
putra yang baru keluar kamar mandi tersenyum melihat istrinya masih duduk di tepi ranjang ia tertunduk sambil memainkan jarinya dilihat dari tingkahnya lofa sepertinya tengah gugup , putra yang baru saja keluar kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melingkar di pinggangnya sehingga dada bidang atletis itu terpangpang sempurna dan sontak saja membuat lofa kaget matanya membulat sempurna refleks lofa menutup wajahnya dengan kedua tangannya
astagfirullah mas! kenapa belum pake baju , "pekik lofa karena malu melihat suaminya bertelanjang dada seperti itu, putra yang sedari tadi memperhatikan tingkah jstrinya itu ia malah terkekeh putra yang belum mengenakan pakaiannya malah menghampiri istrinya putra mengikis jarak dan mendekatkan wajahnya
kenapa adek sayang,kamu malu hemm, jangan malu dek aku kan suami mu jadi ngga apa apa kalau kamu melihatnya," bisik putra tepat di telinga lofa yang sontak saja membuat lofa bergidik ketakutan
ya allah mas tolong dong jangan dekat gitu ngomongnya geli tau, " seru lofa sambil mendorong dada bidang suaminya agar sedikit mundur
putra pun tertawa ternyata istri mas ini sangat menggemaskan sekali ya, " kata putra sambil mengelus pipi lofa
mas udah ah jangan goda aku terus, mending sekarang mas cepat pake baju kita kebawah semua udah nunggu kita buat jamaah ashar mas, " ucap lofa menginterupsi
iya dek, " ujar putra seraya melangkah pergi mengganti bajunya
mereka pun keluar kamar dan menuju ke mushola rumah dan ternyata di sana sudah berkumpul dan abi menunjuk putra sebagai imamnya, tanpa basa basi putra pun mengangguk dan memenuhi permintaan mertuanya itu,ia pun sudah berdiri di depan untuk menjadi imam mereka melaksanakan solat ashar dengan khusyuk, lofa sungguh terkagum kagum akan suaminya itu ia merasa menjadi orang beruntung bisa menikah dengan putra
setelah melaksanakan solat ashar berjamaah putra pamit untuk pergi kekamar karena ia merasa sedikit lelah
ummi abi , papa mama dan semuanya putra ke kamar dulu ya mau istirahat sebentar , " ucap putra
iya nak istirahat dulu agar besok terlihat segar," ujar ummi
iya istirahat sana," kata mama diana menimpali
bro jangan lupa, " ucap zarul sambil terkekeh
putra tidak menjawab perkataan zarul ia hanya mengacungkan jempolnya, melihat tingkah keduanya anis menautkan alisnya penasaran
bang jangan lupa apa?, " tanya anis
ah syang kamu ini biasa pengantin baru, " jawab zarul
__ADS_1
anis yang mengerti perkataan suaminya hanya tersenyum
lofa pun ikut pamit dan beranjak untuk ke kamar bersama putra
dek gimana sekarang perasaannya setelah menikah?, "tanya zaqif
engga pa- pa kak biasa aja, emang knapa kak?, jawab lofa
aduh anak ini terlalu polos apa emang tidak mengerti atau apa sih, heran, " ujar zaqif sambil mengacak jilbab adiknya
duh kak zaqif ih rese banget, " gerutu lofa
udah dong bang jangan goda adek mu itu biarkan dia menyusul suaminya," ucap naura
iya iya sana susul tuh suamimu kelonin dia, " goda zaqif
kak zaqif ih nyebelin, " ucap lofa sembari menghentakan kakinya sebal krena dari tadi kakaknya terus menggodanya
subhanallah, begini ternyata rasanya kalau sudah memiliki istri adem rasanya kalau sudah melihatmu dek, " gumam putra
putra pun menghampiri istrinya dan duduk di samping lofa yanng tengah melipat baju
rajin sekali istri mas ini, " seru lofa sambil menoel hidung lofa
mas jangan rusuh ya udah diam yang manis ya kalau mau ganggu lofa mending mas ngobrol aja sama yang lain di bawah , "ujar lofa
