Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 29


__ADS_3

"Rian gimana tindakan kamu setelah mengetahui bahwa Sonya punya trauma yang menyebabkan dirinya takut dekat dengan lawan jenis" tanya papi.


"Aku akan menjaga dan menghilangkan trauma nya Sonya pih." sahut Rian.


"Bagus nak, papi harap kami sebisa mungkin membuat Sonya nyaman dan tenang di dekatmu." balas papi dan di angguki oleh Rian.


"Ya udah papi masuk dulu ya mau lihat keadaan nya Sonya" ucap papi menepuk pundak Rian sambil masuk ke IGD tempat Sonya di periksa.


Flash back on


"Huh, hari yang melelahkan" ucap Sonya setelah pergi dari balapan tadi.


"Eh tumben masih ada jajanan jam segini, beli ah" ucap Sonya ketika melihat pedagang kaki lima masih berjualan.


"Pak, bapak jualan apa?" tanya Sonya.


"Jualan siomay neng" ucap pedagang tersebut.


"Oo, saya pesan 3 bungkus ya pak, satu makan disini" ucap Sonya.


" Baik neng, tunggu sebentar ya." ucap pedagang tersebut dan dibalas anggukan kepala oleh Sonya.


Selagi menunggu pesanannya jadi Sonya memainkan ponsel nya.


"Hai, boleh gabung gak?" tanya seseorang pada Sonya.


"Hem" hanya deheman yang keluar dari mulutnya Sonya tanpa melihat siapa orang tersebut.


"Neng, ini pesanannya" ucap penjualan siomay tersebut.


"Makasih pak" sahut Sonya.


Ketika siomay hampir habis orang tersebut bertanya pada Sonya.


"Apakah kamu tidak mengenal saya?" tanya seseorang tersebut. Dan seperti biasa Sonya hanya diam, ketika tidak mengenal orang baru.


" Hai, saya bicara sama kamu" ucap seseorang itu lagi sambil memegang tangan Sonya.


Sontak saja Sonya langsung menghentakkan tangan seseorang tersebut.


"Maksud lo apa hah? pegang - pegang gue?" tanya Sonya dengan nada dingin and ketus.


"Apa kamu tidak mengenal aku lagi sonya?" tanya seseorang tersebut.


"Tidak, emangnya anda penting untuk saya kenal?" tanya Sonya.


"Aku ini pacar mu loh sayang!" ucap seseorang tersebut.


"Aku tidak punya pacar, dan tidak pernah pacaran!" ucap Sonya dengan ekspresi wajah datar dan dingin sambil mengingat siapa orang yang mengajak dia bicara tersebut.


"Kalau kamu gak percaya ini aku ada buktinya kalau kamu itu pacar aku sayang" ucap pria tersebut sambil menunjukan beberapa foto dan video di galeri hp nya.

__ADS_1


Sonya yang melihat itu merasa heran kenapa dirinya bisa disitu sambil terus mengingat semuanya, kepala Sonya terasa pusing.


"Gak, saya tidak mengenal anda, bisa jadi itu orang lain yang mirip dengan saya." ucap Sonya sambil berlalu dari hadapan pria tersebut.


"Pak berapa semuannya?" tanya Sonya pada penjualan siomay tersebut.


"40 ribu aja neng" ucap pedagang siomay tersebut.


"Ini pak" ucap Sonya.


"Ini balik nya neng" ucap pedagang tersebut.


"Ambil aja pak" sahut Sonya sambil naik ke atas hondanya dan melajukan hondanya dengan kecepatan tinggi.


"Siapa ya cowok tadi? yang ceweknya pun kok mirip banget sama aku?" tanya Sonya pada dirinya.


"Tapi kok aku merasa pernah liat cowok itu ya" ucap Sonya tersebut.


Semakin kuat Sonya untuk mengingat siapa orang tersebut, semangkin sakit kepala Sonya. Sesampainya dirumah Sonya bersikap biasa saja untuk menutupi rasa penasaran nya, tapi Sonya merasa ketakutan ketika mencoba mengingat tentang pria tersebut.


Flash back off


"Oh iya satu lagi Rian mami kasih tau, Sonya mengalami amnesia, separuh ingatannya hilang, tapi ketika melihat dan mendengar suara Boy Sonya pasti merasa takut, walaupun dia tidak tau kenapa dia bisa takut seperti itu. Kejadian ini persisi seperti dua tahun yang lalu, ketika Sonya berlibur dan tidak sengaja bertemu dengan Boy, Boy memaksa Sonya untuk mengingat dia, tapi Sonya gak kenal siapa Boy tersebut, dan mengakibatkan Sonya ketakutan dan demam tinggi seperti ini" jelas mami ketika Rian masuk ke dalam ruang rawat inap Sonya. Ya Sonya sudah dipindahkan ke ruang inap VIP milik keluarga nya.


