
"Assalamu'alaikum sayang, aku pulang" ucap Rian ketika sampai di rumah.
"Wa'alaikumsalam, lo mau makan dulu atau mandi dulu?" tanya sonya
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" sahut ni Ijah
"Mandi dulu aja, biar segar" sahut Rian
"Ya udah gue siapkan dulu" sahut Sonya sambil berlalu menuju kamar dan diikuti oleh Rian dibelakang nya.
πΈπΈπΈ
Kini Sonya sudah di meja makan bersama Rian untuk makan malam bersama. Seperti biasa mereka makan dengan tenang dan damai ditemani suara detinggan sendok yang beradu dengan piring.
"Sayang, habis makan malam ini aku mau keluar sebentar ya, ngumpul sama teman" ucap Rian di tengah - tengah makan malam ini.
"Hem, jangan telat pulang nya, kalau telat tidur diluar." sahut Sonya.
"Eh jangan gitu lah yank, janji gak bakal telat pulang" ucap Rian sambil mengangkat dua jari membentuk huruf v.
"Emm, sebelum pulang aku mau pesan beli seblak di perempat jalan sana" ucap Sonya.
"Ada yang lain gak pesanan nya, kalau ada nanti sekalian aku beli" sahut Rian
(Btw nih sekedar info, Rian manggil Sonya sayang, ayang, aku kamu, sedangkan Sonya masih Lo gue ya guys).
"Itu aja"
Kini Rian sedang bersiap - siap untuk pergi keluar, sedangkan Sonya rebahan sambil mainin hp.
"Tank aku berangkat dulu ya" ucap Rian sambil mengulurkan tangannya.
"Hem, tiha - tiha" sahut sonya
"Tiha - tiha ?" tanya Rian
"Hati - hati goblok" sahut Sonya sewot.
"Oh"
Rian pun keluar kamar setelah menyalam Sonya. Setalah Rian pergi Sonya pun bersiap - siap untuk nyusul Rian balapan malam ini.
Setelah Sonya merasa siap dia pun langsung pergi tapi sebelum itu iya berpamitan dulu pada satpam penjaga gerbang karna Bu Ijah sudah tidur.
"Pak saya keluar dulu ya" sahut Sonya.
" Iya non, hati - hati non" ucap pak Tomi penjaga gerbang. Dan dibalas anggukan kepala oleh Sonya.
Setelah gerbang di buka Sonya pun melajukan motornya dengan kecepatan tinggi menuju tempat pertandingan balapan malam ini.
"Akhirnya bos datang juga. Sebantar lagi giliran lu bos, karna yang lainnya udah balapan." Ucap Gio.
"Hem, Tasya mana?" tanya Sonya.
"Tu yang lagi balapan" ucap Gio sambil menunjuk pacarnya yang lagi balapan.
__ADS_1
"Yes tim kita menang lagi" ucap Tasya ketika sampai di garis finis.
"Eh ada di bos, udah lama datangnya bos?" tanya Tasya.
"Baru" sahut Sonya.
"Oo, ya udah bos ganti motor terus habis ni lo tanding sama Rian." sahut Mika
"Kak gue pakai motor lo" Ucap Sonya pada Adel.
"Pakai aja dek, pokonya Lo harus menang" sahut Adel sambil melempar kunci motornya pada Sonya dan di tangkap oleh Sonya.
"Baiklah saat ini adalah balapan yang sangat - sangat di nanti oleh semua orang, yaitu balapan antar Queen Hell Angels and King Black Tiger." Ucap pembawa acara malam ini.
"Baiklah mari saja kita saksikan balapan malam ini" ucap pembawa acara tersebut lagi.
"Tapi sebelum balapan gue mau kita taruhan dulu" sahut Sonya. Ya begitulah kalau Sonya balapan pasti dia meminta lawannya taruhan dulu, karna bagi Sonya tanpa taruhan balapan tidak seru baginya.
"Oke siapa takut" sahut Rian dengan gaya songgong nya.
"Cih, Kalau gue menang gue mau semua mobil, Honda, lo serahakan untuk gue" ucap Sonya.
"Oke, tapi kalau gue menang gue mau lo buka topeng lo, Dan semua mobil dan Honda anak buah Lo untuk gue" sahut Rian dengan senyum sinis.
"Oke, siapa takut" sahut Sonya.
"Baiklah karna kedua geng motor tersebut sudah tawuran jadi siapakah yang memenangkan balapan malam ini, mari saja kita hitung mundur dari hitungan 3 Perserta balapan sudah boleh siap siap." ucap pembawa acara.
"3"
"2"
Semua yang menyaksikan pertandingan balapan sudah mulai heboh dengan teriakan mendukung tim mereka masing -masing. Dan pertandingan malam ini dimenangkan oleh Sonya lagi. Dan menyisakan Rian yang menahan kesal dengan kekalahannya.
