Terpaksa Cinta

Terpaksa Cinta
Bab 29. Berusaha Bertahan


__ADS_3

Aku bukan orang paling suci di dunia ini, aku juga bukan maiaikat. Bahkan aku jauh dari kata baik. Alasan aku terus mempertahankan hubunganku dengan Dhito bukan karna aku mau menyakiti diriku sendiri. Tapi karna aku tau kapan aku harus memilih seseorang yang baik atau tidak. Dulu saat aku mempertahankan hubunganku dengan Yori, karna kesalahanku yang masih buta karna perasaan yang terlalu dalam. Saat aku mempertahankan hubunganku dengan Fandi, karna kesalahanku juga yang terlalu egois masih mau mempertahankan hubungan yang tidak saling sayang dan cinta. Kali ini aku mau bertahan dengan Dhito, karna aku tau dia orang yang tulus. Dia sangat tulus sayang denganku, mau dengan sabar menungguku dan sampai aku putuskan hubungan berkali - kali pun dia masih berjuang. Mungkin tinggal aku saja yang berusaha membuka hati untuk laki - laki baik seperti Dhito. Memang tidak mudah untukku membuka hati untuk laki - laki yang terkadang tidak sesuai kriteriaku. Kriteria minus di mataku tentang Dhito adalah perokok. Selebihnya tidak ada, dengan dia sudah bekerja dan bertanggungjawab menghidupi keluarganya saja itu nilai plus untuk dia di mataku. Maka dari itu kenapa sampai sekarang aku masih mau mempertahankan dan tidak mau langsung ambil keputusan langsung mengakhiri hubunganku dengannya. 


"Jadi aku tuh salah gak sih Myth kalo kayak gini terus?" Tanyaku dengan Mytha lewat telpon.


Mytha menghela nafas, "Gue bingung deh jujur. Di sisi lain, Dhito temen gue. Lo juga Ri. Gue gak mau salahin lo, tapi gue juga gak mau judge Dhito. Yaa pilihan di kalian, apa Dhito mau terus bertahan dengan perasaan lo yang belum sepenuhnya sama dia? Tapi apa lo mau terus mempertahankan karna kasihan? Itu sih yang jadi pertanyaan gue buat kalian berdua Ri."


"Kalopun gue harus mengakhiri hubungan gue sama dia tapi gue gak mau memberikan bekas luka yang mendalam buat dia Myth, karna dia udah berharap banget bisa serius sama gue nantinya Myth."


"Duh, tuh anak kalo udah maunya gitu deh. Dia bakal pertahanin walaupun sakit buat dia. Yaa satu - satunya harus tegas sih kamu Ri. Jangan terus - terussan kasih harapan palsu buat dia Ri."


"Semua bilang gini. Tapi guenya aja batu Myth, lo tau sendiri kan?"


"Naah itu, sifat jelek lo yaa itu Ri."

__ADS_1


"Ini kalo gue cerita sama Pran juga pasti dia juga bakal kasih saran itu sih."


"Yaaa balik lagi ke kamu sih Ri, tetep aja gak bisa maksa seseorang untuk selesai atau lanjut. Yang ngejalanin hubungan kan kalian.." 


Setelah aku bercerita dengan Mytha, yaa Mytha pun memberikan saran yang sama. Aku terus saja merenung dalam sebulan ini tapi aku tetap memberikan perhatian kepada Dhito walaupun berpura - pura. 


***


"Masih kuat?" Tanya Mytha di chat BBM.


"Jujur aku kesel yaa sama kamu Ri dan jadi kasihan sama Dhito. Tapi itu pilihan kalian yaa mau sampe kapan kayak gini terus. Aku sebagai teman kalian cuma bisa mengingatkan dan mendoakan." 


"Iyaaa Myth, aku tau kok banyak yang kesel sama aku gara - gara sikap aku yang gak jelas ini. Aku terima kok Myth."

__ADS_1


"Yaudah pokoknya aku tetep doain kamu sama Dhito yang terbaik yaa.."


"Makasih banyak yaa Myth, selalu dukung dan ingetin aku terus."


"Iyaa sama - sama Ri, kan saling mengingatkan aja kita yaa Ri." 


Aku selalu bersyukur mempunyai sahabat seperti Mytha yang tidak pernah menjudge aku di saat aku salah memilih, tapi dia terus mengingatkan dan peduli dengan pilihanku. Bahkan sampai sekarang walaupun aku sudah menyakiti teman dekatnya saja dia masih terus mengingatkanku tanpa ikut campur. Begitupun dengan Pran.


"Lo jangan terus paksa hati lo buat mempertahankan seseorang yang gak lo sayang dan suka sama sekali. Itu namanya ngeribetin hidup lo dan nyakitin diri sendiri dan juga orang lain." Kata Pran saat di telpon.


"Iyaa makasih yaa Pran, gue lagi berusaha kok. Ah jadi sedih nih gueeee.... Ketemuan lah kita yuk bertiga sama Mytha."


"Yuklah, ajak Dhito. Gue mau lah kenal sama ketemu dia Ri." 

__ADS_1


"Iyaa nanti yaa gue ajak Dhito. Berkabar aja kita di grup."


"Okeee." 


__ADS_2