
"Athena, kau tak keberatan jika aku memulai dari profilmu?"
Athena yang sedang menyeruput tehnya mengangguk. "Aku tidak keberatan, Nona Chi."
1. Athena
Strategi ada untuk memudahkan. Itulah yang sering dikatakan Athena. Meskipun dia adalah Dewi Perang, tapi kebijaksanaannya lebih mendominasi. Jika ada kontes kepintaran, strategi, atau kebijakan, maka Athena pemenangnya.
Selain sebagai Dewi Perang, Athena termasuk tangan kanan Zeus setelah Poseidon.
Athena sering dipasangkan dengan Ares, sang Dewa Perang. Jika Ares ada di garis depan, maka Athena di garis belakang karena strateginya. Mereka berdua akan saling melengkapi.
[][][]
"Cih! Saling melengkapi apanya? Aku dan dia tak pernah cocok!" Ares berdecih. Tangannya langsung menunjuk Athena.
"Siapa juga yang sudi dipasangkan denganmu? Aku sakit kepala jika terus di sampingmu!" Athena membalas.
"Hm, menurutku kalian berdua cocok. Dewi Athena yang mengatur strateginya, maka Dewa Ares-lah yang melaksanakannya," timpal Rain.
"Mana mungkin!"
Dahi Author mengernyit kesal. "Sudah, sudah! Kalau kalian masih ribut, keluar dari sini." Author menatap tajam.
2. Hera
Jika dewa-dewi diperbolehkan menikah, maka Hera akan menjadi calon nomor satunya. Seorang dewi cantik yang bertugas menjaga keharmonisan sebuah hubungan, baik hubungan keluarga hingga hubungan percintaan.
Hera sering salah dikira istri Zeus, tapi kenyataannya tak seperti itu. Hera hanyalah wanita yang tumbuh bersama Zeus sejak kecil.
[][][]
"Ukh! Kenapa teh ini pahit sekali? Hei, Athena! Kau mencampurkan apa ke tehku?!" seru Ares.
"Fitnah! Jangan berkata bohong! Menyentuh cangkirmu saja tak pernah!" Athena balas berseru, bahkan sampai bangkit dari duduknya.
Ares ikut berdiri. "Aku tak mau mendengarkan alasanmu!"
"Kalian tak bisa diam, hah?! Jika sekali lagi ribut di sini, kutendang kalian keluar!"
Ancaman Author sontak membuat keduanya terdiam. Masing-masing kembali duduk dan saling membuang muka.
"Hah ... Hades, kau saja yang baca," sungut Author menyerahkan kertas profil pada Hades.
"... baik."
3. Artemis
Artemis, saudari Apollo yang adalah Dewi Bulan dan Malam. Sejak pengangkatannya sebagai dewi, Artemis tak menyukai beraktivitas mengenai matahari. Jika malam menjemput, maka dia akan keluar dan berkeliling di wilayahnya.
Konon, Artemis memiliki pasukan khusus, di mana anggotanya dapat meminjam kekuatan Artemis. Artemis sendiri akan sangat kuat, apalagi saat sinar bulan menerpanya.
Bahkan Hades dan Poseidon dirumorkan pernah terkena tendangan Artemis saat kecil. Itu malam hari.
__ADS_1
[][][]
"Bwahahaha! Hades, Artemis pernah menendangmu? Hahaha!" tawa Ares. Tangannya menepuk pundak Hades berkali-kali pertanda mengejek.
"Ukh, rumor itu benar." Hades berkedut kesal. "Singkirkan tanganmu dariku, Ares kurang ajar! Dan berhenti tertawa!"
"Bwahaha! Lihat mukamu yang memerah itu! Padahal di sini sejuk, kenapa mukamu memerah?" Ares masih meledek Hades.
"Tutup mulutmu. Kau hanya tak tahu kekuatan sinar bulan Artemis."
"Uoh, dinginnya," ledek Ares sambil menyeringai. "Mau kuhangatkan? Aku bisa membuat api loh."
"Diam!"
4. Aphrodite
Wanita penyuka bunga, terutama mawar ini terkenal dengan kecantikannya. Hanya dengan tatapannya, Aphrodite mampu menundukkan perasaan siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan.
Di antara dewa-dewi, Aphrodite adalah dewi misterius. Dia jarang berbicara dan tersenyum kecuali diperlukan. Namun, ketajaman penglihatannya itu adalah yang terkuat dari para dewa-dewi.
[][][]
"Sedang apa kalian?"
Seorang wanita berbalut pakaian dewi dengan nuansa hijau tiba-tiba datang. Tatapannya heran melihat satu per satu yang hadir di ruangan itu.
