
hari yang di tunggu tunggu pun tiba semua tampak sibuk mempersiapkan semuanya
di kamar lofa yang sudah siap dia tengah mengotak atik ponselnya ia hendak menghubungi seseorang namun ia tidak dapat menelpon nya dilihat dari raut wajahnya lofa tampak gugup hatinya sekarang berkecamuk entah apa yang harus ia lakukan
masyaallah cantiknya adek kakak," ucap kak anis yang tiba² masuk kamar seraya duduk di samping lofa
emhh kakak bisa aja,"jawab lofa tersipu malu
beneran loh dek kamu cantik banget calon suamimu beruntung sekali karena dia akan menikah dengan wanita solehah seperti adek," ujar kak anis kagum dengan kecantikan adik iparnya yang natural
hemmm makasih kak," ucap lofa sedikit lesu
kenapa dek, kamu sedih dengan perjodohan ini?,," tanya anis sambil menatap wajah iparnya yang sendu
aku cuma sedih aku tidak dapat menghubungi sahabatku perihal lamaran ini kak," jawab lofa
oh begitu ya sudah gak apa² dek nanti kalau kalian ketemu kan bisa di bicarakan ," bujuk anis
iya kak tapi aku tidak bisa menghubungi nya sudah lama semenjak aku pulang ke sini dia langsung lost kontek ka," lofa
positif aja mungkin lagi sibuk dek ," anis
hemmm iya," lofa
di bawah keluarga putra baru saja sampai dan ketika mobil putra masuk gerbang rumah lofa dia tertuju pada satu mobil mewah yang iya sangat kenal
itu seperti mobilnya zarul ko dia disini ya?," tanya putra dalam hati
setelah mobil nya terparkir putra langsung turun dan putra kaget pasalnya putra melihat abi, zarul, dan zaqif yang tengah berdiri berjejer menyambut kedatangannya beserta keluarga mereka pun bersalaman
bro lo kok ada di sini sih?," tanya putra bingung karena melihat zarul dan zaqif ada di situ
ya iya lah mana mungkin gue melewatkan momen adek gue di lamar sama sahabat gue," ujar zarul sambil menepuk pundak putra
apaaa jjaddi adek lo yang mau gue lamar," ucap putra sedikit terbata karena tak percaya kalau yang ia lamar adalah adik dari temennya itu
iya,, udah ayo masuk gak usah tegang kan ada gue," ucap zaqif sambil menyuruh putra masuk
mereka pun langsung masuk dan duduk di ruangan keluarga
assalamualaikum eh tamunya sudah datang ya, selamat datang di rumah kami," ucap umi ina seraya bersalaman dengan mamanya putra
waalaikumslam ya ampun kamu makin cantik aja ya ina pangling aku,hehehe," jawab mama diana
kamu bisa aja,kamu tuh yang makin awet muda aja berseri seri," ujar umi ina
__ADS_1
oh iya kenalkan ini anak aku putra yang akan melamar anakmu na," ucap mama sambil menepuk paha putra
oalahh ini ya ganteng banget dian anakmu kaya artis film ya hehe,," umi ina
hhaaha bisa aja kamu, eh iya mana calon mantuku na?," tanya mama diana
oh iya sebentar aku panggil dulu ke atas mungkin lofa sudah siap," jawab umi sambil beranjak pergi ke atas
tok
tokk
nak, kamu sudah siap tamunya udah datang loh," ujar umi
iya umi lofa sudah siap ko," jawab lofa sambil membuka pintu di susul oleh anis
yu kita turun sekarang mereka sudah menunggu," umi
baik umi," lofa
lofa pun turun ke bawah saat dia sudah berada di anak tangga lofa kaget karena melihat ada putra yang hadir dan duduk di antara zaqif dan zarul
astagfirullah kenapa bayang² wajah tuan putra selalu menghantuiku,"gumam lofa sambil mengucek matanya tapi kok kayanya ini bukan halusinasiku deh apa benar itu tuan putra apa aku gak salah liat," gumamnya masih menerka nerka