"Bagaimana bisa Sonya amnesia mi?" tanya Rian.


"Ceritanya panjang, intinya kami mengobati Sonya dan membuat Sonya melupakan Boy, tapi tidak berhasil, setelah kami bersusah payah menyembuhkan penyakit Sonya, tapi akhirnya Sonya malah kehilangan separuh ingatan nya karna insiden kecelakaan yang dialami Sonya ketika sepulang sekolah, karna insiden tersebut, kami merasa senang dan sedih dengan apa yang menimpa sonya" sahut papi.


"Belum mah" sahut Rian


"Ya udah makan ini dulu tadi sebelum kesini mamah sempat beli nasi bungkus, karna mamah pikir kamu belum makan, ternyata benar kamu belum makan, besan udah makan? saya ada beli lebih ni, sengaja tadi beli banyak" ucap mamah


"Saya tadi udah makan besan, tapi gak papa, sekarang juga udah waktunya makan siang, jadi kita makan sama - sama aja, sambil nunggu Sonya siuman" ucap mami nya Sonya.


(Eh btw ortu nya Sonya kadang dipanggil mommy & Daddy. kadang di panggil mami & papi ya guys.)


"Ya udah yuk kita makan sama - sama" sahut mama.


Akhirnya mereka semua makan siang bersama.


"Eugh, aku dimana?" tanya Sonya


"Sayang kamu udah sadar?" tanya semua orang yang berada di ruangan tersebut. Dan semuanya langsung meninggalkan makanannya yang sudah hampir habis.


"Aku dimana mom?" tanya Sonya.


"Kamu dirumah sakit sayang" sahut mommy.


"Sayang, apa kamu ada merasakan sakit? kalau ada bilang sama aku ya!" ucap Rian.


"Enggak kok, aku udah mendingan" sahut Sonya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Syukur kalau kalau kamu merasa udah mendingan, tapi tunggu aku panggil dokter dulu ya, biar kamu bisa diperiksa apa ada yang harus diperiksa lagi." ucap Rian dan dibalas anggukan kepala oleh Sonya. Rian pun langsung keluar ruangan Sonya dan memanggil dokter Roy.


Tak lama kemudian Rian dan dokter Roy datang untuk memeriksa kondisi Sonya.


15 pemeriksaan akhirnya Roy selesai memeriksa kondisi Sonya.


"Sonya hanya perlu istirahat dan tidak boleh terlalu banyak pikiran karna itu akan membuat kamu akan kembali sakit lagi, dan jangan lupa minum obat yang saya beri" ucap Roy.


"Makasih kak Roy" sahut Sonya.


"Ya udah kakak keluar dulu ya, Rian kamu jaga Sonya, jangan kamu sakitin dia!" ucap Roy sambil menepuk pundak Rian dan berlalu dari ruangan Sonya.


"Kamu makan dulu ya sayang, kamu dari tadi pagi belum ada makan sedikitpun" ucap Rian.


"Tapi aku gak selera" sahut Sonya.


"Kamu mau makan apa sayang biar mamah beliin" ucap mamah.


"Sonya mau makan bubur ayam yang diujung jalan itu mah" ucap Sonya.


"Ya udah, mamah beli dulu ya, yang penting kamu makan, biar cepat sembuh". Ucap mamah sambil mengelus rambut Sonya.


"Makasih ya mah, maaf merepotkan" sahut Sonya yang tidak enak, karna merepotkan mertuanya tersebut.


"Ah tidak apa-apa sayang, mama tidak merasa kerepotan, malahan mamah senang" jawab mamah sambil tersenyum.


"Selagi nunggu mamah beli bubur kamu mau mommy suapin makan buah gak?" tanya mommy


"Apel aja ya mih" sahut Sonya


"Oke sayang, mommy kupas dulu ya sayang" sahut mommy.


🌸🌸🌸


Tak terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul 17. 35.


"Sayang, mommy pulang dulu ya sayang, udah sore, mommy belum mandi. Kamu ditemani sama Rian gak papa kan sayang?" tanya mommy pada putri nya tersebut.


"Enggak apa-apa mom, mommy pulang aja, aku dijaga sama Rian aja mom" sahut Sonya.


"Mamah pulang juga ya sayang, soalnya mamah ada kerjaan, besok mamah datang lagi ya sayang" pamit mamah.


"Iya mah, mamah sama papah hati - hati ja dijalan, Mommy sama Daddy lagi hati - hati. Tenang aja Sonya ada yang jaga kok." ucap Rian.


"Hati - hati ya mom, dad, mah, pah" Sahut Sonya.


Sampai disini dulu ya guys


Jangan lupa like, komen, favorit, vote, and hadiah.


See you next time. Bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹

__ADS_1


__ADS_2