Virtual Evo Game

Virtual Evo Game
Top 15 Battle (Day 2)


__ADS_3

Kompetisi Virtual Evo Game pada hari pertama telah usai. Sudah ada delapan peserta yang tampil pada hari pertama, dengan Liam yang memimpin klasemen sementara.


Semua peserta dan operator menginap di salah satu hotel, dekat dengan Vex Building sebelum memulai kembali pertandingan hari kedua.


Dari The Waves ada tiga orang yang belum berkompetisi. Aro, Ann, dan Archie. Ketiganya sedang berusaha mempersiapkan diri untuk hari esok. Aro masih berada di gym dalam hotel karena ia menenangkan dirinya sendiri. Laki-laki itu memang suka menyendiri.


Archie terlihat masih mengotak-ngatik perlengkapan yang ia gunakan untuk esok. Ann berusaha mengistirahatkan dirinya sambil melihat rekaman semua peserta hari pertama. Sedangkan untuk Liam yang sudah bertanding, ia melakukan hal yang sama seperti Ann.


Liam melihat rekaman saat dirinya bertanding, ia membandingkannya dengan pencapaiannya di tahun-tahun sebelumnya. Ada sedikit rasa puas, karena melihat perkembangan yang cukup baik dari dirinya.


“Lumayan lah ya, segini udah bersyukur,” kata Liam.


Ia menyadari kalau mungkin posisinya akan tergeser dari peringkat pertama. Karena, banyak peserta dengan peringkat yang lebih tinggi darinya akan bertanding. Sebut saja Vinn dan Aro yang keduanya akan bertanding esok hari.


Vinn tengah berdiskusi dengan Eon, operatornya, di luar hotel. Memikirkan taktik dan gadget apa saja yang akan ia gunakan untuk berkompetisi. Aro masih menjadi saingan terberatnya. Walaupun peringkatnya turun, ia tetap tidak boleh memandang rendah.


Eon tengah memberikan beberapa saran gadget yang akan digunakan. Semuanya adalah tembakan. Vinn memilih satu diantara lima tembakan yang disarankan.


Sementara itu dari ruangan gym hotel, terlihat Aro yang beristirahat menyender di tembok kaca. Walaupun ia gelisah, Aro tidak ingin tubuhnya kelelahan saat berkompetisi dengan peserta lainnya esok hari.


Ponselnya berdering, ia tidak tahu siapa yang meneleponnya, namun langsung menjawabnya.


“Halo? Ini siapa ya?”


“Aro, ini aku,” jawab orang itu. Aro sangat mengenal suara ini.

__ADS_1


“Kakak?” tanya Aro yang berusaha memastikan.


“Iya, aku lihat VEG dari sini. Kamu belum dapat giliran kah?”


“Besok aku tandingnya kak. Kakak apa kabar? Kok gapernah ngabarin?” Aro berusaha mencari topik untuk bisa berbicara dengan kakaknya. Jarang-jarang kakaknya menghubunginya seperti ini.


“Aku baik, pekerjaanku juga baik. Maaf ya gapernah ngabarin sama gabisa lihat kamu tanding. Tapi aku seneng kamu balik lagi buat VEG,” jawab kakaknya.


Terukir senyum dari Aro saat mendengar suara kakaknya yang ia rindui itu. Mereka saling berbincang untuk melepas lelah, kakaknya yang baru pulang kerja, dan Aro yang baru selesai gym.


“Em… Aro? Aku kasih saran buat kamu, boleh?” kata kakanya.


“Ada apa emangnya, kak?” tanya Aro.


“Kaki kamu masih ada rasa sakit?”


“Pakai pelindung kaki buat betis kamu itu sebelum tanding. Soalnya kalau pelindung kaki kamu pakai di dunia nyata, waktu masuk VEG masih tetap nempel di kaki.”


Aro memikirkan, ada benarnya juga kalau seharusnya ia pakai pelindung kaki agar bisa bergerak secara leluasa. Ia tidak tahu seberapa efektifnya, tetapi mempertimbangkan untuk memakainya juga.


“Ok, nanti kupakai.”


Setelah berbincang cukup lama, mereka berdua mengakhiri perbincangan.


***

__ADS_1


Virtual Evo Game. Individual Battle, Day 2


Hari kedua pertandingan individu akan segera dimulai. Vex Building masih saja ramai dikunjungi oleh penonton dan semua anggota dari masing-masing perusahaan.


“Selamat Pagi dan Selamat Datang pemirsa penonton setia Virtual Evo Game. Bertemu lagi dengan saya Revo dan Bung Daniel. Hari ini adalah hari kedua untuk pertandingan individu,” kata Revo.


“Liam dari The Waves saat ini memimpin peringkat klasemen sementara. Sebenarnya hal ini cukup mengejutkan ya, Bung Revo. Liam sebagai peserta kedua yang tampil, tetapi peringkatnya tidak tergeser sampai akhir acara kemarin,” ucap Daniel dengan antusias.


“Benar sekali, peringkat Liam masih bertahan saat ini. Pastinya pertandingan hari ini akan lebih menarik karena kita akan lihat, apakah Liam mampu bertahan diperingkat empat teratas untuk semifinal?”


Percakapan antara dua komentator itu mulai mengisi acara pertandingan hari kedua. Tetapi bisa dikatakan peringkat hari ini belum membuktikan hasil akhir. Karena masih ada babak semifinal dan tentunya babak final.


Namun, semua peserta pastinya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk menambah poin bagi tim mereka masing-masing. Archie akan tampil diurutan kesepuluh, yang itu artinya ia akan tampil kedua di hari ini.


Pertandingan Virtual Evo Game hari ini akan dimulai dengan Gema sebagai peserta pertamanya. Hal yang menantang, tetapi harus tetap dilakukan.


Setelah Gema tampil, hasilnya telah keluar dengan jumlah 398.095 poin. Terlihat wajah Gema yang tidak puas dengan hasilnya. Archie yang akan tampil setelahnya merasa iba, ia menghampiri Gema.


“Yah… gitu hasilnya,” kata Gema. “Tapi aku ikut VEG tahun ini aja dah cukup puas kok,” lanjutnya.


“Dah, sana giliran kamu, Mel. Eh, Archie maksudnya,” lanjut Gema.


“Kalau kamu mau manggil Meli kayak dulu di distrik juga gapapa kok, kak. Toh orangnya sama, hehehe,” jawab Archie yang dibalas tertawa oleh mereka berdua.


Giliranku datang, mau gamau harus kasih yang terbaik. Aku gamau malu sama rekanku yang lain. Batin Archie sambil berjalan menuju ke ruang Evopass.

__ADS_1


***


__ADS_2