sesampainya di bawah ia kaget karena itu memang putra bukan persaannya saja ia pun duduk ditengah antara abi dan umi putra yang sedari tadi memperhatikan lofa dengan wajah tak percaya nya dan masih menatap ke arah lofa
putra hanya tertunduk malu karena di goda olebh zaqif
lofa pun duduk di antara umi dan abinya sementara putra duduk di sebelah zaqif dan zarul
bismillahirrohmanirohim, nak lofa mungkin bapak dan abi sudah memberi tahukan perihal perjodohan ini, bapak tahu kamu juga kaget, dengan kedatangan kami,kami berniat melamarmu NUR NEELOFA AL FATIH untuk anak kami PUTRA AT TAMIMI ," ungakap papa bahar
deg
deg
lofa kaget akan ucapan papa bahar karena yang melamarnya ternyata putra
lofa memegang tangan uminya erat erat, sebelah tangan umi mengelus sebelah tangan lofa untuk memberikan ketenangan
bapak dan abimu berteman sangat lama begitu pula dengan umi dan mama diana
mama dan umi sudah menyetujui hal ini tinggal menunggu keputusanmu nak," ujar mama diana kemudian
mungkin nak putra ingin mengungkapkan sesuatu?," tanya abi
__ADS_1
putra,, putra setuju ko," jawab putra
alhamdulilah," jawab para orang tua zarul dan zaqif serta semua yang hadir turut senang
kamu nak bagaimana, ungkapkanlah,?," tanya umi
bismilah,, lofa, lofa setuju umi," jawab lofa dengan menunduk dengan meremas tangan umi ina
alhamdulilah," ungkap semua kembali senang
mama diana kemudian mengambil kotak merah dan langsung menghampiri lofa diraihnya jari manis lofa dan menyematkan cincin di jarinya lentiknya itu
lofa langsung mencium punggung tangan mama dan di balas dengan pelukan hangat mama diana,merasa haru tak terasa mama menitikan air matanya mama merasa bahagia karena sebentar lagi dia akan mendapatkan menantu yang solehah
alhamdulilah acaranya selesai ya, sekarang kita makan malam terlebih dahulu," ajak abi
emmh abi maaf, apa boleh lofa minta waktu sebentar dengan tuan putra?," ujar lofa
loh kok tuan sih sayang, bilang mas atau abang gitu,jangan tuan terlalu pormal sebntar lagi kan kalian akan menikah," ucap mama
eh iya mah maaf soal nya belum terbiasa," jawab lofa
iya ga apa apa syang," mama diana
boleh kalian ngobrol saja dulu kami ke meja makan terlebih dahulu, tapi jangan berduan dulu ya ajak nayla," ujar abi
mau ngobrol dimana," tanya putra
kita ngobrol di ruangan depan aja," jawab lofa sambil pergi mendahului putra dengan menggandeng tangan nayla keponakannya dan duduk di sofa di ruangan depan
mas, apa mas tidak keberatan dengan perjodohan ini?,'' tanya lofa
tidak," jawab putra singkat sambil memainkan jarinya gugup
alhamdulilah kalau tidak," ucap lofa sedikit senang
kalau kamu kebaratan?," tanya putra
tidak mas," jawab lofa
tak di sangka ya awalnya kamu nabrak aku di pesawat, lalu aku nabrak kamu di minimarket dan aku juga ga tau kalau kamu adik nya zarul dan zaqif dan yang paling tak di sangka kamu yang di jodohkan papa untukku sungguh dunia itu sempit," ujar putra
hemm itu sudak takdir mas sudah jalannya begini sungguh rencana allah tidak ada yang tahu mas," ucap lofa
merasa sudah cukup berbincang bincang lofa pun mengajak putra untuk bergabung ke meja makan dengan yang lain lagian tidak baik mereka berlama lama disitu meski di situ ada nayla juga
__ADS_1
BERSAMBUNG
maaf ya semua baru up lagi 🙏