Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 48


__ADS_3


"Hai, apa kabar semuanya? apa kalian menikmati acara ini?" tanya Sonya ketika sampai dimeja para sahabatnya.


"Qu-queen apa yang kau lakukan disini?" tanya para anak buahnya yang terkejut dengan kedatangan dirinya.


"Apa aku tidak salah lihat, apakah ini kau Sonya?" tanya Mika tidak percaya.


"Hem, aku lah yang mengundang kalian kesini!" ucap Sonya dingin.


"Hah?, jadi selama ini queen mafia black diamond itu kau Sonya?" tanya Tasya


"Kenapa ?" bukanya menjawab apa yang di tanyakan oleh Tasya melainkan dia yang malah bertanya balik.


"Kenapa kau begitu tega Sonya, kenapa kau memberi tahu kami" ucap bunga sok dramatis.


"lebay"


"Ya sudah, nikmati lagi acara nya" ucap Sonya.


"Sonya, apa Rian tau kalau kau ada disini?" tanya Mika.


"Tidak" sahut Sonya.


"Lalu?"


"Ya aku tetap tidak mau memberi tahu mereka semua."


"Kapan kau kembali?"


"Nanti aku pikir lagi"


"Baiklah, tapi jangan terlalu membuat keluarga mu cemas, memikirkan dirimu"


"Hem"


"Hei mau kemana lagi?" tanya Tasya.


"Nyambut tamu" sahut Sonya sambil pergi menuju tamu yang lain.


🌼🌼🌼


Tak terasa waktu terus berjalan, 2 hari yang lalu acara party berjalan dengan lancar, Rian dan keluarga besar lainnya tetap tidak menyadari bahwa Sonya ada menyapa mereka ketika party berlangsung. Bahkan keluarga besar Sonya tidak mengenal Sonya sedikitpun.


"Queen, apakah kau akan tinggal disini seminggu lagi?" tanya Fenli.


"Enggak"


"Kenapa queen, apa disini tidak enak?" tanya Marsel


"Gue pulang besok" ucap Sonya.


"Kenapa kau cepat sekali pulang queen, padahal kami masih rindu dengan mu, setelah sekian lama kau pergi!" ucap Karin dengan wajah sendu dan mata berkaca-kaca.

__ADS_1


"Aku pulang karna aku gak mau buat Rian khawatir, trus aku akan sering datang ke sini, dan aku akan memimpin kalian seperti dulu lagi" sahut Sonya.


"Apa kau sedang bercanda queen?" tanya Fenli.


"Tidak"


"Yeee, syukurlah kalau queen kembali lagi" ucap anak buah Sonya sambil memeluk tubuh Sonya.


"Hem, aku lapar apa yang ada di meja makan?" tanya Sonya.


"Sup iga, steak, sama dendeng" sahut Kinara.


"Apa tidak ada bubur, sama seblak, cilok?" tanya Sonya.


"Jika queen mau maka kami buat" ucap Kirana.


"Bubur ayam nya saja yang kalian buat, seblak, cilok, tapoki, burger, sama salad buahnya di beli aja" ucap Sonya.


"Baik queen" sahut mereka. Setelah itu mereka membagi tugas siapa yang membuat bubur siapa yang pergi belanja apa yang di pesan oleh Sonya. Dan mereka juga membuat salad buah sendiri karna pastinya Sonya akan makan yang mereka buat, karna bagi nya lebih sehat dari pada yang dibeli.


Tak butuh waktu lama, kini mereka semua sudah berkumpul di meja makan, semua sudah di hidangan sudah tersusun rapi di atas meja makan. Mereka makan dengan suasana damai sambil sesekali becanda agar tidak terlalu kaku.


"Queen, bagaimana kelanjutan penculikan kemarin?" tanya Marsel dengan hati - hati.


"Suruh Rian jemput gue, sambil membawa uang tebusan sebesar 50 juta lagi!" Sahut Sonya.


"Apa mereka mau memberi tebusan lagi queen?, sedangkan kemarin kita minta 3m" sahut Kanaya.


"Kalau mereka gak mau ya udah gue gak bakal pulang ke sana" sahut Sonya enteng.


"Hem"


"Makasih queen"


" Berhubung sudah malam, good gue balik ke kamar, good night" ucap Sonya sambil melangkah meninggalkan ruang makan menuju kamar nya yang terletak di lantai 3 mansion itu.


