
sementara itu lofa yang baru saja keluar dari kantornya ia buru buru menuju musola dia hendak melaksanakan solat dzuhur karena ini sudah menunjukan jam setengah 2
astagfirullah udah setengah 2 aku belum solat nih," gumam lofa sambil mempercepat langkahnya
setelah selesai lofa langsung beranjak pergi keluar
untuk mencari makan siang, dikarenakan pekerjaan yang lumayan numpuk jadi dia baru sempat untuk makan siang meski jam makan siang sudah lewat
lofa pun memutuskan untuk pergi makan siang di rumah makan dekat kantornya, lofa memang sederhana meskipun lofa terlahir dari orang kaya dia tidak suka berpoya poya bahkan ia selalu menyantuni anak yatim dan panti jompo,
di rumah makan itu ia hanya memesan tumis kangkung ,ikan goreng saja dan minumnya teh hangat
lofa tampak lahap sekali makannya meski ia makan masih tetap memakai cadarnya itu,mungkin ia sudah terbiasa makan sperti itu, setelah selesai ia tidak kembali ke kantor ia malah pergi ke taman dekat danau yang biasa ia kunjungi,dimana tempat ia menenangkan diri dan tempat mencari inspirasi
di taman itu seperti biasa ia duduk di bangku kecil di bawah pohon yang rindang lofa mengeluarkan ipad nya dan mencoba menggambar dengan ipad nya itu
ia pun tampak senang dan tenang, seperti biasa jika dia sedang sendirian dia selalu bersenandung bersolawat, tanpa ia sadari kalau ada seseorang di sisi lain pohon itu karena pohon itu cukup besar sehingga lofa tidak menyadari kalau ada orang lain di tempat itu
suara ini lagi," ujar putra yang tersadar dari lamunannya
dia pun mencari asal suara itu dan ternyata benar wanita itu lagi, seperti nya itu wanita yang kemarin disini apa ia sering kesini? gumamnya dalam hati
karena penasaran,putra pun berniat untuk menghampirinya dan setelah putra sampai di hadapan lofa dan sedikit membuat lofa terkejut akan kehadiran putra lofa yang tengah asik menggambar langsung mendongkakan wajahnya mata lofa mengembang sempurna dengan bulu mata yang menjuntai lentik itu melongo kaget karena yang menghampirinya itu adalah putra lofa langsung kembali menunduk karena tidak berani melihat putra,begitu pula dengan putra yang sedari tadi berdiri mematung tidak bergeming
loh mas sejak kapan kamu dusini?," tanya lofa celingukan
pertanyaan lofa langsung membuyarkan lamunan putra
iitu aaaku dari tadi disini," jawab putra gugup
boleh aku duduk?," tanya putra
boleh," jawab lofa yang masih tertunduk malu
__ADS_1
puta pun duduk di sebelah lofa yang tentunya masih ada jarak di antara mereka
kkamu sering kesini?," tanya putra
lofa menjawabnya dengan anggukan
sedang apa kamu disini?," tanya putra lagi
iini biasa lofa lagi menggambar saja disini," jawab lofa
oh kamu suka menggambar?," tanya putra sambil melihat ipad yang di tangan lofa
iya," jawab lofa
putra sempat melihat apa yang di gambar lofa, ia pun kembali bertanya pada lofa
sepertinya kamu tengah menggambar rumah ya?,"ujarnya sambil melihat ipad itu
bagus ko desainnya unik ," ungkap putra
terima kasih mas," ucap lofa yang langsung merah merona
hemm iya," putra
jadi selama ini wanita yang kemarin aku lihat disini adalah dia,ya tuhan mungkinkah ia jodohku,mungkin kah ia pengganti sely di hatiku,dia sangat jauh berbanding dengan sely apalagi dengan cara berpakaiannya itu,masyaallah sungguh anggun, lemah lembut, apalagi kalau dia bersolawat hatiku langsung tersirap ," batin putra terkagum kagum melihat lofa
lofa yang merasa risih karena dari tadi putra memperhatikannya langsung berdiri dan pamit untuk pulang
mas aku pamit pulang dulu ya,ga enak kalau lama² berduaan disini?," ujar lofa yang membuat putra tersadar dari lamunannya
ehh aku antar kamu ya," ucap putra
ga usah mas,lofa naik taksi aja," jawab lofa
__ADS_1
sudah ga usah menolak ayo aku antar lagian aku kan calon suami mu,sekalian aku mau bertemu dengan zarul," ucap putra yang langsung menuju mobilnya
lofa pun hanya tertegun dan tak percaya akan ucapan putra tadi"SUAMI" kata² itu yang membuat lofa sedikit gemetar
kenapa aku sampai lupa kalau kemarin itu dia melamarku," gumam lofa
putra yang sudah ada di dalam mobil membunyikan klakson mobilnya yang buat lofa terkejut dan menurunkan kaca mobil
mau sampai kapan kamu di situ ayo masuk," putra
eh iya maaf mas," lofa
lofa pun langsung masuk kedalam mobil dan mereka pun berangkat meninggalkan taman itu, di perjalanan mereka berdua hanya diam tidak bergeming
putra yang tengah pokus nyetir sementara itu lofa diam membisu seribu babasa,waktu itu jalanan sedikit macet yang membuat putra sedikit geram
siall kenapa macet sih, biasanya engga disini," putra mengupat kesal
sudah lah yang sabar mas,ga baik terus menggerutu kayak gitu," ucap lofa yang membuat putra langsung meliriknya
eh iya maaf soalnya aku heran kanapa di sini macet biasanya juga engga," kata putra
emhh tapi emang sih tumben macet," ucap lofa sambil melihat ke arah depan masih macet
mereka pun kembali saling diam tidak saling ngobrol lagi merasa kembali hening putra pun kembali bersuara dan bertanya pada lofa
apa kamu sudah makan?," tanya putra tampa melihat ke arah lofa karena tidak ada jawaban dari lofa,putra pun menoleh ke arah lofa dan ternyata lofa tertidur saat itu
pantas saja aku tanya dia tidak menjawabnya, ternyata dia tertidur, baru saja tadi ngobrol sudah ke alam mimpi kayaknya dia capean," gumam putra
putra tersenyum melihat lofa yang sedang tertidur pulas, dengan melihat matanya saja sudah menggetarkan hatinya apalagi kalau lihat wajahnya dengan jelas masya allah sungguh indah ciptaanmu," batin putra yang terus memandangi lofa yang tengah tertidur
BERSAMBUNG..,
__ADS_1