku berdebat sama pak tua, sama nenek tua. Ngeselin"
"Serah"
"Cepat gue gak bisa lama, kerjaan gue masih banyak!" teriak Sonya dari lantai bawah.
"Iya sabar" sahut Rian sambil teriak
"Mah, pah Sonya sama Rian pulang sekarang ya mah. Sonya ada urusan mendadak dari perusahaan jadi harus di selesaikan sekarang" pamit Sonya.
"Iya gak papa sayang. Tapi sering-sering ke sini ya sayang. Mamah gak sabar mau habisin uang papa lagi sama kamu sayang" ucap Adel sambil memeluk Sonya
"Kalau udah urusan perusahaan papah gak bisa larang lagi. Kalau masalahnya udah selesai nginap disini ya sayang" ucap Herman.
"Iya pah, Sonya pasti akan nginap disini kok. Tapi gak sekarang nginap nya"
πππ
"Yang"
"Hmm"
"Yang"
"Hmm"
"Sayang, ihh liat aku dulu"
__ADS_1
"Apa sih Rian gue lagi sibuk. Kerjaan gue harus siap malam ini juga" ucap Sonya tanpa memandang Rian dan tetap fokus pada laptop yang di pangkuan nya.
"Emangnya kamu lagi ada masalah apa atau banyak pekerjaan nya biar aku bantu" ucap Rian sambil duduk di depan Rian.
"Gak usah, gue bisa sendiri kok. Kamu buatin aku makanan apa gitu, aku lapar nih"
"Ya udah, kamu mau makan apa?" tanya Rian yang mengalah.
"Aku mau ketoprak, siomay, sama nasgor" ucap Sonya
"Ya udah ketoprak sama siomay nya di beli aja ya sayang. Kalau nasi goreng nya biar aku yang buat untuk istri tercinta."
"Ya udah kalau lu mau masak sih gue gak masalah. Thank udah mau masakin untuk gue"
"Aku turun dulu ya, kalau ada perlu sesuatu panggil aja aku" ucap Rian sambil mengusap puncak kepala Sonya dengan sayang.
"Hmm, jangan lama"
"Iya gak lama kok aku masak nya. Jangan rindu"
"CK, siapa juga yang rindu sama dia." gerutu Sonya dengan wajah yang sudah memerah karna gombalan receh Rian.
πΌπΌπΌ
"Tuan semuanya sudah siap. Pesawat mau lepas landas dalam waktu 3 menit lagi" ucap James pada tuannya.
"Hmm, baik lah. Apa semua nya sudah di masukkan james?" tanya pria tersebut.
"Bagus. Kita berangkat sekarang saya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan cucu ku" sahut pria tersebut.
...~ ~ ~ ~...
Tak butuh waktu lama hanya membutuhkan waktu 15 jam 45 menit dari Jerman ke Indonesia.
Akhirnya James bersama sang tuan nya sampai di Indonesia.
"Tok, tok " bunyi pintu di ketuk
"Tuan kita akan segera tiba di bandara Soekarno-Hatta dalam waktu lima menit lagi" ucap James di depan salah satu bilik yang ada di pesawat tersebut.
"Hmm, saya akan bersiap-siap"
"Baik tuan saya tunggu di bangku penumpang" sahut James dari luar
"Hmm"
"Ahh, tak terasa sudah sampai aja di Indonesia. Cucu kesayangan tunggu aku datang"
πΈπΈπΈ
"Sayang kamu mau kemana kok udah rapi aja?" tanya Rian yang baru bangun tidur.
__ADS_1
"Aku mau ke bandara. Ikut?" tanya Sonya
"Emangnya siapa yang kamu jemput ?" tanya Rian penasaran
"Liat aja nanti. Ikut atau enggak ?" tanya Sonya lagi
"Ya ikut lah, tunggu sebentar gak lama kok" jawab Rian sambil masuk kedalam kamar mandi.
5 menit kemudian Rian sudah turun ke bawah dengan pakaian rapi.
"Sayang kamu dimana? aku udah siap" teriak Rian karna tidak melihat Sonya di mana pun.
"Aku di garasi. Cepat kita gak punya waktu lagi" jawab Sonya sambil berteriak sama dengan yang dilakukan oleh Rian.
Setelah mendengar suara Sonya Rian pun langsung menuju garasi tidak lupa menutup pintu terlebih dahulu sebelum pergi.
"Aku udah siap. Biar aku aja yang nyetir" ujar Rian
"Gak usah biar gue aja yang nyetir, lo pakai sabuk pengaman aja, pegang yang erat jangan sampai lepas sebelum gue bilang lepas" ucap Sonya sambil menekan pedal gas.
"Sonya pelanin mobil nya, aku gak mau mati muda, kita belum punya anak" teriak Rian sambil berpegangan erat pada pintu mobil.
"Biar kita cepat sampai dia sampai di bandara jam 1 nanti kita harus sampai di sana sebelum jam satu. Waktu kita gak lama lagi. Udah diam aja pegangan yang erat" ucap Sonya sambil menambah laju kecepatan mobil agar bisa sampai sebelum jam satu siang tiba.
30 menit kemudian Sonya dan Rian sudah sampai di bandara Soekarno-Hatta untungnya jalanan sedikit lenggang karna belum tiba jam istirahat makan siang. Jika Sonya sedikit terlambat maka akan terjebak macet.
"Huh akhirnya sampai juga di bandara. Aku kira tadi kita gak selamat lagi, sumpah aku belum mau mati aku belum punya anak dari kamu sayang" ucap Rian sambil turun dari mobil mengikuti Sonya.
"Oh jadi lo udah punya anak dari cewek lain?" tanya Sonya sambil membuka kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung nya.
"Eh siapa bilang? gini-gini aku setia gak pernah selingkuh dari kamu yank" ucap Rian
"Tadi lo bilang "Sumpah aku belum mau mati aku belum punya anak dari kamu sayang" jadi lo emang udah punya anak dari cewek lain ?!" jawab Sonya dengan sinis.
"Bukan gitu maksud aku sayang. Aku gak punya anak dan gak ada cewek lain di hati aku selain kamu. Aku cuma mau kamu gak mau yang lain. Please sayang jangan marah, aku cuma mau kamu sayang, anak dari kamu. Bukan dari cewek lain. Bagi aku perempuan yang paling berharga dan paling aku sayang di dunia ini cuma kamu sama mamah, kalau kalian berdua gak ada di hidup aku, aku gila sayang" ucap Rian.
"Hmm"
"Please sayang jangan marah, maaf aku salah ngomong. Jangan marah sayang aku minta maaf" pinta rian sambil memegang tangan Sonya tak lupa mata yang sudah berlinang air mata.
"Hapus air mata lo, jadi cowok kok cengeng! malu sama opa gue" sahut Sonya
"Tapi kamu maafin aku kan?"
"Hmm, opa gue udah sampai"
"Iya, yang mana?" tanya Rian.
"Ikut aja gue"
Bersambung.........
__ADS_1
See you next chapter. Jangan lupa like, komen, favorit ya guys bye bye πππ