
Hari ini tiba - tiba ada kabar duka dari salah satu teman angkatanku, karena keracunan minuman. Aku dan semua teman - teman lainnya ke rumah duka di daerah cikini.
"Gue gak nyangka banget ih si Julius meninggal gara - gara ini. Sedih banget asli.." Kata Mily saat sedang menyetir.
Kami semua FAMTOM jalan beriringan dua mobil. Aku, Sera, Mily, Fily dan Resty satu mobil. Tami, Viana, Sissy, Yanti dan Aira mereka beda mobil.
"Hari ini jenazahnya langsung di bawa ke kampung halamannya..." Kata Fily sambil membuka ponselnya.
"Berarti kita stay aja disana sampai jenazahnya di bawa..." Kata Mily.
"Yaudah kita cari makan dulu aja apa.. Kayaknya kita bakal sampai malem deh." Sahut Sera.
"Iya nih, kasih tau mobil belakang kalo kita mau makan dulu." Kata Ku.
"Udah gue kasih tau di grup.." Sahut Fily.
Kami pun cari makan dulu di sekitar situ baru kami ke rumah duka. Semua menangis saat melepaskan jenazah Julius di bawa pergi. Bahkana ku ikut menangis dengan kencang karena dia orang yang baik dan pintar. Bahkan kami belum melepas almamater tapi dia sudah pergi selama - lamanya dan bahkan dia belum menjadi dokter tapi dia sudah di panggil yang Maha Kuasa. Semoga Julius tenang disana...
"Ri... Temenin gue ke depan yuk. Gue mau beli minum dulu." Ajak Mily.
"Jalan kaki?" Tanyaku.
"Yaiyalaahhh... Mau ngapain naik mobil ke depan?? Aduhhh.. Cuma ke warung depan kok..." Jawab Mily.
Saat aku dan Mily berjalan ke depan, lagi - lagi aku berpapasan dengan Gaga. Dia melihatku aku pun melihatnya, kami saling tatap. Tanpa senyum sama sekali, rasanya sangat canggung setelah aku mendengar rumor kemarin aku jadi kaku.
"Ri.. Yuk.. Buruan." Ajak Mily sembari menarik tanganku.
"Hmm.. Oh iya.." Jawabku.
"Gue sengaja narik tangan lo, supaya gak terlalu lama tatap - tatapan sama Gaga." Bisik Mily.
"Makasih yaaa Mil..." JawabKu teresenyum.
"Sama - sama Ri.." Kata Mily sambil merangkul Ku.
Saat aku dan Mily di minimarket depan, tiba - tiba ponselku berdering. Tanda ada chat BBM masuk.
__ADS_1
"Ri... Kamu menghindar dari aku ya? "
Gaga mengirimkan pesan untukku.
"Gak tuh.. Kenapa?" Balasku singkat.
"Tadi aku lihat kamu langsung pergi gitu aja, padahal aku mau ngajak kamu pulang bareng."
"Ohh hahaha gak tau Ga.. Tadi aku langsung diajak pulang bareng sama Mily."
"Yaudah gapapa Ri..."
***
Perkuliahan hari ini sudah selesai, seperti biasa kami berkumpul di dalam mobil Mily dan Fily.
"Guys... Kok gue aneh yaa sama Gaga.." Celetukku saat kami sedang diam.
"Kenapa lagi sama Gaga Ri?" Tanya Fily langsung menoleh ke arahku.
"Gue jadi ragu gitu."
"Dia bikin gosip gak bener, tapi dia masih chat gue." Jawabku sambil menggaruk - garuk kepala.
"Hah? Dia masih chat lo Ri?" Sahut Tami.
"Iyaa pas kemarin pas di rumah duka dia chat gue, dia mau ngajak pulang bareng."
"Ihhh gila tuh cowok.... Udah lo gak usah ragu Ri, lo ragu mau lanjut deket sama dia atau gimana?" Sahut Mily.
"Ragu kalo dia yang sebarin. Mungkin ada orang lain yang ngomomng gitu, tapi bukan dia."
"Lo belain dia nih ceritanya Ri?" Tanya Fily.
"Yaa gak belain juga sih..Tapi gue ragu aja kalo dia yang nyebarin berita kayak gitu."
"Tapi kalo bener dia yang nyebarin, lo gak usah ragu sih Ri. Tapi kalo bukan dia yaaaa berarti ada orang yang nyebarin berita gak bener." Kata Sera.
__ADS_1
"Yaah semoga aja bukan dia yaa..." Jawabku.
Tiba - tiba Gaga mengirimkan pesan lagi kepadaku.
"Ri, dimana?"
"Guys, si Gaga chat gue nh. Bales gak ya?" TanyaKu kepada semua anak - anak FAMTOM.
"Terserah lo Ri..." Jawab Tami.
"Kalo lo mau bales yaa silahkan, kalo gak yaa gapapa..." Sahut Sera.
"Iyaa Ri.... Ikutin aja kata hati lo.." Kata Resty.
"Iyaaa... Gue bales seadanya aja deh."
Aku pun membalas pesan Gaga, "Lagi kumpul sama anak - anak FAMTOM. Kenapa ya Ga?"
"Dimana?" Balas Gaga lagi.
"Di mobil Mily sama Fily." Balas Ku singkat.
"Kamu kenapa Ri?"
"Gak kenapa - kenapa kok Ga. Kenapa?"
"Hmm yaudah Ri. Oke."
Setelah chat Gaga yang terakhir aku tidak lagi mebalas chatnya.
"Gimana Ri?" Tanya Mily.
"Udah, gak jelas dia basa - basi aja nanyain gue dimana. Males gue." Jawabku kesal.
"Hahahaha asli, jadi cowok gak jelas banget yaa si Gaga...." Ledek Tami.
"Yaa dia yang mulai, tapi terkesannya lo yang ngejar - ngejar dia. Aneh.." Sahut Sera.
__ADS_1
Aku tidak tau maksud Gaga mendekatiku untuk apa, bahkan dia secara tidak dewasa dengan jelas bilang kepadaku apa maunya.