Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 10 hari lamaran


__ADS_3

hari yang di tunggu tunggu pun tiba semua tampak sibuk mempersiapkan semuanya


di kamar lofa yang sudah siap dia tengah mengotak atik ponselnya ia hendak menghubungi seseorang namun ia tidak dapat menelpon nya dilihat dari raut wajahnya lofa tampak gugup hatinya sekarang berkecamuk entah apa yang harus ia lakukan


masyaallah cantiknya adek kakak," ucap kak anis yang tiba² masuk kamar seraya duduk di samping lofa


emhh kakak bisa aja,"jawab lofa tersipu malu


beneran loh dek kamu cantik banget calon suamimu beruntung sekali karena dia akan menikah dengan wanita solehah seperti adek," ujar kak anis kagum dengan kecantikan adik iparnya yang natural


hemmm makasih kak," ucap lofa sedikit lesu


kenapa dek, kamu sedih dengan perjodohan ini?,," tanya anis sambil menatap wajah iparnya yang sendu


aku cuma sedih aku tidak dapat menghubungi sahabatku perihal lamaran ini kak," jawab lofa


oh begitu ya sudah gak apa² dek nanti kalau kalian ketemu kan bisa di bicarakan ," bujuk anis


iya kak tapi aku tidak bisa menghubungi nya sudah lama semenjak aku pulang ke sini dia langsung lost kontek ka," lofa


positif aja mungkin lagi sibuk dek ," anis


hemmm iya," lofa


di bawah keluarga putra baru saja sampai dan ketika mobil putra masuk gerbang rumah lofa dia tertuju pada satu mobil mewah yang iya sangat kenal


itu seperti mobilnya zarul ko dia disini ya?," tanya putra dalam hati


setelah mobil nya terparkir putra langsung turun dan putra kaget pasalnya putra melihat abi, zarul, dan zaqif yang tengah berdiri berjejer menyambut kedatangannya beserta keluarga mereka pun bersalaman


bro lo kok ada di sini sih?," tanya putra bingung karena melihat zarul dan zaqif ada di situ


ya iya lah mana mungkin gue melewatkan momen adek gue di lamar sama sahabat gue," ujar zarul sambil menepuk pundak putra


apaaa jjaddi adek lo yang mau gue lamar," ucap putra sedikit terbata karena tak percaya kalau yang ia lamar adalah adik dari temennya itu


iya,, udah ayo masuk gak usah tegang kan ada gue," ucap zaqif sambil menyuruh putra masuk


mereka pun langsung masuk dan duduk di ruangan keluarga


assalamualaikum eh tamunya sudah datang ya, selamat datang di rumah kami," ucap umi ina seraya bersalaman dengan mamanya putra


waalaikumslam ya ampun kamu makin cantik aja ya ina pangling aku,hehehe," jawab mama diana


kamu bisa aja,kamu tuh yang makin awet muda aja berseri seri," ujar umi ina

__ADS_1


oh iya kenalkan ini anak aku putra yang akan melamar anakmu na," ucap mama sambil menepuk paha putra


oalahh ini ya ganteng banget dian anakmu kaya artis film ya hehe,," umi ina


hhaaha bisa aja kamu, eh iya mana calon mantuku na?," tanya mama diana


oh iya sebentar aku panggil dulu ke atas mungkin lofa sudah siap," jawab umi sambil beranjak pergi ke atas


tok


tokk


nak, kamu sudah siap tamunya udah datang loh," ujar umi


iya umi lofa sudah siap ko," jawab lofa sambil membuka pintu di susul oleh anis


yu kita turun sekarang mereka sudah menunggu," umi


baik umi," lofa


lofa pun turun ke bawah saat dia sudah berada di anak tangga lofa kaget karena melihat ada putra yang hadir dan duduk di antara zaqif dan zarul


astagfirullah kenapa bayang² wajah tuan putra selalu menghantuiku,"gumam lofa sambil mengucek matanya tapi kok kayanya ini bukan halusinasiku deh apa benar itu tuan putra apa aku gak salah liat," gumamnya masih menerka nerka