🌸🌸🌸


"Rian apa ada kabar tentang Sonya?" tanya mamah Ayu kepada Rian. Btw nih mamah ayu itu mamah nya Rian ya guys, kalau mommy namanya mamah Kartika.


"Belum mah, mungkin besok sudah ada kabar tentang Sonya, mamah tenang aja ya" ucap Rian agar mamah nya tetap tenang.


Skip pagi hari.


Ting


Ting


Ting


bunyi ponsel Rian yang menandakan ada pesan yang masuk.


0825*****

__ADS_1


( Sediakan tebusan sebesar 50, gue tunggu sampai jam 5 sore, jika tidak nyawa Sonya melayang).


Me: "Apa Sonya baik baik saja? kemana tebusan itu gue antar?" balas Rian


0852*****


(Cukup lo antar ke taman dekat rumah Lo) balas 0852**** tersebut.


Me :" Baiklah, secepatnya saja antar uang tebusan tersebut, dan jika Sonya tidak selamat, gue akan buat perhitungan" balas Rian tidak lupa memberi ancaman jika Sonya terluka.


Setelah membalas pesan tersebut Rian bangkit dari tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi, untuk melakukan ritual mandi. Setelah selesai Rian pun pergi ke berangkas tempat penyimpanan uang nya, untuk mengambil uang tebusan. Tak butuh waktu lama, uang tebusan untuk Sonya sudah terkumpul tinggal mengantar nya saja ke taman, tanpa ada yang tahu, jika penculik Sonya meminta uang tebusan lagi.


Me: " Uang tebusannya sudah siap dan gue sudah ada di taman" ketikan pesan tersebut terkirim ke penculik yang menghubungi Rian tadi pagi.


0852*****


( Taruh uang tebusan itu di dekat air mancur taman, setelah itu pergi ke gedung tua yang tempat pertama lo datangin ) balas penculik tersebut.


Dengan penuh harapan, Rian meletakkan uang tebusan tersebut ketempat yang disuruh, setelah itu, Rian pergi ke tempat pertama dia meletakkan uang tebusan pertama.


Tak perlu waktu lama untuk sampai ke tempat tersebut, karna Rian naik pesawat jadi lebih cepat untuk sampai disana. Setelah sampai di sana tanpa ragu - ragu rain langsung masuk ke dalam gedung tua tersebut.


"Sonya apa kamu tidak apa-apa?" tanya Rian setelah membuka pintu gedung tersebut.


"Hem, aku tidak apa - apa" ucap Sonya dengan nada lemas yang di buat - buat.


"Syukur lah, jika kamu tidak kenapa- Napa" ucap Rian sambil membuka ikatan pada kaki, tangan Sonya. ( Btw Sonya dalam keadaan duduk di kursi ya guys, trus tangan sama kaki nya diiket gitu, agar Rian percaya bahwa Sonya di culik)


" Rian apa kita bisa pergi sekarang, aku takut disini, trus takut ketangkap lagi" ucap Sonya


"Baiklah, kita akan pulang ke rumah terus" ucap Rian sambil menggendong Sonya ala bridal style.


Selama perjalanan pulang Sonya hanya tidur, karna masih ngantuk gara gara nonton drakor.


🌼🌼🌼


"Mah, pah, dad, mom Sonya udah ketemu" teriak Rian ketika sudah sampai di mansion mereka. Tidak lupa mengendong Sonya karna Sonya malas jalan.


"Benarkah? syukur lah, jika Sonya sudah ketemu" ucap mommy sambil memeluk putri semata wayangnya tersebut.


"Apa kau baik-baik saja sayang" tanya mommy sambil memeluk Sonya.


"Aku baik baik saja mom, hanya saja aku di beri kue disana, trus di tinggal sendiri, aku takut" ucap Sonya.


"Sudah, jangan nangis lagi, kamu sudah aman disini, jadi gak usah khawatir lagi ada Daddy disini" ucap Daddy sambil memeluk Sonya.


"Krek, krek" bunyi perut Sonya ( Anggap aja ya guys bunyi perut lapar, karna author gak tau bunyi nya gimana)


"Bunyi perut siapa tu?" tanya mamah.


"Hehehe, maaf Sonya lapar" ucap Sonya sambil cengengesan, dan dibalas gelak tawa oleh semua yang ada didekat Sonya.


__ADS_1


Jangan lupa like, komen, favorit, and vote ya guys, see you next time, bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2