Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 6


__ADS_3

**Setelah Bunga dan Tasya berlalu untuk memesan makanan, serta mengambil pesanan tersebut. Seisi kantin dihebohkan oleh kedatangan Moswanted sekolah siapa lagi kalau bukan Rian dan konco - konconya itu.


"Mak calon mantu mu datang Mak " ucap siswa 1


" Ganteng nya aku udah datang" ucap siswa 2


"Calon imam gue semangkin hari semangkin ganteng aja nih" ucap siswa 3


"Babang Rian aku pada mu" ucap siswa 4


seperti begitulah kira-kira ucapan para siswi - siswi yang kagum akan ke tampan dan pesona Rian the geng. Tapi tidak pernah di pedulikan oleh Rian the geng, kecuali si Ferdi dan Andika sang pawang biawak titisan buaya.


"Kita duduk dimana nih? tanya Bastian


"Iya nih semua meja pada penuh, dimana kita duduk?" sahut Bagas


"Kita duduk di pojok sana" ucap Rian sambil menuju ketempat duduk Sonya the geng.


Ya mereka lah yang tidak tertarik akan kedatangan Rian the geng sewaktu memasuki kantin tadi.


Mereka sibuk dengan dunianya masing masing. Tanpa tertarik akan kedatangan Rian the geng.


" Hai boleh gabung gak cantik" ucap Alfaro. Dan hanya tatapan yang diberikan oleh Sonya dan Mika tanpa niat menjawabnya sama sekali.


"Cantik kita boleh duduk disini kan?" Tanya Alfaro lagi .


"Tempat kami sudah penuh gak ada tempat kosong lagi" ucap Mika Dingin


"Kan masih ada tempat kosong tuh,lima tempat lagi, berarti kita boleh duduk" ucap Rian sambil menunjuk tempat kosong tersebut, lalu duduk.


" Ada teman gue yang duduk disitu." Ucap Mika masih dengan nada dingin.


Tak lama kemudian Tasya dan Bunga pun datang dengan membawa makanan dan minuman.


"CIHH, siapa sih yang berani duduk di tempat gue" ucap Tasya tanpa melihat orang yang duduk di kursinya.


"Woi minggir gue mau duduk" ucap Bunga. "Kalau mau duduk cari tempat lain aja jangan main duduk di tempat gue" sambung bunga dengan nada ketus


"Kalau gue gak mau gimana" tanya Alfaro.


"Ya gue gak mau tau pokonya Lo harus minggir gue mau duduk" ucap Bunga. Tanpa peduli dia bicara sama siapa, lagian dia gak takut sama lawan bicaranya.


"Kalian bisa diam gak? kalau enggak mau pergi dari sini diam. Dan Lo sama geng Lo bisa gak cari tempat lain? jangan ngambil punya orang mentang - mentang Lo ketua OSIS" ucap Sonya dengan nada tinggi sambil menunjuk Rian.

__ADS_1


Sampai - sampai semua orang melihat ke arah Sonya.


"Siapa sih tuh cewek, cari masalah sama ketos ganteng gue" ucap siswi 1


"Iya baru gue lihat ada yang bicara sekeras itu ke calon imam gue" ucap siswi 2


Dan masih banya lagi ocehan dari siswi -siswi lainnya.


"Kenapa Lo senyum senyum mau gue colok mata lu?" ucap Sonya dengan nada ketus.


"Santai dong neng cantik kami cuma mau numpang duduk doang, jangan marah dong" ucap Ferdi dengan nada genitnya.


"Gue udah gak mood makan lagi, gue balik ke kelas" ucap Sonya pada mika, bunga dan tasya. Tapi sebelum balik ke kelas mereka membayar makanan mereka walaupun belum di sentuh sedikitpun. Karna sudah tidak bernafsu lagi untuk makan, setelah kedatangan Rian the genk. Setelah membayar semuanya Sonya ke kelas di ikuti oleh Mika, Tasya, dan Bunga.


Setelah mereka berlalu dari kantin Bastian pun berbisik kepada Rian


"Menarik juga cewek tadi ya bos" ucap Bastian dan di balas deheman oleh Rian.


