Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 6 ponsel


__ADS_3

iya baik tuan," jawab lofa dengan seseorang di ujung telpon


siapa dek," tanya kak naura


itu waktu di mini market aku secara tidak sengaja ditabrak seseorang dengan trolinya sampe² ponsel lofa jatuh dan retak gak bisa nyala jadi la bawa ponsel lofa dan lofa mau k kantor nya buat ngambil ponsel lofa,katanya udah beres,"jawab lofa


oh gitu ," ucap naura


iya, rencananya besok mau kesana mau ambil ponsel lofa ka," ujar lofa sambil berlalu ke dapur


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


jep apa kau sudah memberi tahunya?," tanya putra


sudah tuan," jawab jefri


dia akan ke kantor besok tuan," sambung jefri


hemmm," ucap putra singkat


baik tuan saya keluar dulu," ucap jefri


iya," putra


kenapa aku begitu penasaran dengan dia ya, kenapa waktu aku melihat matanya seperti sudah mengenalnya tapi siapa?," gumam putra memegang ponselnya lofa sambil sedikit tersenyum²


putra,"ucap papa membuyarkan lamunan putra


papa sejak kapan papa disini?,"tanya putra kaget


sejak kamu senyum² sendiri," jawab papa


putra pun menggaruk kepalanya yang tak gatal


kalau papa mau bicara soal perjodohan itu maaf pah putra sedang tidak ada mood, putra sibuk," ucap putra langsung tanpa basa basi


eitss kamu ini yah, bukan soal itu,kalau soal itu nanti kita bahas di rumah ,sekarang papa mau kasih kamu proyek baru,ini dia dokumennya dan kamu tuntaskan proyek itu" papa langsung memberikan putra sebuah dokumen yang berisikan proyek barunya putra dan papa pun langsung keluar ruangan


pah ini proyek apa?," tanya putra setengah berteriak karena papa sudah keluar dan tidak menjawab pertanyaan putra


putra pun membuka dokumen itu dan ternyata isinya perencanaan pembuatan mall yang belum selesai pada tahun sebelumnya karena terkendala sesuatu hal


ini mah bukan proyek baru pah, proyek belum selesai,ini harus di revisi lagi,huuhh,"ucap putra sambil memijat keningnya


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


setelah bersih² dan siap untuk melaksanakan solat magrib berjamaah setelah selesai lofa tidak lupa untuk membaca al quran sambil menunggu waktu isya dan solat berjamaah kembali setelah selesai lofa dan umi langsung menyediakan makan malam


mereka


lofa duduk di ruangan keluarga untuk sekedar nonton tv sedangkan umi sudah masuk kamar dan di sana hanya ada abi,abi pun menghampiri lofa yang sedang duduk di sofa


nak bagai mana apa kamu mau sama anaknya baharudin?," tanya abi yang langsung membuat lofa kaget


abi, sebelumnya lofa minta maaf, tapi apa boleh lofa minta waktu lagi untuk memikirkannya?," ucap lofa sambil menunduk

__ADS_1


boleh nak asalkan jangan terlalu lama, karena abi sama pihak baharudin juga perlu kepastian," ucap abi lembut sambil mengelus tangan lofa


iya abi,"jawab lofa lesu


*kediaman baharudin


kalau kamu tidak mau d jodohkan sekarang kamu telpon dia dan kamu ajak nikah dia,"suruh papa kesal


ok putra telpon sekarang,"


tut tutt


tuutt tutt


sely, sely,sely,, angkatt kamu kemana sihh,, siaall kamana diaa,,,," gerutu putra mengepal tangannya kesal karena telponnya tak kunjung di angkat


gimana put apa dia mau?.," tanya papa penuh selidik


pah tolong kasih putra waktu ya buat nentuin semuanya,"ucap putra memohon


baiklah papa kasih kamu waktu satu minggu kalau ttep tidak ada jawaban maka kamu turuti saja perjodohan itu," tegas papa