"Cih, kalah lagi gue, siapa sih tu cewek, bikin penasaran aja" Ucap Rian.
"Jadi gimana?" Tan Sonya sambil menaikkan salah satu alisnya, walaupun tidak ada yang bisa melihatnya karna Sonya memakai topeng.
"Iya, iya, mobil sama hondanya anak buah gue yang ngurus" sahut Rian ketus.
"Bagus, kak urus semuanya ya, gue mau pulang dulu" ucap Sonya sambil berlalu dari hadapan Rian.
"Ini kak kuncinya aku mau pulang dulu, keburu Rian pulang duluan ntar yang ada dia malah curiga" ucap Sonya pada Adel sambil berbisik.
"Iya dek, hati - hati di jalan" ucap Adel.
"Jangan balap - balap dek" ucap Devan memperingati adeknya.
" Gak janji " sahut Sonya.
πΌπΌπΌ
15 menit kemudian Sonya sampai di rumah nya.
"Pak buka gerbang nya" ucap Sonya pada satpam.
__ADS_1
"Eh udah pulang aja non" ucap satpam tersebut.
"Iya pak, kan aku bilang tadi sebantar tapi nanti jangan bilang aku ada keluar ya pak" sahut Sonya.
" Iya non, siap"
"Oh iya ni pak, tadi aku ada beliin cemilan" ucap Sonya sambil memberikan sebuah kantong plastik yang berisikan cemilan.
"Makasih ya non" ucap satpam tersebut dan dibalas anggukan oleh Sonya sambil melajukan motornya menuju garasi.
Setelah sampai dikamar Sonya langsung mandi dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur menunggu Rian pulang. 30 menit kemudian Rian pun pulang dengan membawa pesanan Sonya tadi.
"Yang aku pulang" ucap Rian di depan pintu kamar.
"Lama kali pulangnya, jamuran aku nungguin lo tau gak lo? Tanya Sonya.
"Hehe, Maaf yank" Ucap Rian cengegesan.
"Mana sini aku udah lapar?" tamat Sonya sambil menadahkan tangan nya.
"Ini, tapi tunggu dulu aku ambil tempat" ucap Rian sambil berlalu menuju dapur untuk mengambil tempat seblak tersebut.
"Oh iya, tadi aku juga ada beli cilok sama tapoki juga" sahut Rian sambil menghidangkan makanan tersebut dimeja makan karna Sonya sudah di meja makan jadi Rian tidak perlu membawa makanan tersebut ke kamar lagi.
" Oh " sahut Sonya sambil melahap makanan yang dibawa Rian tadi.
"Lo gak mau?" tanya Sonya karna Rian gak ikut makan.
"Engga, gue masih kenyang" ucap Rian. Sonya pun tau sebenarnya Rian lapar tapi karna melihat dirinya makan dengan lahap mangkanya dia bilang masih kenyang. Sonya pun menyuapi Rian makanan tersebut.
" Buka mulut, gak ada penolakan" ucap Sonya dingin. Rian yang mendengar Sonya bicara dengan nada dingin langsung membuka mulutnya karna dia juga berharap Sonya menyuapi dirinya.
πΈπΈπΈ
Tak terasa pagi sudah menyapa dunia. Burung - burung bernyanyi menyambut hari. Sedangkan sang pemilik kamar masih setia dengan selimut nya.
"Yank bangun udah pagi, sekolah" ucap Rian membangun Sonya. Sedangkan Sonya masih enggan membuka matanya.
"Yang bangun yank udah pagi" ucap Rian lagi sambil menggoyangkan badan Sonya.
"Kok panas?" Rian pun langsung meletakkan tangannya di kening Sonya.
"Panas, sayang kamu kenapa?" tanya Rian
tapi masih sama belum ada jawaban dari Rian.
Dengan panik Rian berlari menuju dapur untuk mengambil air panas dan kain untuk mengompres tubuh Sonya yang panas. 30 menit kemudian panas tubuh Sonya belum juga turun Rian pun semangkin panik.
"Bik, oh bik" teriak Rian dari dalam kamar.
"Iya den ada apa?" tanya Bu Ijah.
"BI gimana nih, badan Sonya panas, udah aku kompres tapi belum ada juga turun, aku bangunin pun Sonya gak bangun - bangun." ucap Rian dengan cemas.
"Kita bawa ke rumah sakit aja den, dari pada tambah parah den" ucap Bu Ijahh.
__ADS_1
Sampai disini dulu ya guys.
Jangan lupa, like, komen, favorit, vote, and, hadiah, See you next time. Bye bye πππ