"Sumpah baru pertama kalinya ada cewek yang berani berteriak di depan gue. Biasanya semua cewek akan senang kalau gue duduk di meja mereka. Menarik" ucap Rian dalam hati sambil tersenyum tipis.


***


" Eh Lo, sini" Ucap seorang cewek pada Sonya dan lainnya, tapi tidak dihiraukan oleh Sonya dan lainnya karna merasa tidak dipanggil.


Sontak saja Sonya dan lainnya berhenti, dan berbalik kebelakang. Ternyata di belakang mereka ada Sinta dan teman - teman nya. Yang dibicarakan oleh semua orang bahawa geng mereka suka membuli orang lain, dan dijuluki ratu buli. Dan terdengar kabarnya bahwa dia dan sahabatnya suka sama Rian dan geng nya. Tapi tidak direspon oleh Rian dan yang lainnya.


Sonya pun lantas melihat Sinta dari bawah sampai atas. Yang berpakaian ketat, bibir merah, serta dandan seperti badut bagi Sonya the geng.


" Eh Lo orang bertanya bukan nya di jawab malah liatin orang dari dari atas sampai bawah" Ucap Dewi dengan ketus.


" Oh" jawab Sonya


" Orang capek teriak teriak cuma di balas oh" ucap Rahma


"Ngapain juga teriak teriak" jawab Bunga"


"Lo ya" ucap Sinta


" Kalau Lo suka sama Rian ambil aja deh lagian gue gak butuh dia" ucap Sonya, sambil berlalu pergi meninggalkan Sinta dan lainnya.


" Cih songgong benerrr tu anak" ucap Aisyah dan masih banyak umpatan umpatan yang keluar dari mulut mereka.


***

__ADS_1


Sesampainya dikelas Sonya langsung duduk di kursinya dan disusul oleh Mika, Tasya, dan Bungan duduk di bangku masing masing.


"Sepulang sekolah nanti kita ke markas dulu, sebelum pulang kerumah gue" ucap Sonya dengan mata terpejam dan tangan sebagai bantalannya. Ya karna mereka nginap di rumah Sonya.


"Oke" sahut bunga


"Emm" sahut mika


"Asikkk, lagian udah lama gue gak datang ke markas" sahut Tasya dengan gembira. Sonya pun merasa senang dan tersenyum titis sehingga tidak ada yang tau bahwa dia tersenyum.


Sonya pun bangkit dari tempat duduknya, sambil mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya, lalu berjalan ke pojok kelas sambil menelfon seseorang.


"Halo queen timbel nelfon gue, ada apa queen?" tanya seseorang di seberang sana setelah tersambung telfonnya.


" Emm, tolong Lo cari tau tentang Rian Purnomo beserta konco konconya. Serta tentang Sinta purnama" ucap Sonya


"Kenapa queen?" tanya seseorang di seberang sana. "Bukan kah Rian Purnomo ketua geng Black Tiger?" tanya nya lagi. "Apa queen di sakitnya?" terdengar suaranya seperti marah, dan khawatir karena takut queen mereka disakiti.


"Eh eh bukan" ucap Sonya spontan sedikit berteriak sehingga mengejutkan teman temannya.


"kenapa son?" Tanya Bunga


"You oke Sonya?" tanya Mika


"You oke?" tanya tasya hampir berbarengan.


"Gue oke, maaf mengejut kan kalian" ucap Sonya


" Bukan gitu maksud gue gi, gue cuma penasaran aja sama dia" ucap Sonya pada gio yang di seberang sana. Yap gio lah yang di telfon Sonya tangan kanan Sonya.


" huh,untung lah queen tidak apa-apa. Gue pikir queen di sakitin Rian tadi. Gue paling pertama nonjok muka nya itu" ucap Gio berapi api.


" Eh jangan, kasihan anak orang" ucap Sonya.


"Oh iya nanti sepulang sekolah gue ke markas. Kumpulin anak anak semuanya." sambung Sonya


"Beres bos, tenang aja" ucap Gio.


" Oh iya, berapa semua mobil dan motor dapat hasil dari taruhan kemarin?" tanya Sonya lagi


"Semuanya ......"


Bersambung

__ADS_1


Sampai disini dulu ya, besok kita lanjut lagi bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹**


__ADS_2