ya ampun dek mas gak ganggu kamu ko serius mas cuma gemas aja gitu sama kamu, " ucap putra sembari nyengir kuda
karena dari tadi lofa tidak bergeming dan masih melipat baju putra pun memutuskan untuk merebahkan tubuhnya di atas kasur ,setelah lofa selesai melipat semua pakaian melihat suaminya yang sedang tertidur pulas lofa tersenyum milihat wajah suaminya yang teduh
alhamdulilah sekarang kamu sudah sah menjadi suamiku mas aku berdoa semoga kamu bisa membimbingku selaku istri semoga kita di beri keberkahan dalam menjalani bahtera rumah tangga ini, kalau dilihat lihat kamu itu ganteng mas, " gumam lofa sambil mengelus lembut pipi suaminya, di saat lofa hendak beranjak dari tempat tidurnya tiba tiba tangannya di cekal dan di tarik oleh putra hingga lofa jatuh tepat di tubuh putra
__ADS_1
mm.. mmas kamu sudah bangun?, " tanya lofa sedikit terbata jantungnya berdebar memacu lebih cepat kini wajahnya memerah malu karena ini pertama kalinya ia begitu intens dengan lawan jenisnya sampai tidak ada jarak antara mereka
hemmm sejak kamu mengelus pipi mas dan kamu bilang aku ganteng, " jawab putra dengan senyum manisnya lofa yang mendengar itu langsung memalingkan wajahnya karena malu ke gift suaminya sendiri
emmhh tolong lepas mas dada lofa sesak kalau kamu peluk aku seperti ini, " keluh lofa sambil berusaha melepaskan dirinya dari kungkungan suaminya tapi apa daya tenaga putra lebih kuat sehingga percuma kalau ia berontak
sstts diam dulu dek biarlah seperti ini dulu, " pinta putra seraya mempererat pelukannya
tapi mas aku benar benar sesak kalau kamu peluk aku kuat kuat," lirih lofa putra pun melonggarkan pelukannya
balas dulu pelukan ku dek, " ujar putra sambil terkekeh
engga , " tolak lofa sedikit kesal karena suaminya terus menggodanya
gak baik loh dek menolak permintaan suami apalagi cuma minta balas peluk kok, " ujar putra
lofa terdiam sejenak mememang benar apa salahnya kalau dia memeluk putra toh sekarangkan putra suaminya lofa pun pasrah dan menuruti keinginan suaminya walau sedikit gemetar
baiklah mas, " ucap lofa sambil membalas pelukan suaminya, putra tersenyum penuh kemenangan
lofa yang dari tadi terdiam di pelukan suaminya merasa ada kenyamanan dan ketenangan begitu hangat itu yang kini lofa rasakan, sehingga membuat lofa dilanda kantuk tak membutuhkan waktu yang lama lofa tertidur dengan masih memeluk putra, putra yang baru menyadari istrinya tengah tertidur ia tersenyum lebar
kamu cape atau nyaman sih dek sampe tidur pulas gini tapi aku senang banget dek, " gumamnya sambil mengecup puncak kepala istrinya
putra melihat jam sudah pukul 4 putra pun ikut terlelap karena ia masih ngantuk toh ada waktu sedikit dengan masih memeluk istrinya kini mereka tidur dengan posisi masih saling berpelukan di saat pasangan pengantin baru itu terlelap ummi dan mama diana datang menghampiri kamar lofa ummi yang melihat pintu kamar lofa yang sedikit terbuka langsung memanggil anak dan menantunya saat ummi dan mama diana membuka lebih lebar pintu ummi langsung menutup mulutnya melihat pemandangan indah sore kala itu ummi senang begitu pula mama diana
ya ampun na so sweet banget mereka , mudah mudahan ini awal yang baik untuk hubungan mereka meski mereka menikah dengan cara di jodohkan, " seru mama diana penuh harap
iya aku harap juga begitu, " sahut ummi ina
yu ah mending kita kebawah gak usah ganggu mereka kayaknya mereka sangat lelah na kita bangunkan mereka sebentar lagi , " kata mama diana seraya melangkah keluar dan menutup pintu kamar
__ADS_1
BERSAMBUNG...