Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 54


__ADS_3


"Syukurlah. Kalau kamu suka. Kalau kamu mau bisa aku buat pustaka mini untuk kamu, biar bisa buku koleksi mu di tata dengan rapi" ucap Rian.


"Benarkah? aku mau!" ucap Sonya dengan mata berbinar sangkin senang nya dia tidak sadar kalau memeluk Rian terlalu erat sampai Rian sesak nafas tapi Rian menahannya. Bagi dirinya senyum dan kebahagiaan Sonya lah yang utama dari pada dirinya.


" Apapun yang kamu mau akan aku berikan yank" Ucap Rian Sambil membalas pelukan Sonya.


"Memang suami terbaik lah, udah ganteng, kaya, pengertian Uhh mangkin sayang deh" ucap Sonya


"Bisa aja kamu yank, ntar baper aku loh! emangnya kamu mau tanggung jawab?" tanya Rian sambil menaik turunkan alisnya.


"Haha, ya enggak lah, kan aku cuma muji aja, siapa suruh baper"


"Iya lah, aku ngalah aja, kalau debat sama cewek tu selalu kalah"


"Hahaha, memang iya lah, kan yang ada itu mas alah, buka mbak salah, hahaha, oh iya besok anak - anak ajak aku ke toko buku gimana nih, kan buku yang mau aku beli Udah kamu beli semua" ucap Sonya


"Ya gak papa, kalau kamu mau pergi mungkin ada buku yang baru lagi, tau apa gitu yang mau kamu beli. Aku gak larang kamu pergi kok, cuma kalau mau pergi izin dulu, biar aku gak kecarian!" ucap Rian


"Iya iya, tenang aja aku selalu izin dulu kok sebelum pergi, agar suami ku yang ganteng ini gak panik iya kan?" tanya Sonya.


"Iya"


🍁🍁🍁


"Pagi semua nya!"


"Pagi juga cantik"


"Tumben cepat bangun nya dek? biasanya jam segini masih ngebo?" tanya Kevin.


"Ehh, suka - suka gue lah, lagian apa masalah nya sama lu?" tanya Sonya dengan sinis.


"Sudah - sudah, Rian mana Sonya biar kita sarapan bersama?" tanya Devan.


"Emm, itu dia" tunjuk Sonya pada sosok yang baru saja turun dari tangga.


"Rian sini nak, kita sarapan bersama!" ajak mommy


"Iya mom"


"Oh iya mom, dad, mah, pah, kak, bang. Rian dan Sonya rencana nya akan balik ke mansion kami lagi!" ucap Rian setelah sarapan pagi.


"Kenapa kalian cepat kali pulangnya? apa kalian gak suka tinggal disini?" tanya mommy.


"Enak kok mom tinggal disini kami hanya ingin mandiri aja mom" ucap Sonya menenangkan mommy nya.


"Jadi kapan kalian pulang?" tanya Daddy.


"Rencananya sih sepulang sekolah dad!"


"Kamu yakin akan pulang sayang? mamah khawatir sama kamu sayang!"


"Aku gak papa kok mah, mamah tenang aja, gak usah khawatir!. Kalau aku diculik lagi berarti Rian gak becus jaga aku. Mamah gigit aja Rian nya!πŸ™‚πŸ˜Š" ucap Sonya sambil tersenyum lebar.


"Mommy setuju sama kamu sayang"


"Mamah juga setuju, tapi kalau digigit gak asik lah sayang gimana kalau kita cincang? pasti seru tuh!" ucap mamah dengan tersenyum penuh misteri. Sedangkan yang dibicarakan hanya bergidik ngeri membayangkan nyawanya melayang jika tidak becus menjaga Sonya.


"Oh iya kalau tubuh Rian di cincang, kepala nya untuk Devan ya, mau Devan jadikan pajangan diruang pribadi Devan!" ucap Devan dengan santai lalu beranjak dari tempat duduk nya.


Kalau kalian bertanya gimana reaksi mereka ya udah pasti ngeri mendengar ucapan Devan terlebih Rian


"Emm, Ri-Rian sam- sama Sonya pergi sekolah dulu ya, udah telat!" ucap Rian dengan terbata-bata.

__ADS_1


"Iya pergilah nanti telat!"ucap papah dengan dingin plus datar.


"Gue binggung kenapa gue yang dipojokkan sih? gue ngaku gue salah, tapi kan gue udah minta maaf trus gue akui kesalahan gue" ucap Rian frustasi sambil mengacak rambut.


"Sabar sayang nya Sonya, 2m, Daddy sama papah cuma becanda kok jangan diambil hati sayang" ucap Sonya yang melihat suaminya frustasi.


"Ya udah kita kita berangkat sekarang yuk, ini udah set 8. Udah bunyi bel 30 menit yang lalu" ucap Sonya santai naik ke atas motor Rian. Sedangkan Rian masih diam saja ditempatnya. Karna Sonya malas buka suara lagi langsung saja menarik tangan Rian untuk naik ke jok belakang motor. Setelah Rian naik Sonya langsung menancap gas untungnya Rian tidak terjatuh dan masih bisa menahan keseimbangan.


