
Happy reading bestie......
Tak terasa waktu terus berlalu, tiga bulan sudah berlalu begitu cepat. Kini Rian, Sonya, keluarga, beserta teman-temannya sedang merayakan kelulusan Rian.
"Yang, cepat turun acaranya gak lama lagi di mulai" teriak Sonya dari lantai bawah.
"Iya sabar sayang, sebentar lagi aku turun" jawab Rian sambil teriak.
Tak lama kemudian Rian turun dari pantai dua dengan pakaian jas yang rapi berwarna hitam.
"Ya udah yuk kita berangkat sekarang" ucap Rian sambil merangkul tubuh Sonya.
"Yuk lagian mereka udah pada nungguin kita"balas Sonya
...πππ...
"Sonya sama Rian kemana sih? kok belum keliatan ya? mana acaranya udah mau di mulai" ucap Tasya.
"Sabar Sya mungkin sebentar lagi meraka sampai mana tau di jalan macet, kan hati ini sekolah lain juga perpisahan" sahut Mika menenangkan sang sahabat.
"Hmm, mungkin juga ya" sahut Tasya.
__ADS_1
"Hah, itu dia orang yang kita tunggu-tunggu akhirnya sampai juga" ucap Ikbal saat melihat mobil yang di Kendarai oleh Rian memasuki pekarangan sekolah mereka.
"Sampai juga tuh orang, gue kira gak bakalan datang tadi karna lupa" sahut Masri
"Hus gak boleh kayak gitu kalau di dengar pak bos habis lu" ujar Raka.
"Bodo amat lah, jamuran gue nungguin tuh bocah dari tadi" kesal Masri"
"Hai guys, maaf ya gue telat datang nya Rian nih dandan lama banget melebihi gue" ucap Sonya yang merasa kesal pada sang suami karna lama berpakaian padahal Sonya yang berdandan dia pula yang lama di tungguin.
"Hehehe, jangan marah sayang, aku cuma mau tampil sempurna aja malam ini" ucap Rian ya karna acara nya sampai tengah malam berlangsung.
"Alah bilang aja mau menggoda para betina lain kan?! udah ngaku aja, sengaja kamu kan biar buat cewek lain teriakin kamu" cecar Sonya.
"Terus apa juga? udah jujur aja apa susah nya" ucap Sonya.
"Sonya kamu udah datang nak?" tanya nyonya Alexander menghampiri sang menantu dan sahabat sang menantu bersama sang suami tak lupa pula orang tua Sonya juga ikut karna sekolah milik mereka walaupun lebih tepatnya milik Kevin.
"Iya Bund, ini gara-gara Rian karna dandan lama kali cuma untuk menggoda cewek lain" jawab Sonya sambil menangis
"Eh anak bunda kok nangis? Rian apain kamu bilang sama bunda biar bunda hajar dia" ucap nyonya Alexander sambil memeluk tubuh Sonya.
__ADS_1
"Rian mau goda cewek lain Bund, Sonya gak rela" ucap Sonya sambil menangis.
"Rian benar yang dibilang sama Sonya?" tanya Herman dingin
"Eng-enggak kok pah, siapa bilang aku mau goda cewek lain" jawab Rian.
"Bohong Bund, Yah, Rian mau goda cewek lain" adu Sonya.
"Hus, udah sayang jangan nangis lagi, biar bunda yang hukum Rian nanti kalau udah sampai di rumah" ucap Adel menenangkan sang menantu kesayangan nya. Sedangkan Mahendra dan Mira hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Sonya yang belakangan ini sedikit manja dan aneh.
"Ya udah mending kita masuk aja yuk, acaranya udah di mulai" ucap Mira mencairkan suasana yang sempat menegang.
"Iya mom, Rian lo gak boleh jauh-jauh dari gue. Ingat aja kalau lo godain cewek lain gue mutilasi lo sekarang juga" ucap Sonya sambil mengancam Rian. Sedangkan Rian hanya bisa meneguk Saliva nya karna takut pada sang istri apalagi dirinya tau siapa sang istri sebenarnya.
"Iy-iya sayang, aku duduk di dekat kamu kok, kalau bisa kamu duduk di pangkuan aku biar aku gak kemana-mana" ucap Rian
"Hus, bilang aja modus udah" sungguh Sonya
"Hehehe, sekalian sayang"
Bersambung......
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys see you next chapter bye bye πππ