
Mungkin untuk kali ini aku memang jahat, aku tidak bisa berusaha mencintai dan menyayangi orang yang baik dan tulus denganku. Dan kali ini aku mau membuka hatiku untuk orang yang baru. Yaa mungkin ini terlalu cepat karna aku yang belum benar - benar putus dengan Dhito. Yaa mungkin saja dalam waktu satu bulan ini tidak berhasil.
"Gue kayak ngerasa ada yang merhatiin gue deh dari jauh.." Kata ku sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.
"Siapa? Hantu?" Tanya Mily sambil meledek.
"Yeee bukan. Ya manusia.. Dan gue beberapa kali sempet eye to eye sama dia Mil."
"Hah? Siapa?? Kasih tau gue siapa orangnya..."
"Temennya si Adam sih Mil. Si Gaga deh kayaknya..."
"Gaga? Wah naksir sama lo dia nih kayaknya..."
"Ya kali kalo ngeliatin doang karna naksir Mil. Gak lah.." Jawabku sambil menggelengkan kepala.
"Lah yaaa siapa tau.. Nanti gue tanya si Adam deh." Kata Mily sambil tersenyum licik.
"Ih au ngapain lu?"
"Ya nanya si Gaga lah..."
"Gak ih jangan macem - macem deh lu."
"Ihhh macem - macem apa sih Ri.. Gue kan mau tau aja.."
"Bukan.. Maksud gue tuh yaa kalo ditanya nanti dikiranya gue geer."
"Gakkk... Udah lo tenang aja yaa.. Gue nanyanya yang gak jatuhin harga diri lo kok Ri."
"Hmm yaudah gue percaya deh sama lo."
Saat istriarahat, Mily pun langsung menghampiri Adam. Aku tidak tau apa yang mereka bicarakan. Yang pasti aku lihat wajah Adam dari jauh senyum - senyum saat ditanya Mily. Lalu setelah itu dia tertawa.
Tak lama Mily pun menghampiriku.
"Yuk ke mobil gue dulu. Lo bawa bekal kan? Gue juga bawa, kita makan di mobil gue aja. Mana nih yang lain?" Kata Mily sambil menarik tanganku.
"Yang lain masih sama kelompok tutornya masing - masing Mil."
"Yaudah, nanti chat mereka di grup aja." Kata Mily yang langsung memencet lift.
Aku dan Mily pun turun lift lalu kami jalan menuj parkiran mobil. Disana ada beberapa teman - teman Adam. Dana aku melihat ada Gaga. Dia tersenyum kepadaku.
"Mau kemana Mil?" Tanya salah satu teman Adam.
__ADS_1
"Mau ke mobil." Jawab Mily singkat dan dia masih terus menggandeng tanganku.
Aku melihat jelas Gaga menatapku dan tersenyum kepadaku. Aku bingung dan ikut tersenyum saja.
"Masuk Ri..." Kata Mily yang sudah membuka kunci mobilnya.
Aku pun masuk ke dalam mobil Mily.
"Mil, tuhkan tadi Gaga ngeliatin gue. Senyum lagi sama gue, yaa gue kan bingung yaa harus respon gimana." Kata ku sambil mengoceh.
"Buset buset santai kek... Nafas dulu Bu...Hahahaha" Kata Mily sambil terkekeh.
"Tadi lo ngomong apa sama Adam?"
"Gue nanya... Si Gaga udah punya cewek apa belum. Terus katanya belum. Terus gue tanyain udah ada yang dia deketin belum... Nah gue bilang soalnya akhir - akhir ini gue suka liat si Gaga suka merhatiin Riri..."
"Terus kata si Adam apa?" Tanyaku penasaran.
"Yaaa si Adam sih bilang dia kurang tau yaa kalo dia suka perhatiin lo dari jauh gitu. Nanti si Adam mau nanyain dia. Kalaupun dia suka sama lo gimana Ri?"
"Yaa gak gimana - gimana Mil. Gue gak mau yang terlalu nanggepin dia... Daripada nanti dia baper terus sekarang posisi gue masih belum jelas sama Dhito.."
"Hmmm gini deh, kan gak ada yang tau jodoh yaa Ri.. Siapa tau kan dengan lo deket sama si Gaga ini lo bisa buka hati lo. Dan yaaa kalo emang lo lebih nyantol ke Gaga kenapa gak? Dan kalian juga kan seprofesi nantinya sama - sama dokter. Kalo sama Dhito kan lo berat karna dia ngerokok, ini si Gaga kan gak ngerokok Ri."
