Virtual Evo Game

Virtual Evo Game
Retirement


__ADS_3

Pertandingan Final Stage pun berakhir. Kedua pemain yang bertanding, kini sudah berada di atas panggung Vex Building, bersama dengan operator mereka masing-masing di belakangnya. Aro dinobatkan menjadi juara pertama, disusul oleh Vinn di posisi kedua.


“Selamat untuk Aro dari The Waves, karena berhasil memenangkan pertandingan,” ujar Revo.


“Aro benar-benar berhasil membuktikan ucapannya bahwa dirinya mampu berada di posisi pertama, ya, Bung Revo. Selama saya menjadi komentator, baru kali ini saya melihat pertandingan se-sengit ini di Virtual Evo Game,” tambah Daniel.


“Benar sekali, Bung Daniel. Saya juga tidak sadar ternyata sudah dua jam lebih pertandingan berlangsung.”


Para penonton bersorak sorai saat melihat penobatan juara. Bukan hanya yang berada di luar gedung, tetapi juga yang berada di luar gedung. Pertandingan yang memakan waktu lebih dari dua jam itu, tidak membuat para penonton merasa bosan. Hari sudah larut, tetapi euforia pertandingan masih terasa hangat.


Anggota dari The Waves banyak yang bergembira melihat hasilnya. Liam dan Ann juga saling high-five saat melihat peringkat Virtual Evo Game yang berubah, dari ponsel mereka. Aro mulai bertengger di nomor satu. Menggantikan posisi Vinn yang menetap di nomor satu selama bertahun-tahun.


Sewaktu penobatan juara, Aro dan Archie memegang trofi besar incaran semua pemain Virtual Evo Game, lalu mengangkatnya. Semua penonton bersorak saat melihatnya.


Lalu setelah itu, Vinn melangkah sedikit di depan panggung. Semua orang yang menyaksikannya menjadi terdiam, seakan ada sesuatu yang ingin ia katakan.


“Selamat Malam semuanya, saya Vinn, dari Frost Timer. Pertama-tama, terima kasih atas dukungan kalian kepada saya, dari dulu hingga saat ini. Saya merasa sangat senang menjadi bagian dari pemain Virtual Evo Game,” ucap Vinn yang membuat keadaan tiba-tiba menjadi hening.

__ADS_1


Aro sudah mengetahui ke arah mana pidato Vinn kali ini. Ia berjalan mundur ke belakang, lalu menarik Archie untuk berdiri di sebelahnya. Perempuan itu menurunkan alis sebelah kirinya, seakan bertanya ‘ada apa?’


“Saya tidak bisa berkata banyak, tetapi, saya ingin membuat sebuah pengunguman. Setelah pertandingan kali ini, saya memutuskan untuk mengakhiri karir saya dari Virtual Evo Game.”


“HAAAHHH?!”


Seluruh penonton berteriak karena terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Vinn itu. Sementara Aro hanya bisa menunduk. Bukan hanya penonton yang terkejut, anggota perusahaan Frost Timer pun juga terkejut saat mendengarnya.


Eon yang berada di belakang Vinn juga terkejut, ia tidak pernah mendengar Vinn akan mengakhiri karirnya di Virtual Evo Game. Vinn juga tidak pernah bercerita sama sekali kepada siapapun.


Baru Aro yang mengetahui hal ini.


“Sebenarnya, saya sudah ingin melakukannya dari beberapa tahun yang lalu. Tetapi, saya merasa ingin bertanding lagi dan lagi. Sampai akhirnya saya merasa, kali ini waktu yang tepat untuk saya mengundurkan diri.


“Bertahun-tahun yang lalu, saya memiliki keinginan yang besar untuk menjadi pemain di Virtual Evo Game. Sampai pada akhirnya, saya direkrut oleh Frost Timer, dan dipasangkan oleh Eon, operator saya. Terima kasih, Frost Timer, atas semuanya,” ujar Vinn. Eon yang di belakangnya terlihat cukup terisak.


“Saya sangat mencintai karir saya di Virtual Evo Game, tetapi seiring berjalannya waktu, saya merasa hal ini sudah cukup untuk menjadi pengalaman hidup yang sangat luar biasa.

__ADS_1


Maaf, jika pertandingan terakhir saya berakhir dengan kekalahan, tidak seperti pemain legenda yang dulu. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung saya sampai saat ini. Terima kasih banyak,” ucap Vinn.


Semua orang di dalam gedung bertepuk tangan memberikan penghormatan untuk Vinn. Sebagian penggemarnya menangis karena tidak ingin idola mereka pensiun. Anggota Frost Timer juga banyak yang menangis, karena kehilangan senior yang melegenda itu.


Eon berusaha membuat dirinya tetap stabil. Laki-laki yang merupakan adik sepupu dan juga operator dari Vinn itu menghormati keputusannya. Walaupun secara mendadak, ia juga tahu kalau waktu ini adalah saat yang tepat untuk Vinn pensiun.


***


Malam itu juga, Vinn pulang ke Frost Timer dengan Eon. Walaupun mereka pada akhirnya juga saling terdiam dan tidak berbicara sedikitpun di dalam mobil. Walaupun terkesan mendadak, tetapi Vinn juga sudah mempersiapkan semuanya.


Eon yang sudah dianggap seperti adik sendiri, sudah disiapkan untuk menjadi operator bagi pemain baru. Ia adalah operator andalan dari Frost Timer. Selain itu, Vinn juga sudah memiliki karir yang lain untuk bisa bertahan hidup, walaupun harus berpisah dengan Virtual Evo Game.


Sesampainya di Frost Timer, Vinn masuk ke dalam gedung dan seluruh anggota Frost Timer, termasuk yang pernah ikut Virtual Evo Game di pertandingan beregu tahun lalu, datang menyambutnya.


TV Billboard yang berada di depan gedung, kini bertuliskan:


Thank you for Your Hardwork and Dedication, Mr. Vinn!

__ADS_1


Vinn senang karena merasa dihargai. Senyumannya terlihat sangat lebar saat membacanya.


***


__ADS_2