Terjebak Cinta Ketos Tampan

Terjebak Cinta Ketos Tampan
Part 121


__ADS_3

Happy reading bestie....


'Syukurlah jika tadi hanya mimpi, Tuhan aku sangat takut apalagi kalau mimpi ini jadi kenyataan aku gak sanggup, semoga keluarga tatap dalam lindungan mu Tuhan, dan selalu di beri kebahagiaan dan keselamatan' batin Bunga senang jika itu hanya mimpi walaupun tak di pungkiri jika dirinya takut suaktu- waktu mimpi tersebut menjadi kenyataan. Itu semua tak sanggup ia hadapi.


...πŸ•ŠοΈπŸ•ŠοΈπŸ•ŠοΈ...


"Van malam ni ada balapan lu ikut gak?" tanya Gio.


"Lawan siapa ?" Tanya Civan


"Blue Sky"


"Blue Sky? kok gue baru dengar ya nama nya. Geng motor atau bukan?" tanya Civan


"Blue Sky yang di pimpin oleh Sio, geng motor yang suka buat ulah itu loh" sahut Alex menimpali.


"Oh, gak tau gue lagian gue gak peduli tuh sama geng motor tu orang" acuh Civan.


"Jadi lo mau gak balapan? kalau enggak biar gue sama yang lain aja, kalau lo mau ikut ya udah gabung"


"Queen ikut?" bukannya menjawab Civan malah bertanya kembali.

__ADS_1


"Ya Queen pasti ikut lah,kalau gak ikut ya gak seru lah."


"Lo ikut gak? dari tadi di tanya bukannya di wajah aja bukan, tanya sana tanya sini!" ucap Gio yang kesal pasalnya udah berapa kali bertanya tapi tak di wajan oleh Civan.


"Hmm"


"Hmm lo itu apa maksudnya iya atau enggak?" tanya Gio ngegas.


"Ikut"


"Gitulah bukannya dari tadi di jawab dari tadi bukan malah banyak tanya kesel gue"


"Sabar yang, jangan emosi. Emm gimana kalau kita mutilasi dia aja yang?" usul Tasya.


"Woi ngapain lo berdua mutilasi gue hah?" tanya Civan yang baru sadar kalau dirinya yang di bicarakan oleh sang teman.


"Ya gue mau mutilasi lo kenapa gak boleh?" tanya Tasya dengan senyum manis tapi terlihat menyeramkan.


"Ngapain lo mau mutilasi gue hah, salah gue apa coba?" Salah lo banyak sama gue apa harus gue jelasin sama lo? kalau iya gue akan kasih bukti nya sekalian mau lo?"


"Gak! gak! jangan lo jelasin lagi. Apa mau lo?"

__ADS_1


Gue mau emm apa ya?" ucap Tasya sambil mengetuk dagu nya.


"Cepat lah bilang, gue mau pergi ada urusan"


"Lo pergi aja sekarang nanti kalau gue hubungi lo" sahut Tasya.


"Ya udah gue pergi dulu" ucap Civan sambil menahan rasa kesal karna ia udah tau pasti yang di minta Tasya bukan lah suatu hal yang mudah ia kabulkan.


...πŸ‡πŸ‡πŸ‡...


"Yan apa tau lo?" tanya Sonya.


"Ya mana pula aku tau yang kamu gak bilang, terus kamu pun bertanya buat aku bingung"


"Ihhh sabar mangkanya, gue belum belum selesai ngomong njing ngapain lo jawab"


"Ya kamu nya bertanya ya aku jawab lah, kalau gak aku jawab nanti kamu marah, giliran udah aku jawab kamu marah juga"


"Mangkanya dengerin gue dulu bangsa* jangan lo potong kalau gue lagi ngomong. Gue berhenti sebentar karna ambil nafas. Kalau gue gak bernafas yang ada gue kekurangan oksigen beg*"


"Emm, iya deh aku yang salah, maafin aku ya yang, aku tau kalau aku selalu buat kamu marah maafin aku ya yang"

__ADS_1


Bersambung.......


Maaf guys Riza gak update beberapa hari belakangan ini, soalnya Riza kerja terus malam nya udah kelelahan jadi bukannya gak sempat nulis tapi Riza ketiduran waktu lagi nulis. Jadi mohon dipahami ya guys. Jangan lupa like, komen, favorit ya guys. See you next chapter ini adalah ujian πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2