Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 58


__ADS_3


Guys ini ada buah di bawa Marsel sama temannya, kalian kalau mau ambil aja, mau dibuat apa gitu, di jus atau apa gitu terserah kalian lah, gue mau main sama bocil dulu, bye bye. πŸ‘‹πŸ‘‹ Rian ikut gue!" -Sonya-


"Mainnya di taman belakang aja yank, enak disitu teduh" -Rian-


"Kamu gendong Ana ya" -Sonya-


"Yah malah ditinggal, padahal niat kesini mau ketemu Sonya, huh πŸ˜ͺ" -Fenli-


"Sabar Fen, gue yang emak dari anak nya nya aja gak ditawarin ikut, apa lagi lu" -Karin-


"Hahaha, ngenes banget nasib kalian berduaπŸ€£πŸ˜‚" -Marsel-


"Emm, kak kakak anggota black diamond?" (Btw Riza lupa nih, apa nama geng mafianya Sonya, malas nyari, jadi maklum aja Yee)


"Dari mana kalian tau?" -Karin-


"Emm, itu kakak saya anggota black diamond juga" -Lisdha-


"Siapa namanya?" -Fenli-


"Vino" -Lisdha-


"Oh, dimana kakak kamu sekarang?" -Kinara-


"Di Spanyol, katanya dia mau tinggal disana, sama mau jalanin perusahaan Daddy" -Lisha-


"Oo, sampaikan salam kami ya" -Agis-


"Oh iya kak, kakak gimana bisa kenal sama Sonya?" -Mika-


"Oh itu, Sonya itu adik kami" ucap Marsel


'Huh, untuk si Marsel gak buka jati diri queen' -Agis-


'Untung, kalau enggak mati tuh anak' -Lisha-


'Huh, untung gak keceplosan' -Lisdha-


'Coba aja tuh anak gak salah bilang' -Karin-

__ADS_1


'Untung tu anak bisa bilang kalau Queen adik nya, kalau enggak gue penggal tuh kepalanya' -Fenli-


'Gue kira tuh anak mau buka jati diri queen, syukur nya enggak, kalau iya gue yang pertama buat dia masuk rumah sakit' -Kinara-


Ya begitulah kira - kira isi dalam hati anggota Black Diamond ketika ditanya tentang Sonya.


'Huh, untung gue gak keceplosan tadi' ucap Marsel dalam hati.


"Oo, gue pikir Sonya anggota kalian tadi" -Rendra-


'Huh, ternyata orang dekat dan sekitar Sonya tidak banyak yang tau jati diri sonya' -Tasya-


'Gue merasa gue paling beruntung, karna bisa kenal dan dekat dengan orang seperti Sonya, BESTie sehat selalu dirimu, pokoknya yang terbaik untuk mu' -Bunga-


'Gue kira mereka akan keceplosan dan bicara tentang jati diri Sonya tapi Alhamdulillah deh mereka bisa menjaga private pemimpin mereka' -Mika-


"Emm, ini kan banyak buah, gimana kalau kita buat salad sama jus, habis itu kita maskeran" ajak Tasya


"Boleh juga tuh, gue udah lama gak maskeran" -Karin-


"Boleh, yuk kita buat!" -Kinara-


"Serah kalian lah, yang penting salad nya jadi" -Fenli-


"Hhmm" -Fenli-


Fenli pun hanya mengikuti Mika ke ruang musik agar pembicaraan dengan Fenli tidak ada yang dengar.


"Oke, karna kita udah ada disini dan gue gak bertele-tele lagi, Sekarang gue nanya, Sonya itu bukan sekedar adik kalian kan? Tapi Sonya itu pemimpin kalian kan?" tanya Mika to the poin.


"Dari mana lo tau?" tanya Fenli datar + dingin.


"Gue tau ketika party kemarin yang Sonya diculik, waktu party itu gue ketemu sama Sonya, trus gue tanya dibilang iya, jadi intinya gue tanya apa itu benar?" -Mika-


"Jika queen bilang itu, maka iya!" -Fenli-


"Jadi Sonya benaran pemimpin kalian Black Diamond???" -Mika-


"Hmm, Jangan sebarin dan jaga rahasia ini, jika masih sayang nyawa!!" -Fenli dingin-


"Gue tau, gue juga jaga jati diri queen sebagai ketua geng motor dari suami serta keluarga besarnya"

__ADS_1


"Hmm, Pergi lah keluar terus nanti ada yang curiga" -Fenli-


"Emm" Mika pun langsung keluar dari ruang musik tersebut, dan meninggal kan Fenli sendirian di ruangan tersebut.


"KA dari mana aja lo?" -Bunga-


"Em itu gue dari ruang musik sama kak Fenli" -Mika-


"Oo"


🍁🍁🍁


"Ih gemes nya mereka berdua, mana akur lagi main nya" -Sonya-


"Iya yank, apa kau mau anak yang lucu, ngemesin seperti mereka?" tanya Rian


"Ya aku mau, tapi bukan sekarang, karna aku masih ingin bermain bersama mereka berdua dulu!" -Sonya-


"Tidak masalah, bagi ku, kapanpun kamu mau, aku siap" -Rian-


🌸🌸🌸


Pagi yang sedikit mendung ini, Sonya dan Rian sudah siap untuk berangkat kesekolah. Di pagi Senin yang mendung ini semua orang memulai aktivitas nya lagi setelah libur.


"Kalian tinggal lah disini dulu, apa lagi untuk pulang ke sana jauh, kasihan Ana." -Sonya-


"Iya kak, tinggal lah disini beberapa hari lagi. Cuaca sedang tidak menentu jika dipaksa pulang kasihan Ana, kekuatan sistem tubuhnya masih rentan terhadap perubahan cuaca" -Rian-


"Baik lah, jika kalian maksa kami akan tinggal disini beberapa hari kedepan. Tapi apa gak papa kami tinggal disini?" -Karin-


"Gak papa kak, anggap aja rumah sendiri, jangan sungkan!" -Sonya-


"Oh iya ayah nya Ana mana ya kak? kok dari kemarin aku gak liat ya?" -Rian-


"Daddy nya Ana lagi di luar negeri" -Karin-


"Masih di sana Abang kak?" -Sonya-


"Kemarin udah pulang, sebelum kesini kemarin dia balik ke sana, lagi ada masalah di perusahaan" -Karin-


"Oo, semoga cepat membaik perusahaan nya, dan Ana bisa kumpul sama Daddy nya lagi" -Sonya-

__ADS_1


Segini dulu ya guys, Riza ngantuk πŸ˜…πŸ˜…



__ADS_2