Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 147


__ADS_3

Happy reading bestieee


"Woi, gue gabut"


"Terus harus gue bilang wow gitu?"


"Ya gak gitu juga kali, cari bahan apa gitu biar gue gak mati kebosanan"


"Emm, di bawah ada mangsa Ka, kalau lo mau boleh untuk lo aja" sahut Tasya.


"Salahnya?"


"Penyusup, penghianat, pencuri"


"Oh, tapi gue lagi malas jalan" ucap Mika dan sambil rebahan malas diatas sofa.


"Ya udah kalau lo malas, tidur aja"


"Gak bisa gitu dong, tapi gue lagi malas aja"


"Serah, gue mau tidur"


"Yee, dasar pemalas, anak gadis asik tidur"


"Serah gue lah, tapi sumpah gue gabut tapi gue mager, aaaa gimana dan dong?"


"Gue punya saran, gimana kalau lo gue kasih ke Ciko, pasti seru tuh kalau lo ajak Ciko berenang" sahut Sonya.


"Eh emangnya cara Ciko bisa berenang?"


"Ya kagak lah, maka dari itu lo ajarin Ciko berenang, dari pada lo mati karna kegabutan" sahut Sonya tanpa dosa.

__ADS_1


"Emm, gue rasa gue enggak gabut lagi, ya udah gue pergi dulu ya cari ayang"


"Woi, lo mau cari ayang terus si Evan mau lo taruh di mana?" teriak Tasya.


"Ya dimana aja, gue cari cadangan dulu ya mana tau dapat yang lebih kaya dari Evan" sahut Mika sambil teriak.


"Wow, gak gue sangka ternyata Mika playlgirl" ucap Bunga sambil bertepuk tangan.


"Siapa dulu bestie gue" sahut Sonya sambil menepuk dadanya bangga.


"Enak aja bestie kita juga tuh" sahut Lisda tak mau kalah.


"Iya bestie kita bersama" final Agis.


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


"Jadi gimana sekarang? kita serang atau gimana?"


"Tapi gue gereget liat nya, enak aja dia hancurin markas kita, padahal kita gak cari masalah sama mereka kenal pun enggak" jawab orang tersebut.


"Gue tau, tapi kita liat dulu kita juga harus nyusun rencana untuk membala." jelas Ikbal.


Ya mereka adalah Black Tiger yang sedang bersitegang dan berkompromi tentang masalah yang baru mereka alami.


"Van, udah lo cari tau siapa dalang di balik penyerangan ini?"


"Udah gue selidiki dalang nya Dark Blood, gue juga heran kenapa tuh orang nyerang kita duluan" sahut Evan.


"Siapa ketua nya?"


"Sandi"

__ADS_1


"Sandi yang anak Tunas Bangsa itu bukan?" tanya Raka.


"Iya, emangnya kenapa dengan tuh anak?"


"Bukannya dia emang suka cari masalah, terus dia emang kang rusuh kan?" sahut Ikbal.


"Jadi gimana sekarang, apa yang harus kita buat?"


"Mangka nya kita buat strategi dulu baru nyerang, kalau kita nyerang tanpa persiapan sama aja anjg" ucap Rian ngengas.


"Sabar bos, sabar. Jangan marah-marah nanti cepat tua, ntar tua gak cocok di panggil papa muda lagi" sahut Masri.


"Serah kalian lah, gue lagi pusing jadi diam dulu"


"Pusing kenapa lo bro?"


"Gue belum makan dari pagi, maka nya gue pusing"


"Astaga tumben lo belum makan jam segini? terus bini lu ngapain aja tadi pagi?"


"Bini gue ada masak tapi telat bangun jadi gak sempat bangun" sahut Rian.


"Yaelah, lu"


"Ya udah yuk ke kantin aja gue juga lapar sebelum bel bunyi nih"


"Gas"


Bersambung.....


Hai hai guys, ketemu lagi dengan Riza, maaf nih baru bisa up lagi, soalnya Riza masih sibuk nih apalagi Riza lagi pkl jadi Riza benar-benar minta maaf ya baru bisa up.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen, and vote ya guys, see you next chapter, bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2