"Gak.. Tuh lo kan pasti bakal lebih buka hati buat cowok yang gak perokok. Di coba dulu gitu Ri.."
"Yaaa kalaupun dia gak ngerokok nih, dia nyambung gak ngobrol sama gue? Kalo gak nyambung mah sama aja Mil... Hahaha..."
"Tuhkan, lo belum nyoba udah ngejudge."
"Bukan ngejudge.. Hhhhh gimana ya...." Aku menghela nafas sangat panjang.
"Intinya lo masih inget - inget tuh mantan lo jaman SMA makanya lo kayak gini Ri. Ya gak bisa lah...."
"Bukan gitu Mil... Duh pusing gue deh ah.."
"Hahahaha tuhkan... Udah mending lo coba dulu aja. Masalah Dhito udah deh mending gitu aja. Kalo masalah Dhito udahlah, kan lo juga masih gak jelas sama dia. Kasih waktu dia sebulan kan? Iya kalo bisa stop.. Kalo gak?"
"Yaa tapi minimal kan dalam satu bulan ini gue gak deket dulu sama siapa - siapa. Harusnya kan kalo misalnya nih Dhito beneran berjuang buat gue sama dia, masa gue gak berjuang juga? Masa gue malah ke hati orang lain?"
"Gini yaa Ri... Ini gue gak ngajarin lo selingkuh loh yaa... Tapi ini kan status lo sama Dhito lagi putus yaa break apalah itu terserah lo... Nah karna hubungan lo lagi gak jelas, kenapa gak coba aja dulu deket sama orang baru Ri. Kan baru deket... Gue gak suruh lo langsung kasih hati peaaa... Ih sebel gue.."
"Hahahahaa sabar doong.. Marah - marah aja nih..."
"Yaa abisnya lo bikin emosi aja..."
__ADS_1
Tiba - tiba dari luar mobil Sera, Fily dan Resty mengetuk kaca mobil.
"Astaghfirullah ngaggetin banget sih!!!!" Teriak Mily dari dalam mobil.
Aku pun hanya tertawa lepas. Mily pun membuka kaca mobil.
"Pada dari mana sih kalian? Sini masuk." Kata Mily sambil berteriak.
"Gak usah teriak - teriak gitu lah Mil.." Kata Fily dengan wajah juteknya.
Mereka pun masuk mobil.
"Ini katanya Sony kita mau di forumin lagi sore, terus ini jam 1 kita ada kuliah lagi sampe jam 3 kayaknya.." Kata Fily sambil membuka almetnya.
"Eh kita sebentar lagi makrab ya?" Tanya Sera.
"Iyaaaa yaampun. Udah mau ada junior masuk kan soalnya..." Sahut Ku.
"Eh mau dong.. Laper." Kata Fily sambil mengambil kotak makan Mily.
"Ih lo nih main ambil aja, lo tadi gak di bawain?" Tanya Mily kesal.
"Gak hahaha.. Gue yang gak mau di bawain. Soalnya tadi udah telat kita.." Jawab Fily sambil tertawa.
"Yeee lu kan kebiasaan, jadinya jatah gue lo minta." Jawab Mily emosi.
"Yaudah sih lo pelit banget... Nih gue balikin.." Jawab Fily kesal.
"Eh eh udah, ini gue juga ada bekal. Ini si Sera sama Resty kan juga bawa, kita makan bareng - bareng aja..." Sahutku agar suasana tidak semakin kacau.
"Nihh mereka baik sama guee...." Jawab Fily meledek Mily.
"Yeee karna mereka temen lu ajaa. Kalo sama gue mah gue omelin lu..." Jawab Mily.
"Udah ih udah ribut aja lo berdua." Sahut Sera.
"Eh si Viana, Sissy, Aira, Yanti sama Tami kemana?" Tanyaku.
"Oh mereka tadi mau ngerjain tutor sama kelompoknya." Jawab Sera.
"Ohhh.... Berarti nanti ketemu di kuliah siang kita?" Tanyaku lagi.
"Yoi...." Jawab Fily yang asik makan.
"Okedeh..."
__ADS_1