Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 43


__ADS_3

setelah memarkirkan mobilnya putra langsung masuk ke rumah mamanya ya ia tidak langsung pulang ke rumahnya melainkan belok kerumah orang tuanya dan tak lama kemudian di susul dengan kedatangan mobil papa bahar putra menatap kedatangan sang papa


"papa mau bicara sama kamu tapi tidak di dalam kita ngobrol di sana, " ujar papa bahar karena ia tahu harus menceritakannya pada putra tidak ada salah nya jika anaknya mengetahuinya karena putra lah yang setiap hari berada di samping lofa mereka berjalan menuju gazebo yang terletak di pinggir kolam


"papa tahu kamu penasaran dengan kami berdua kan put, " gumam papa bahar dengan lirih putra mengangguk mengiyakan


"begini kamu haru janji sama papa kalau kamu jangan beritahu ke siapa siapa termasuk istrimu, " lanjut papa bahar


"memangnya kenapa pap?, " tanya putra heran


"pokoknya jangan, " jawab papa tegas


"baiklah, "


"ok papa lanjut, " seru papa bahar sebelum melanjutkan ceritanya papa bahar menghela nafas berat dan menghembuskannya dengan kasar "maaf aku akan memberi tahukannya pada putra rahman, " lirih papa bahar dengan pelan

__ADS_1


"begini kamu pernahkan dapat kiriman sebuah foto wanita dengan sely mantan pacar kamu put?, " tanya papa bahar, putra mengernyit kenapa papanya bisa tahu soal itu


"papa tahu dari mana soal itu, " tanya balik putra


"soal papa tahu dari mana itu tidak penting tapi yang harus kamu ketahui orang yang bersama sely itu adalah mama kandungnya dan yang harus ketahui juga itu istri siri papa mertuamu, " jawab papa bahar seketika bola mata putra melebar ia tidak percaya akan penuturan papanya itu


"apa,kok bisa kenapa abi sampai nikah dengan wanita itu, sejak kapan pap,apa ummi dan anak anaknya tahu soal ini?," tanya putra secara beruntun


"tidak, yang hanya tahu perihal ini cuma papa dan kamu sekarang, " jawab papa bahar


"ceritanya panjang, dulu waktu masih kuliah papa,abi rahman dan winda itu teman sekelas sedangkan mamamu dan ummi ina adik tingkat kami, singkat cerita abi rahman itu menyukai ummi ina dia selalu bertanya tentang ummi ina lewat mama mu dan tanpa rahman ketahui kalau winda diam diam menyukainya dan berusaha mendapatkan perhatian dari rahman namun tidak membuahkan hasil karena rahman sudah sangat mencintai ina, sampai saat wisuda winda sengaja membawa rahman ke suatu tempat dan tanpa di duga winda menyatakan cintanya abi rahman, "


"terus gimana pap kok sampai wanita itu dendam sama abi?, " tanya putra lagi


"winda menyatakan cintanya pada rahman dan hal itu membuat abi rahman terkejut pasalnya abi rahman sudah memiliki calon yaitu ummi ina dimana posisi ummi ina itu sudah di khitbah oleh rahman awalnya winda tersenyum tidak percaya namun secara spontan abi rahman menunjukan cincinnya dan foto foto mereka sewaktu abi rahman meng khitbah ummi ina seketika membuat winda tidak berkutik dia menangis dan memaki abi rahman saat itu winda sempat datang menemui ina dan mengancamnya sejak rahman menikah sejak saat itu pula winda menghilang hingga pada saat kalian masih kecil winda mulai mengusik kehidupan mertuamu dia terus meneror dan mengganggu hingga rahman memutuskan untuk pindah keluar kota,dan winda datang membawa anaknya yaitu sely dia juga memanfaatkan sely agar melancarkan aksi gilanya dan ternyata anaknya juga sama liciknya itu sebabnya papa tidak menyukai sely put " jawab papa bahar panjang kali lebar namun papa bahar tidak menceritakan semuanya dia hanya menceritakan garis besar nya saja papa bahar tidak mau terlalu membuka semuanya yang penting putra tahu alasannya seperti itu biarlah hanya waktu yang bisa menentukannya

__ADS_1


putra sempat tercengang apa yang barusan papanya bicarakan ia pun memijat pelipisnya ternyata sungguh rumit,


"kamu jaga istrimu put papa tahu kamu bisa jangan sampai dia kenapa kenapa, " seru papa bahar sembari menepuk pundak putra dan beranjak dari tempat duduknya


"pasti pap aku akan selalu menjaga lofa , " sahut putra


********


"assalamualaikum, " sapa putra setelah masuk rumah putra mengedarkan netranya mencari sosok sang istri tercintanya namun ternyata tidak ada ia pun melangkah menuju dapur namun tidak ada ia membuka kamar di situpun tidak ada sosok yang di cari namun putra mendengar suara isakan dari dalam walk in closet ternyata lofa sedang tergeletak di bawah dengan satu tangan yang memegangi perutnya sontak saja putra langsung panik dan mengangkat tubuh sang istri begitu lofa dia angkat betapa terkejutnya kala putra melihat darah di lantai


"mas tolong mas, sakit banget," rintih lofa


"astagfirullah sayang kamu kenapa sampai gini , " tanyanya panik dan membopong lofa ia membersihkan dulu lofa dan mengganti baju lofa setelah itu baru putra membawa istrinya kerumah sakit tak lupa putra juga menghubungi kedua orang tuanya dan juga mertuanya


"sayang maafkan mas tidak bisa menjagamu sayang maafkan mas, " ucap putra lirih sembari terisak memandangi istrinya yang terkulai lemas putra kembali terisak kala mendengar pernyataan dokter tadi kalau ia harus kehilangan calon bayinya

__ADS_1


"maafkan mas kamu kehilangan calon bayi kita dan mas juga minta maaf kalau mas tidak tahu kalau kamu sedang hamil, " ucapnya lagi


__ADS_2