iya pah," jawab pah


tak lama kemudian putra mengambil ponselnya dan menelpon seseorang


lakukan secepatnya!," perintah putra pada seseorang di ujung telpon


putra pun memutuskan untuk pergi ke kamar dengan perasaan yang campur aduk


umi lofa berangkat keluar sebentar ya umi," ucap lofa sambil mencium tangan umi


iya hati² ya sayang," kata umi


assalamualaikum umi," lofa


waalaikumsalam," umi


lofa pun masuk mobil dan langsung menuju kantor putra, sesampainya di sana tepatnya di loby kantor ia bertemu dengan jefri asistennya putra yang ternyata ia sudah menunggunya


maaf apa anda nona lofa?," tanya jefri


eh iya saya lofa," jawab lofa sedikit terkejut


mari anda sudah di tunggu oleh tuan putra," ucap jefri sambil mempersilahkan lofa


tok.


tok


masuk," ucap putra


maaf tuan nona lofa sudah sampai," kata jefri


suruh dia masuk," ucap putra yang masih sibuk dengan laptopnya.

__ADS_1


assaalmualaikum tuan," ucap lofa sambil menunduk


waalaikumsalam silahkan duduk," jawab putra tanpa melihat lofa dan masih fokus dengn layar laptopnya


baik tuan," ucap lofa


putra pun menoleh ke depan dan tersenyum di lihatnya lofa yang tampak gusar dan sepertinya kebingungan harus apa, lofa sesekali meremas tangannya sambil tertunduk gugup karena pertama kali ia dalam satu ruangan dengan pria yang bukan mahram nya


tuan," ucap lofa memecah keheningan di antara keduanya


hmmm,"jawab putra dengan deheman


maaf boleh saya minta ponsel saya ,?," tanya lofa gugup


boleh," jawab putra sambil mengambil ponsel dari dalam laci dan menyimpannya di atas meja, lofa pun langsung mengambilnya karena ia tak ingin lama² disitu


terima kasih tuan, ternyata anda bertanggung jawab meski,,, ," ucapan lofa tergantung karena dia kaget melihat wajah putra yang melihatnya tanpa ekspresi


dan sorot matanya yang tajam yang sontak langsung membuat lofa tertunduk malu bercampur takut


astagfirullah ini mulut gak bisa di kontrol banget sih, sepetinya dia marah,"ucapnya dalam hati


sama sama," ujar putra


kalau gitu saya minta undur diri dulu tuan,terima kasih sudah memperbaiki ponsel saya,assalamualaikum," ucap lofa


iya,waalaikumsalam," putra


lofa pun langsung pamit dan pergi dari kantor putra yang tentunya dengan hati yang senang karena ponselnya sudah bagus lagi,tapi sebenarnya ia masihh merasa gugup karena harus berduaan dengan pria di satu ruangan


huuffzz,, alhamdulilah akhirnya bisa keluar juga," ujarnya sambil menghela nafas lega


sedangkan di dalam kantor putra pun tidak jauh berbeda dengan apa yang di rasakan lofa,putra merasakan ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya setiap melihat lofa jantungnya berdegup kencang tidak karuan meski putra tidak bisa melihat wajahnya hanya melihat matanya saja


kenapa aku jadi deg degan setiap melihat dia


matanya yang bulat indah bulu mata yang lentik membawa kesan paras yang sepertinya cantik," ucap putra sambil melamun, buset kenapa sih malah mikirin gadis bercadar itu," putra pun tersadar akan lamunan nya


sementara itu lofa baru saja sampai kerumahnya


assalamualaikum," ucap lofa


waalaikumsalam," jawab kak zarul yang rupanya sedang ada di rumah


kakak kapan kesin mana umii," tanya lofa langsung menyaalaminya


iya,umi tadi pergi sama mba naura ,kakak kesini mau kasih tau kalau besok lusa insyaallah iyan mau disunat kamu kesana ya faa" jawab zarul


alhamdulilah iyan mau di sunat toh, iya insyaallah lofa kesana, lofa jga kangen banget sama iyan


iya kamu kali² kesana dong faa main biar iyan ada temennya," zarul


iya kak,lofa keatas dulu ya kak mau bersih² udah lengket nih," lofa


dia pun bergegas keatas menuju kamarnya dan kekamar mandi setelah selesai mandi lofa memutuskan untuk membaca al quran sambil menunggu waktu ashar

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2