
iya baik tuan," jawab lofa dengan seseorang di ujung telpon
siapa dek," tanya kak naura
itu waktu di mini market aku secara tidak sengaja ditabrak seseorang dengan trolinya sampe² ponsel lofa jatuh dan retak gak bisa nyala jadi la bawa ponsel lofa dan lofa mau k kantor nya buat ngambil ponsel lofa,katanya udah beres,"jawab lofa
oh gitu ," ucap naura
iya, rencananya besok mau kesana mau ambil ponsel lofa ka," ujar lofa sambil berlalu ke dapur
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
jep apa kau sudah memberi tahunya?," tanya putra
sudah tuan," jawab jefri
dia akan ke kantor besok tuan," sambung jefri
hemmm," ucap putra singkat
baik tuan saya keluar dulu," ucap jefri
iya," putra
kenapa aku begitu penasaran dengan dia ya, kenapa waktu aku melihat matanya seperti sudah mengenalnya tapi siapa?," gumam putra memegang ponselnya lofa sambil sedikit tersenyum²
putra,"ucap papa membuyarkan lamunan putra
papa sejak kapan papa disini?,"tanya putra kaget
sejak kamu senyum² sendiri," jawab papa
putra pun menggaruk kepalanya yang tak gatal
kalau papa mau bicara soal perjodohan itu maaf pah putra sedang tidak ada mood, putra sibuk," ucap putra langsung tanpa basa basi
eitss kamu ini yah, bukan soal itu,kalau soal itu nanti kita bahas di rumah ,sekarang papa mau kasih kamu proyek baru,ini dia dokumennya dan kamu tuntaskan proyek itu" papa langsung memberikan putra sebuah dokumen yang berisikan proyek barunya putra dan papa pun langsung keluar ruangan
pah ini proyek apa?," tanya putra setengah berteriak karena papa sudah keluar dan tidak menjawab pertanyaan putra
putra pun membuka dokumen itu dan ternyata isinya perencanaan pembuatan mall yang belum selesai pada tahun sebelumnya karena terkendala sesuatu hal
ini mah bukan proyek baru pah, proyek belum selesai,ini harus di revisi lagi,huuhh,"ucap putra sambil memijat keningnya
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
setelah bersih² dan siap untuk melaksanakan solat magrib berjamaah setelah selesai lofa tidak lupa untuk membaca al quran sambil menunggu waktu isya dan solat berjamaah kembali setelah selesai lofa dan umi langsung menyediakan makan malam
mereka
lofa duduk di ruangan keluarga untuk sekedar nonton tv sedangkan umi sudah masuk kamar dan di sana hanya ada abi,abi pun menghampiri lofa yang sedang duduk di sofa
nak bagai mana apa kamu mau sama anaknya baharudin?," tanya abi yang langsung membuat lofa kaget
abi, sebelumnya lofa minta maaf, tapi apa boleh lofa minta waktu lagi untuk memikirkannya?," ucap lofa sambil menunduk
__ADS_1
boleh nak asalkan jangan terlalu lama, karena abi sama pihak baharudin juga perlu kepastian," ucap abi lembut sambil mengelus tangan lofa
iya abi,"jawab lofa lesu
*kediaman baharudin
kalau kamu tidak mau d jodohkan sekarang kamu telpon dia dan kamu ajak nikah dia,"suruh papa kesal
ok putra telpon sekarang,"
tut tutt
tuutt tutt
sely, sely,sely,, angkatt kamu kemana sihh,, siaall kamana diaa,,,," gerutu putra mengepal tangannya kesal karena telponnya tak kunjung di angkat
gimana put apa dia mau?.," tanya papa penuh selidik
pah tolong kasih putra waktu ya buat nentuin semuanya,"ucap putra memohon
baiklah papa kasih kamu waktu satu minggu kalau ttep tidak ada jawaban maka kamu turuti saja perjodohan itu," tegas papa
iya pah," jawab pah
tak lama kemudian putra mengambil ponselnya dan menelpon seseorang
lakukan secepatnya!," perintah putra pada seseorang di ujung telpon
putra pun memutuskan untuk pergi ke kamar dengan perasaan yang campur aduk
umi lofa berangkat keluar sebentar ya umi," ucap lofa sambil mencium tangan umi
iya hati² ya sayang," kata umi
assalamualaikum umi," lofa
waalaikumsalam," umi
lofa pun masuk mobil dan langsung menuju kantor putra, sesampainya di sana tepatnya di loby kantor ia bertemu dengan jefri asistennya putra yang ternyata ia sudah menunggunya
maaf apa anda nona lofa?," tanya jefri
eh iya saya lofa," jawab lofa sedikit terkejut
mari anda sudah di tunggu oleh tuan putra," ucap jefri sambil mempersilahkan lofa
tok.