sesampainya di bawah ia kaget karena itu memang putra bukan persaannya saja ia pun duduk ditengah antara abi dan umi putra yang sedari tadi memperhatikan lofa dengan wajah tak percaya nya dan masih menatap ke arah lofa


putra hanya tertunduk malu karena di goda olebh zaqif


lofa pun duduk di antara umi dan abinya sementara putra duduk di sebelah zaqif dan zarul


bismillahirrohmanirohim, nak lofa mungkin bapak dan abi sudah memberi tahukan perihal perjodohan ini, bapak tahu kamu juga kaget, dengan kedatangan kami,kami berniat melamarmu NUR NEELOFA AL FATIH untuk anak kami PUTRA AT TAMIMI ," ungakap papa bahar


deg


deg


lofa kaget akan ucapan papa bahar karena yang melamarnya ternyata putra


lofa memegang tangan uminya erat erat, sebelah tangan umi mengelus sebelah tangan lofa untuk memberikan ketenangan


bapak dan abimu berteman sangat lama begitu pula dengan umi dan mama diana


mama dan umi sudah menyetujui hal ini tinggal menunggu keputusanmu nak," ujar mama diana kemudian


mungkin nak putra ingin mengungkapkan sesuatu?," tanya abi

__ADS_1


putra,, putra setuju ko," jawab putra


alhamdulilah," jawab para orang tua zarul dan zaqif serta semua yang hadir turut senang


kamu nak bagaimana, ungkapkanlah,?," tanya umi


bismilah,, lofa, lofa setuju umi," jawab lofa dengan menunduk dengan meremas tangan umi ina


alhamdulilah," ungkap semua kembali senang


mama diana kemudian mengambil kotak merah dan langsung menghampiri lofa diraihnya jari manis lofa dan menyematkan cincin di jarinya lentiknya itu


lofa langsung mencium punggung tangan mama dan di balas dengan pelukan hangat mama diana,merasa haru tak terasa mama menitikan air matanya mama merasa bahagia karena sebentar lagi dia akan mendapatkan menantu yang solehah


alhamdulilah acaranya selesai ya, sekarang kita makan malam terlebih dahulu," ajak abi


emmh abi maaf, apa boleh lofa minta waktu sebentar dengan tuan putra?," ujar lofa


loh kok tuan sih sayang, bilang mas atau abang gitu,jangan tuan terlalu pormal sebntar lagi kan kalian akan menikah," ucap mama


eh iya mah maaf soal nya belum terbiasa," jawab lofa


iya ga apa apa syang," mama diana


boleh kalian ngobrol saja dulu kami ke meja makan terlebih dahulu, tapi jangan berduan dulu ya ajak nayla," ujar abi


mau ngobrol dimana," tanya putra


kita ngobrol di ruangan depan aja," jawab lofa sambil pergi mendahului putra dengan menggandeng tangan nayla keponakannya dan duduk di sofa di ruangan depan


mas, apa mas tidak keberatan dengan perjodohan ini?,'' tanya lofa


tidak," jawab putra singkat sambil memainkan jarinya gugup


alhamdulilah kalau tidak," ucap lofa sedikit senang


kalau kamu kebaratan?," tanya putra


tidak mas," jawab lofa


tak di sangka ya awalnya kamu nabrak aku di pesawat, lalu aku nabrak kamu di minimarket dan aku juga ga tau kalau kamu adik nya zarul dan zaqif dan yang paling tak di sangka kamu yang di jodohkan papa untukku sungguh dunia itu sempit," ujar putra


hemm itu sudak takdir mas sudah jalannya begini sungguh rencana allah tidak ada yang tahu mas," ucap lofa


merasa sudah cukup berbincang bincang lofa pun mengajak putra untuk bergabung ke meja makan dengan yang lain lagian tidak baik mereka berlama lama disitu meski di situ ada nayla juga

__ADS_1


BERSAMBUNG


maaf ya semua baru up lagi 🙏


__ADS_2