Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
eo 18


__ADS_3

yu kita makan malam dulu!," ajak umi


iya pasti belum makan kan," ujar abi


merekan pun beralih tempat ke meja makan di sana sudah terhidang bermacam lauk pauk mereka makan dengan dengan tenang tanpa ada yang berbicara kecuali suara sendok dan piring yang saling bertautan


hari sudah mulai larut dan keluarga putra pun pamit pulang,ummi abi dan lofa mengahantar mereka sampai di depan rumah mama diana pun pamit dan bersalaman dengan ummi dan lofa pun sama mencium tangan mama diana,umi dan lofa mengantupkan tangan pada papa bahar dan putra begitu pula dengan abi dan papa bersalaman


setelah melepas kepergian keluarga sahabat yang sebentar lagi menjadi besannya mereka pun beranjak pergi dan masuk kedalam rumah, umi langsung membereskan bekas makan tadi di bantu oleh mba usi, lofa ingin membantu ummi nya tapi umi larang karena keaadan lofa,


lofa pun pergi ke kamarnya iya langsung pergi beranjak ke kamar mandi dan berwudhu karena lofa belum melaksanakan solat isya, ia pun melaksanakna solat dan tak lupa ia berdzikir,dan membaca alqur'an. lofa melipat mukena dan sajadah yang baru ia pakai dan menaruhnya di atas nakas ia pun merebahkan tubuhnya di atas ranjang menetap langit langit kamarnya,


ddrrrtt


drrrtt


benda pipih persegi panjang milik lofa itu berdering


setelah melihat di layarnya ternyata putra menelponnya dan lofa mengangkatnya


~halo assalamualaikum," sapa lofa


~waalaikumsalam,sedang apa, sudah mau tidur?," putra


~baru saja aku berbaring ,mas sedang apa?,"lofa


~sedang duduk aja, habis selesai solat isya," putra


~alhamdulilah, ada apa telpon lofa mas?, ada yang


bisa lofa bantu?," lofa


~ga ada apa apa mas pengen aja nelpon,kenapa gak boleh?," putra


~emmh boleh ko mas,"lofa


~ alhamdulilah terima kasih," putra


~ sama sama,"lofa


~ ya sudah kalau gitu, semoga cepat sembuh ya jangan lupa minum obat, dan ingat kalau apa apa jangan rusuh," putra


~iya mas ,terima kasih," lofa

__ADS_1


~ sama sama," putra


~ assalamualaikum," putra


~ waalaikumsalam," lofa


lofa menutup telponnya dan tersenyum rupanya hanya dengan bentuk perhatian sederhana itu mampu membuat hati lofa tersentuh karena sekarang lofa mulai mengagumi putra, siapa sangka orang yang berwatak dingin dan cuek bisa sedikit luluh


apa sekarang aku mulai menyukainya ya?,"batin lofa


*dikamar putra


dengan menatap layar laptopnya putra sesekali memikirkan perkataannya tadi pada lofa,dan ia pun tersenyum sendiri putra pun tak habis pikir ko bisa dia menelpon lofa hanya karena berbasa basi seperti itu tidak ada lagi alasan yang lain, putra merasa sudah mulai ngantuk mentup laptopnya dan hpnya lalu ia pergi ke tempat tidurnya tak butuh waktu yang lama putra sudah terlelap ke alam mimpi


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


allahu akbar allahu akbar!!!


terdengar suara adzan subuh berkumandang mengajak semua insan melaksanakan kewajibannya


putra menggeliat meregangkan otot ototnya perlahan matanya terbuka dan membaca doa bangun tidur putra bangun dan menuju kamar mandi


untuk mandi dan berwudhu setelah selesai terdengar suara pintu di ketuk dari luar


tok


tok


sudah mam ini lagi pake baju dulu," jawab putra


ok,mama sama papa tunggu di bawah," ucap mama


putra pun turun ke bawah dan melaksanakan solat subuh berjamaah sesudah itu mama perrgi ke dapur untuk membuat sarapan sementara papa pergi kr kamar dan putra pergi ke ruangan kerjanya dan menyelesaikan tugas kantornya


..


...


..


ummi lofa mau bantu boleh?," tanya lofa yang menghampiri umi di dapur


mau bantu apa nak? gak usah dulu, ummi kan udah di bantuin mba usi ," jawab ummi

__ADS_1


iya neng,kan mba ada ngebantuin ummi ," ucap mba usi menimpali


yah boleh dong ummi ya," ucao lofa memohon


itu kaki gimana udah sembuh emang?," tanya umi menunjuk kaki lofa yang masih di balut kain


alhamdulilah umi lumayan," jawab lofa


ya sudah duduk kalau memang lofa mau bantu ummi lofa tolong kupas bawang nya ya," ujar umi menyodorkan kotak yang berisi bawang


lofa mengupasnya dan memotong motong bawang nya lalu memberikannya pada mba usi


mi lofa ngapain lagi?," tanya lofa


sudah kamu ke depan aja sana nak duduk aja di sana," jawab ummi


hemmm ya udah deh," ujar lofa lofa bangkit dengan memegang tongkatnya


yu umi bantu ke depan," kata umi yang langsung meraih tangan lofa dan membantunya ke depan ruang keluarga lofa duduk di sofa


umii lofa bosan banget pengen ke kantor boleh?," rengek lofa menggoyang goyangkan tangan umi sebelum ummi menjawab terdengar suara abi yang menjawabnya


gak, abi gak izinin kamu ke kantor dulu,"ucap abi lalu menghampiri lofa di sofa


tapi bii lofa bosen gak ngapa ngaapain,terus kerjaan lofa jadi numpuk," kata lofa


gak usah khawatir nak novi kan sudah mengurus nya," ucap abi


hemmm," ucap lofa dengan deheman dan pasrah karena kalau abi sudah bersuara dan sudah menyuruhnya lofa tidak berani untuk membantah


sekarang lofa harus sembuh dulu nak kan kakinya masih sakit, nanti kalau sudah sembuh baru kamu bisa ke kantor lagi," kata papa mengelus pucuk kepala lofa


iya abi," ucap lofa


nanti jam 8 mak piah datang umi mau ngurut lagi kaki lofa dan membuka bungkusan kain ini,karena sudah 3 hari" kata lofa


oh iya ga apa apa biar kamu cepat sembuh," ujar umi


umi kembali ke dapur untuk kembali memasak tak lama kemudian mba usi datang membawa nampan berisi satu cangkir kopi dan satu cangkir susu jahe dan cemilan,


ini minumannya tuan pak, neng," ucap mba usi dan menyimpannya di meja


makasih ya mba," kata lofa

__ADS_1


sama sama neng," ujar mba usi dan kembali ke dapur


BERSAMBUNG..


__ADS_2