tok
masuk," ucap putra
maaf tuan nona lofa sudah sampai," kata jefri
suruh dia masuk," ucap putra yang masih sibuk dengan laptopnya.
__ADS_1
assaalmualaikum tuan," ucap lofa sambil menunduk
waalaikumsalam silahkan duduk," jawab putra tanpa melihat lofa dan masih fokus dengn layar laptopnya
baik tuan," ucap lofa
putra pun menoleh ke depan dan tersenyum di lihatnya lofa yang tampak gusar dan sepertinya kebingungan harus apa, lofa sesekali meremas tangannya sambil tertunduk gugup karena pertama kali ia dalam satu ruangan dengan pria yang bukan mahram nya
tuan," ucap lofa memecah keheningan di antara keduanya
hmmm,"jawab putra dengan deheman
maaf boleh saya minta ponsel saya ,?," tanya lofa gugup
boleh," jawab putra sambil mengambil ponsel dari dalam laci dan menyimpannya di atas meja, lofa pun langsung mengambilnya karena ia tak ingin lama² disitu
terima kasih tuan, ternyata anda bertanggung jawab meski,,, ," ucapan lofa tergantung karena dia kaget melihat wajah putra yang melihatnya tanpa ekspresi
dan sorot matanya yang tajam yang sontak langsung membuat lofa tertunduk malu bercampur takut
astagfirullah ini mulut gak bisa di kontrol banget sih, sepetinya dia marah,"ucapnya dalam hati
sama sama," ujar putra
kalau gitu saya minta undur diri dulu tuan,terima kasih sudah memperbaiki ponsel saya,assalamualaikum," ucap lofa
iya,waalaikumsalam," putra
lofa pun langsung pamit dan pergi dari kantor putra yang tentunya dengan hati yang senang karena ponselnya sudah bagus lagi,tapi sebenarnya ia masihh merasa gugup karena harus berduaan dengan pria di satu ruangan
huuffzz,, alhamdulilah akhirnya bisa keluar juga," ujarnya sambil menghela nafas lega
sedangkan di dalam kantor putra pun tidak jauh berbeda dengan apa yang di rasakan lofa,putra merasakan ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya setiap melihat lofa jantungnya berdegup kencang tidak karuan meski putra tidak bisa melihat wajahnya hanya melihat matanya saja
kenapa aku jadi deg degan setiap melihat dia
matanya yang bulat indah bulu mata yang lentik membawa kesan paras yang sepertinya cantik," ucap putra sambil melamun, buset kenapa sih malah mikirin gadis bercadar itu," putra pun tersadar akan lamunan nya
sementara itu lofa baru saja sampai kerumahnya
assalamualaikum," ucap lofa
waalaikumsalam," jawab kak zarul yang rupanya sedang ada di rumah
kakak kapan kesin mana umii," tanya lofa langsung menyaalaminya
iya,umi tadi pergi sama mba naura ,kakak kesini mau kasih tau kalau besok lusa insyaallah iyan mau disunat kamu kesana ya faa" jawab zarul
alhamdulilah iyan mau di sunat toh, iya insyaallah lofa kesana, lofa jga kangen banget sama iyan
iya kamu kali² kesana dong faa main biar iyan ada temennya," zarul
iya kak,lofa keatas dulu ya kak mau bersih² udah lengket nih," lofa
dia pun bergegas keatas menuju kamarnya dan kekamar mandi setelah selesai mandi lofa memutuskan untuk membaca al quran sambil menunggu waktu ashar
__ADS_1
BERSAMBUNG...