The Sincerity Of Love

The Sincerity Of Love
Chapter 18


__ADS_3

Bella merupakan bunga langka yang cantik dan menawan di petak rumput liar ini, sesuatu spesial, sehigga Madam memaksanya untuk bekerja lebih keras dari yang lain.


Namun beberapa dari teman-temannya banyakmyang tidak menyukainya karena Bella tidak membaur, ia lebih senang sendiri. Lucyana bersyukur Angel mengizinkannya menjadi teman. "Aku membawa sebotol minuman dan dua buah gelas, apa kau mau minum?" ia menawari Angel yang terlihat murung dan pucat.


"Tidak!" Angel menolak, ia tidak suka minum terlebih saat pagi hari.


"Kamu yakin tidak sakit?"


"Kurasa begitu." Angel hanya muak akan hidupnya. “Aku hanya sedang teringat dengan Mama," ucap Angel.


"Maaf, aku tidak tahu kau punya ibu." Lucyana tersenyum, ia senang Angel mau terbuka dan bercerita dengannya.


Angel tersenyum kecut. "Mama sudah meninggal," ia menatap langit-langit. "Aku merindukannya." Angel bercerita mengenai rumahnya yang dulu pernah ia tempati bersama Mama, rumah yang di kelilingi bunga-bunga dan aroma mawar melayang masuk melalui jendela ruang tamu. Ia dan Mama pernah benar-benar tertawa dan bernyanyi dan berlari bersamanya melintasi padang rumput di dekat rumahnya, dan semua itu begitu indah, namun sudah berakhir.


Lucyana menyentuh kening Angel. "Kamu demam."


"Aku sedang sakit kepala, tapi sebentar lagi juga hilang.”

__ADS_1


"Sudah berapa lama kamu sakit?"


“Sejak petani stroberi itu mulai menggangguku.”


"Apakah dia sudah datang lagi kemari..?"


"TIDAK, dia tidak akan kembali lagi."


“Kurasa dia jatuh cinta padamu. Apakah kamu menyesal tidak pergi bersama dia?"


Wajah Angel terlihat menegang . "TIDAK. Dia hanya seorang pria biasa seperti yang lainnya."


Angel meraih tangan Lucyana dan memegangnya. "TIDAK." ia tidak mau sendiri ketika dia memikirkan masa lalunya, karena hal itu bisa membuatnya gila.


Mereka duduk diam untuk waktu yang lama. Lucyana menuang minuman untuk dirinya sendiri. Ketegangan berdesir saat Angel kembali mengingat Mama minum sendirian. Ia ingat akan kesedihan dan rasa bersalah Mama serta tangisan yang tiada henti, ia ingat Bik Kara, mabuk dan getir, mengamuk melawan kehidupan.


Jika Angel bisa mendengarkan kisah hidup Lucyana, mungkin ia bisa sejenak melupakan kisahnya sendiri. “Ibuku kabur saat aku berumur lima tahun,” ucap Lucyana. “Apakah aku sudah menceritakan ini padamu?"

__ADS_1


"Tidak apa-apa, ceritakan lagi."


“Bibiku yang merawatku, namanya Nona Priscilla Lantri. Semua orang di lingkungan itu memujinya karena mau merawatku.” Lucyana menuangkan segelas wiski lagi.


"Bibik berkata dia akan memastikan aku tumbuh dengan baik dan tidak seperti ibuku." Lucyana meletakkan botol di meja samping dan menyibakkan rambut hitamnya kembali dari wajahnya yang memerah.


" Dia sangat lembut dan manis saat orang," Lucyana terkikik, kemudian menghela napas dan mengaduk-aduk cairan kuning di gelasnya. “Wanita paling kejam. Lebih jahat dari Madam. Begitu para tamu keluar pintu dia akan mulai mendekatiku."Lucyana mulai meniru aksen Jawa yang elegan.


“Kamu tidak membungkuk saat Nona Abernathy masuk. Kamu mengambil dua biskuit dari nampan saat aku menyuruh mengambil hanya satu. Guru kelasmu bilang kamu tidak mengerjakan matematika kemarin.” Lucyana meminum setengah wiskinya.


“Lalu dia menyertku kebun belakang, menyuruhku menebang pohon pohon besar, sementara dia pergi Arisan bersama teman-temannya hingga larut malam." Dia mengambil botolnya dan berdiri, matanya berkaca-kaca.


“Sebaiknya aku pergi tidur, aku butuh istirahat.” Angel menangkap tangannya. “Lucy, cobalah untuk tidak minum terlalu banyak. Madam dulu berbicara tentang akan menendang kamu keluar jika Anda tidak mengurangi minuman keras.


“Jangan khawatirkan aku, Angel,” kata Lucyana sambil tersenyum muram. “Aku masih punya dua puluh pelanggan pria yang kaya. Lebih baik kau jaga dirimu sendiri sebab Morgan tak menyukaimu."


"Morgan adalah kotoran kuda yang tidak berharga."

__ADS_1


“Benar, tapi Madam menyukai dia. Morgan selalu mengatakan pada Madam bahwa kamu wanita malas dan kurang ajar. Jadi jaga dirimu."


Angel tidak peduli, masih banyak pria yang akan datang dan bayarnya mahal untuk bermain. Ia akan tetap bekerja sampai ia tidak cantik lagi atau terlalu cantik sakit untuk menjadi menarik.


__ADS_2