"Siapa?" Rain terheran.
"Demeter! Dari mana saja kau? Sudah lama tak melihatmu," sapa Athena.
Author tersenyum. "Manis, 'kan? Demeter dewi termanis yang aku lihat, Rain," katanya.
"Oh, Nona Chi? Senang bertemu denganmu lagi. Sedang apa dengan mereka?" tanya Demeter.
Author mengambil kertas profil dari tangan Hades dan menyerahkannya pada Rain. "Hanya mendengar profil dewa-dewi ditemani teh. Mau bergabung? Kebetulan, bagianmu akan dibacakan sekarang."
"Benarkah? Aku akan bergabung!"
5. Demeter
Mengelola sumber makanan dan minuman adalah keahlian Demeter. Jika ada suatu wilayah memasuki musim panen, maka Demeter pasti di sana.
Dewi berwajah manis ini sering salah dikira bukan Dewi karena kekuatannya yang tak biasa, yaitu berhubungan dengan alam. Kabarnya, Demeter tinggal bersama kaum Dryad sejak ia kecil.
[][][]
"Wah, tumbuh bersama Dryad? Hebat sekali!" puji Rain.
"Ah, tidak. Hanya kebetulan tempat tinggalku di wilayah Dryad. Jadi aku akrab dengan mereka," sanggah Demeter.
"Tapi tetap saja, itu hebat, Demeter. Sebelum aku mendengarnya dari profil yang Nona Chi susun, aku tak pernah tahu," Athena menimpali.
"Hahaha! Demeter, Athena sepertinya iri denganmu. Dia dari dulu sangat antusias jika menyangkut kaum pelayan Valkyrie," ejek Ares.
Sebelum Athena membalas, Author menatap tajam ke arah Ares. "Mau berapa kali aku ingatkan, Ares? Jangan. Memancing. Keributan."
__ADS_1
Hades tertawa meremehkan. "Nona Chi, biarkan saja mereka. Itu sudah kebiasaan mereka. Jika kau terus mengingati, kau yang akan capek nantinya."
Author menghela napas. "Star."
"Eh?"
Bukan Rain saja yang terkejut, tapi semuanya, bahkan Demeter yang baru datang.
Syuuutt ...
Sebuah lingkaran cahaya mungil mengambang di dekat Author.
"No-Nona Chi? Ada urusan apa dengan Hermes?" tanya Ares gelagapan. Dewa Perang itu mendadak mendapat firasat buruk.
Athena yang juga menangkap firasat buruk itu ikut bertanya, "Pasti hal yang penting, 'kan?"
"Iya, hal penting." Author mengambil kertas profil dari Rain sebelum mulai berjalan mengikuti lingkaran cahaya mungil itu.
Untuk pertama kalinya, Athena dan Ares saling pandang. "Sepertinya bukan. Kuharap tak seperti yang aku pikirkan," bisik Ares.
Tak peduli dengan kejadian langka itu, Author terus berjalan. "Itu sesuai dengan yang kalian pikirkan."
"APA?!"
"Tidak, Nona Chi!"
Bagai diperintah, kedua dewa dan dewi yang selalu berdebat itu sontak mengejar Author yang menghilang di balik pintu.
BLAM!
Pintu tertutup, menyisakan Rain yang kebingungan. "Apa aku saja yang tak mengerti?"
Hades mengisi kembali cangkir tehnya. "Kau tak akrab dengan mereka, jadi kau tak tahu, Sylph. Nona Chi memiliki maksud tersembunyi untuk menemui Hermes," katanya.
"Ingat, Hermes itu gudangnya informasi," sahut Demeter.
Rain melongo. "Itu artinya ...."
"Benar." Hades menyeringai puas. "Ares dan Athena, mereka akan tamat."
"Nona Chi meminta informasi kelemahan mereka. Hahaha!"
--o0o--
Holla! Selamat pagi! Author mau kasih pengumuman nih! ><
Mulai hari ini, Author akan update 2 hari sekali. Kalau bisa juga 3 hari sekali, hehe.
Perkenalan dewa-dewi ini bertujuan untuk menambah pemahaman readers. Banyak yang bingung, pastinya.
Siapa sih Zeus? Gimana watak Artemis? Berapa jumlah dewa-dewi yang ada di cerita?
Nah, selain dewa-dewi, nanti Author mau kenalin tokoh lainnya.
Ada Sylph, Dryad, Neiad, Nereid, juga Oread. Readers pasti gak tahu tentang kaum pelayan Valkyrie itu, hehe.
Ditunggu sesi perkenalan selanjutnya ya! ><
Ps: Jangan lupa like + comment! ^^
__ADS_1