Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 16 rumah andris


__ADS_3

setelah melaksanakan solat magrib putra ternyata tidak langsung pulang ia kembali bercengkrama dengan zarul sampai tak terasa hari semakin malam dan jam sudah menunjukan jam 9 putra pu langsung pamit pulang zarul menghantarkan putra sampai di teras depan dan putra langsung pamit dari rumah calon mertuanya


meski hatinya sedikit berat meninggalkan rumah itu,teringin rasanya putra menginap di rumah lofa tapi apa daya itu belum saatnya


hemm rasanya aku gak sabar untuk menjadi bagian dari keluargamu faa,aku ingin sekali menemanimu apalagi dengan keadaanmu yang sekarang," gumam putra lirih sambil menyetir


putra tidak pulang kerumahnya melainkan pulang menuju rumah andris karena ia sudah memberi tahu andris kalau malam ini putra ingin tidur di rumah andris,putra melaju dengan kecepatan sedang dan tak lama kemudian ia sampai di tempat yang ia tuju yaitu rumah andris,


assalamualaikum," sapa putra


waalaikumsalam, brother dah sampai rupanya," jawab andris yang tengah duduk santai di atas sofa di ruangan tv seorang diri, putra pun menghampiri andris dan duduk di sampingnya, melihat putra datang andris menyuruh pelayan di rumahnya untuk membuatkan minuman untuk putra, mbok minah pun datang membawa minuman dan menghidangknnya,


eh dari mana sih, ko tumben pulang ke sini?," tanya andris


tadi dari rumah uminya zarul gue nemuin zarul disana," jawab putra


oh, kirain dari rumah calon mertua,"ucap andris sadikit mengoda putra


emang iya,kasian calon istri gue, jatuh di dapur,kakinya bengkak,"ujar putra dengan ekspresi datarnya


terus gimana keadaannya sekarang?," tanya andris


udah di urut katanya lumayan udah mendingan," jawab putra


dan putra pun menceritakan semua kejadian tdi sore andris pun manggut manggut mengerti


bentar tadi kan lo bilang zarul zaqif maksud lo apa iya,lo sama lofa itu yang dulu?" tanya andris dengan muka bingungnya


emang iya," jawab putra singakat


gue beneran gak salah denger nih, sumpah gue kaget kalau calon istri lo itu adik zarul beneran, wahh berarti itu cewe yang lo kagumi sejak dulu kan, gue kira lo bilang umi abi zarul,zaqif,orang lain tapi ternyata temen gue juga ya waktu dulu,?," ucap andris


yah mungkin ini kali yang dinamakan jodoh," ujar putra yang merebahkan tubuhnya di atas sofa dan ikut nonton tv bersama andris


woy malah rebahan,sanah bersih bersih dulu,mandi sanah," andris


nanti lah sebentar gue males ke kamar mandi," putra

__ADS_1


sejak kecil meraka berteman dan cuma andris yang tahu perihal perasaan kagum putra terhadap lofa, meskipun putra sering menjahili lofa,sifat tomboy dan cengengesan lofa yang membuat putra gregetan dengan lofa tetapi sebenarnya ia sangat kagum dan menyukai lofa tapi putra tidak mengungkapkan nya, terlebih putra masih anak anak saat itu,setiap hari setelah pulang sekolah putra dan andris selalu bermain di rumah zarul dan zaqif,dan itu menjadi kesempatan putra untuk bisa bermain juga dengan lofa


akan tetapi setelah mereka duduk di bangku SMA mereka ter pisah karena keluarga abi rahman harus pindah ke kota sebrang karena sesuatu keadaan terpaksa abi harus menjual rumahnya,tetapi setelah anak anak dewasa abi memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


lofa yang tengah sakit hanya bisa tiduran saja di atas kasur karena kakinya masih sakit, umi,kakak dan kakak iparnya senantiasa menjaganya dengan sepenuh hati


saat lofa hendak memejamkan matanya terdengar buyi dari ponsel lofa dan ternyata ada yang menelpon padanya tetapi dari nomor yang ia tidak kenal


ini nomor siapa ya?," tanya nya dalam hati lofa mengangkatnya


assalamualaikum," sapa lofa


waalaikumsalam," ucap seseorang di ujung telepon sana


maaf ini siapa ya?," tanya lofa


emmh ini aku putra,gimana kaki kamu?,"jawab putra


deg


deg


oh mas,lumayan mas udah agak mandingan,eh mas ko nomornya beda lagi, ganti ya?,"tanya lofa


yang kemarin nelpon itu asisten saya kamu hapus aja, cuma ini nomor saya," jawab putra


baiklah," ucap lofa


karena merasa canggung dan bingung harus ngomong apa lagi dan lofa sepertinya hanya diam putra pun menyudahi percakapannya dan menutup telponnya


ya sudah aku cuma ingin tahu keadaanmu saja,istirahatlah, assalamualaikum," ucap putra yang ingin menyudahi telponnya


oh,iya waalaikumsalam," jawab lofa dan menutup telponnya


padahal aku masih ingin ngobrol dengannya tapi kenapa lidah ini terasa berat sekali untuk berucap dan kenapa hati ini tidak bisa di ajak kompromi," gerutu putra kesal sendiri

__ADS_1


lofa yang sebenarnya senang karena putra menelponnya namun dia juga sama selalu kikuk jika berbicara, lofa membenamkan wajahnya ia pun tertidur


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


keesokan harinya seperti biasa putra yang tengah bersiap siap untuk berangkat kantor dan dia turun untuk sarapan di meja makan sudah ada andris yang sudah mulai makan,,


wihh udah makan aja gak nunggu gue nih?," ucap putra dan langsung duduk di depan andris mereka makan saling berhadapan


sudah ayo makan nanti telat, CEO itu jangan telat mulu kalau ke kantor," lanjut andris


ok bapak DIRUT," ujar putra sambil makan nasi gorengnya


mereka pun berangkat dengan mengendarai mobil masing masing


andris pergi ke kantor om bahar sedangkan putra ke kantornya, sesampainya disana andris hanya mendapati sekertarisnya om bahar saja karena om bahar sedang rapat ,andris memutuskan untuk menunggu di ruangan om nya, sekitar 30 menit andris menunggu akhirnya om bahar datang dengan asistennya,


assalamualaikum om," sapa andris dan menyalami om nya


waalaikumsalam,hey andris, keponakan om kapan kamu sampai dris," tanya om bahar dan merangkul andris


kemarin om, andris langsung menemui putra kemarin dan semalam putra tidur di rumah andris ,"jawab andris


oh gitu, pantesan kata tantemu putra ga pulang,ternyata dia dirumahmu tak kirain sepupumu itu tidur di rumahnya," ujar om bahar sambil terkekeh


oh iya katanya calon istrinya putra kemarin jatoh om, kakinya bengkak ," ucap andris


apa kapan?," tanya om bahar sedikit terkejut


katanya kemarin," jawab andris


kasian lofa, tapi kenapa rahaman tidak cerita ya soal anaknya," ujar bahar bingung


nanti saja aku ajak mama deh kesana buat lihat lofa," batin bahar


andris dan bahar berbincang bincang seputar bisnis memberitahukan kondosi dan keadaan perusahaan bahar yang andris kelola yang mulai meningkat meskipun sedikit demi sedikit om bahar nampak bangga dengan keponakannya yang bisa di andalkan


BERSAMBUNG,,.

__ADS_1


maaf buat semua author baru up soalnya masih banyak tugasπŸ™πŸ™πŸ˜


__ADS_2