"Yank pelan - pelan bawa motornya, nanti kita kecelakaan gimana?" tanya Rian sambil teriak karna baru pertama Rian melihat Sonya bawa motor sebalap ini.


"Diam aja, kita sudah terlambat, ini juga gara gara lo!" Ucap Sonya sambil teriak.


Tak butuh waktu lama akhirnya Meraka berdua tiba di SMA KUSUMA. Untung saja pagar masih terbuka.


"Tumben jam segini nih pagar belum di tutup?" tanya Sonya pada Rian


"Ya mana tau aku yank, Aku baru sampai disini. Jadi jangan tanya sama aku!" Sahut Rian.


"Pak tumben jam segini pintu pagar nya belum ditutup pak?" tanya Sonya pada satpam


"Tidak ada non, hanya bapak nunggu non sampai saja, kasihan kalau non harus manjat pagar seperti sebelum-sebelumnya" sahut satpam tersebut.


"Sungguh pengertian dirimu pak, saya terhura atas pengertian mu ini! Ini saya ada rezeki untuk bapak karna sudah berbaik hati sama saya. Tapi bapak hukum saja dia karna dia saya terlambat!" tunjuk Sonya pada Rian setelah memberikan beberapa lembar uang merah.


"Ini serius nona?" tanya satpam tersebut.


"Iya pak ini ambil sebelum saya berubah pikiran, tapi bapak harus hukum dia!" peringat Sonya lagi.


"Siap non!" ucap satpam tersebut.


"Ya udah saya masuk kelas dulu ya pak. Bye - bye" ucap Sonya sambil berlari.


"Den aden harus dihukum karna terlambat 35 menit!" ucap satpam tersebut.


"Saya sendiri pak?" tanya Rian


"Iya pak, apa yang harus saya lakukan?" tanya Rian


"Pulang sekolah temui saya den!" ucap satpam tersebut.


"Iya pak, saya masuk kelas dulu ya pak!"


"Hem"


"Huh, kok sial banget sih hari ini gue!" umpat Rian


🍁🍁🍁


Bruk


Bruk


Bunyi pintu ditentang


Tak lama setelah bunyi pintu ditentang terdengar lah suara teriakan seorang wanita.


"Hai guys Sonya yang cantik imut cetar membahana datang, mana red karpet nya, sambutannya mana nih?" teriak Sonya ketika sampai di depan kelas.


"Hai juga Sonya" sahut teman sekelas Sonya yang sudah paham dengan sikap Sonya yang seperti ini.


"Sonya apa tau lo?!" Teriak sahabat Sonya


"Ya mana pula gue tau, gue aja baru sampai" sahut Sonya


"Mangkanya kalau kita lagi ngerumpi itu nimbrung nih enggak, asik ngebo" sahut Mika

__ADS_1


"A-


"Selamat pagi anak - anak!"


"Pagi bu!"


"Sonya kamu kenapa masih berdiri disitu? sana ketempat duduk mu!" tegur Bu Dela karna Sonya masih berdiri di depan kelas.


"Iya buk" jawab Sonya sambil duduk di kursinya.


"Baik lah anak- anak sebelum kita memulai pelajaran kita kedatangan murid baru"


"Cewek atau cowok bu?"


"Ganteng gak buk?"


"Cantik gak buk?" tanya seisi kelas Sonya yang yang selalu heboh jika mendengar murid baru.


"Sudah sudah, ayo nak masuk dan perkenal kan nama kalian.!"


"Baik bu" ucap anak baru tersebut.


"Hai perkenal kan nama gue Putri Alisdhia S, kalian bisa panggil gue Lisdha, dari Los Angeles"


"Perkenalkan nama gue Sabrina Alisha, Prancis"


"Agistyia, Jerman"


"Narendra, Belanda"


"Aaaa, ganteng Rendra"


"Rendra love you"


"Neng Agis aku pada mu"


"Neng Lisdha mau gak jadi pacar a'a?"


"Rina gak kalah cantik juga, aa Rina bikin jantung ku berhenti berdetak"


Begitulah bacotan yang ada di kelas Xl IPS.


"Sudah sudah, kalian duduk ditempat yang kosong! kita mulai pelajar sekarang!"


"Baik bu."


"Baik lah buka buku paketnya halaman 210, kita belajar lanjutan Minggu belakang."


Tok


Tok


Tok


"Masuk!"


"Maaf Bu, Bu Tika tadi minta tolong saya saya untuk ngabarin ke ibu kalau ada rapat mendadak jadi semua siswa tidak belajar, sampai rapat nya berakhir, tapi jika rapatnya 3 jam belum berakhir maka siswa dipulangkan lebih awal" ucap Rian. Ya Rian lah yang mengetuk pintu kelas Sonya.


"Yes jam kos" teriak Sonya dan sahabatnya, tidak lupa teman nya yang lain juga bersorak gembira karna jam kosong.


"Sudah sudah, karna guru ada rapat, kalian tidak belajar hari ini, tapi ingat kalian harus mengulang materi paham!?"


"Paham Bu."


"Makasih Rian atas informasi nya"

__ADS_1


"Sama sama bu"



__ADS_2