
Hari - hariku setelah tidak dekat dengan Gaga lagi jadi lebih bebas karena tidak ada lagi cowok yang berusaha mendekatiku di kampus, membuatku hilang fokus untuk belajar jika ada laki - laki yang mendekatiku di kampus. Dan ini adalah hari kedua setelah mendengar kabar tidak benar soal hubunganku dan Gaga.
"Gue ke toilet dulu yaa.." Bisikku ke Sera saat kuliah sedang berlangsung.
Saat aku keluar pintu, tidak sengaja aku berpapasan dengan Gaga dan aku menabraknya. Dia tersenyum saat melihatku dan aku hanya membuang muka dan menghindarinya.
"Gue ketemu Gaga di depan." Bisikku ke Sera.
"Terus?" Tanya Sera sambil berbisik.
"Yaa gue buang muka lah, ngehindar. Males banget kalo harus basa - basi lagi Ser." Bisikku ketus.
"Bagus." Jawab Sera sambil mengacungkan jempol.
Setelah kuliah selesai Aku dan sahabat - sahabatku ke kantin untuk makan.
"Gue pengen batagor deh..." Kata Aira.
"Gue jugaa..." Sahut Yanti.
"Gue sama Viana pengen mie instan." Kata Sissy.
"Dih. Lo doang itu mah..." Jawab Viana.
"Ihhh lo harus sama kayak gue maunya apa." Kata Sissy sambil merangkul Viana.
"Emang nih anak yaa.." Jawab Viana sambil menggeleng - gelengkan kepala.
"Yaudah yuk ke kantin kita makaannnnn..." Ajak Mily ke kita semua.
Kita semua pun jalan menuju kantin, saat jalan turun lagi - lagi aku berpapasan dengan Gaga. Lagi - lagi aku menghindarinya dan Mily langsung menarik tanganku.
__ADS_1
"Udah, lo gak usah liatin Gaga ya..." Bisik Mily.
"Gak kok." Jawabku singkat.
"Bagus." Jawab Mily.
***
"Tadi si Gaga kayaknya malu deh pas lo ngehindar." Kata Fily saat kami sedang makan di kantin.
"Iyalah dia malu pasti, bikin kabar gak bener. Kepedean lagi.. Padahal Ririnya happy tuh." Sahut Sera.
"Ngaco banget ada laki - laki kayak gitu yaa... Bagus lo gak lama pedekate sama dia Ri." Jawab Sissy.
"Bagus dia tau kalo gue ngehindarin dia. Biar dia tau gue kesel sama dia." Jawabku kesal.
"Iyaaa biarin aja Ri.." Jawab Mily.
"Mudah - mudahan lo dapet cowok yang lebih baik dari Dhito atau pun Gaga yaa Ri.." Kata Mily sembari menepuk pundakku.
"Amiiin... Makasih Mamiii.." Jawabku sambil tersenyum.
"Jadi lo udah paham lah yaa kalo lo ketemu Gaga bakal ngapain.." Sahut Viana.
"Yes." Jawabku.
"Aduh, tempat pensil gue ketinggal di kelas lagi." Kata Aira saat sedang membuka isi tas.
"Lah gimana sih lo." Kata Sera.
"Temen gue dong ambil ke kelas. Siapa pun..Please." Kata Aira.
__ADS_1
"Yaudah gue temenin." Jawabku.
"Ihhh Riri baik banget sihhh.." Kata Aira langsung menarik tanganku.
Aku dan Aira pun segera pergi dari kantin untuk mengambil tempat pensil Aira di kelas. Saat aku dan Aira berjalan ke kelas, aku bertemu dengan teman - teman Gaga, disitu ada Adam juga. Aku pun tidak mau melihatnya bahkan aku sangat menghindari mereka.
"Ri... Stay cool yaa..." Bisik Aira saat melihat teman - teman Gaga.
"Tenang aja Ra.. Gue udah stay cool kok." Jawabku santai.
"Okee mantap. Bentar gue ambil dulu masuk ke dalam yaa. Lo tunggu sini." Kata Aira lalu masuk ke kelas.
Aku menunggu Aira di depan pintu dan aku melihat teman - teman Gaga masih di depan kelas dan sangat jelas mereka melihat ke arah ku. Tapi mata ku selalu berlari dan tidak ingin melihat ke arah mereka.
"Ri... Udah.." Aira pun keluar dari kelas.
"Udah ketemu?" Tanyaku.
"Udah nih.." Kata Aira sembari menunjukkan tempat pensilnya.
Aku dan Aira segera turun dari lift tanpa melihat ke arah teman - teman Gaga.
"Udah, lo ngehindar aja terus dari lingkungan Gaga Ri.. Biar mereka tau kalo lo tuh gak galau gara - gara Gaga." Bisik Aira.
"Iyaa... Tapi kalo gue ngehindar terus nanti dikiranya gue ada rasa sama dia Ra.." Jawabku.
"Gak lahhh... Udah yang penting lo jaga jarak aja sama mereka deh."
"Iyaasih.."
Setelah itu aku benar - benar terus menghindar dari Gaga dan teman - temannya.
__ADS_1