Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 9 permintaan mama


__ADS_3

setelah 20 menit lofa pun sampai di rumahnya


assalamualaikum umi,"ucap lofa


waalaikumslam eh udah pulang toh, bagaimana hari pertama masuk kerja, lancar?," tanya umi


alhamdulilah lancar umi, cuma agak. sedikit pegel nih maklum hari pertama kerja," jawab lofa


umi lofa ke atas dulu ya mau mandi dulu," ucap lofa


iya,";jwab umi sambil pergi ke dapur


lofa pun pergi ke atas dan bersih² karena lofa tadi belum sempat solat ashar lofa buru² untuk solat sebelum waktunya habis setelah selesai lofa pun pergi kebawah dan langsung menuju dapur dia menghampiri umi yang tengah masak


masak apa umi ku sayang?," tanya lofa dengan nada manjanya sambil gelendotan di punggung uminya


umi masak cumi asam pedas syang,kamu tuh ya udah besar panjang gini manjanya minta ampun," jawab umi gemas mencuil pipi lofa


biarin ah lofa kan anak manja umi hee," jawab lofa cengengesan


kalau lofa mau bantu umi tolong lofa cuci dulu cumi nya ya," ucap umi


baik bos," lofa


disaat keduanya tengah sibuk memasak mereka kaget melihat kedatangan abi yang tiba² muncul di dapur


astagfirullah abi terkejut loh umi," ucap umi seraya mengelus dadanya


iya ih lofa juga sama loh," sambung lofa menimpali perkataan ibunya


iya maafin abi,lagian sih umi sama lofa kalau udah masak pasti lupa sama yang lain,dari tadi abi manggilin umi sama lofa ga ada yang nyaut," ujar abi


oalah maaf ya bi kita berdua gak dengar,"ucap umi


ya sudah lanjutin masak nya abi mau ke kamar dulu, oh iya nak nanti abi mau bicara ya sama kamu," ujar abi sambil pergi meninggalkan dapur lofa hanya mengangguk pada abinya dan kembali memasak


setelah masak selesai dan sebentar lagi magrib lofa bersih² dulu karena dia tdi habis masak,setelah mandi lofa lalu turun ke bawah untuk melaksanakan solat magrib berjamaah

__ADS_1


mereka pun melaksanakan solat magrib berjamaah setelah itu mereka langsung beranjak ke meja makan karena sepertinya abi sudah lapar dari tadi mereka pun makan bersama


lofa yang terlebih dahulu selesai makan ia langsung pergi ke ruangan keluarga untuk sekedar nonton tv di susul oleh abi dan umi yang bersamaan datang dan langsung dduk di sofa umi yang duduk di sebelah lofa langsung mengelus punggung tangan lofa seraya tersenyum padanya


umi kenapa ko aneh banget sih?,"tanya lofa heran akan sikap uminya


engga hehehe itu abi mau bicara ," jawab umi malah memberi kode abi untuk bicara


emmh begini nak tadi sahabat abi baharudin nelpon kalau dia mau perjodohan kamu dengan anaknya tetap di lanjut malahan besok lusa dia mau kesini dan langsung melamar mu bagaimana nak?," ucap abi tanpa basa basi yang sontak membuat lofa kaget,lofa hanya terdiam dan menunduk tak terasa kini menitikan air mata


nak bagaimana kamu setuju kan?," tanya umi sebari mengelus punggung lofa


kalau ini memang keputusan yang terbaik buat lofa,apa salahnya lofa menerima lamaran itu, lofa belum bisa memebahagiakan umi dengan abi,mungkin dengan cara lofa menerima perjodohan itu bisa membuat abi dan umi bahagia, dan insyaallah lofa mau menerima lamaran itu," ujar lofa lirih dan langsung memeluk umi


alhamdulilah nak umi bahagia sekali mendengarnya sayang," ucap umi sambil mempererat pelukannya


alhamdulilah jadi abi tinggal memberi tahu keluarga baharudin nanti ya, terima kasih nak sudah mau abi jodohkan abi harap kamu tidak akan kecewa sama abi," ucap abi sambil mengelus lembut kepala lofa


tidak abi, insyaallah lofa tidak kecewa kok,"lofa


alhamdulilah kalau begitu abi akan kasih tau kabar gembira ini," ujar abi


iya alhamdulilah bahar karena sebentar lagi kita besanan ya," ujar abi senang


abi dan ayahnya putra masih berlanjut berbincang via telpon


baiklah lusa kami akan datang kesana,"ucap papa nya putra


baik kami tunggu,"jawab abi


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


sementara itu putra ya masih bingung dengan keputusannya tadi pagi sudah tidak dapat berkutik lagi pasalnya ayah bahar sudah memberi tahu kalau pihak dari lofa setuju mau tak mau putra harus mengahadap itu semua, dalam pikirannya masih memikirkan sely yang belum bisa ia hubungi namun ia juga masih penasaran dengan lofa adik dari temannya yaitu zarul, yang tanpa putra ketahui jika yang akan ia lamar itu adalah lofa


sshhiitt,, kenapa pikiranku semrawut kaya gini,kenapa tadi pagi aku langsung bilang setuju ke papa yah?," gumam putra bingung sendiri


sely kamu dimana sayang aku rindu sama kamu,aku cinta sama kamu,sely asal kamu tau sekarang aku sudah mengambil keputusan yang muktamat yang gak bisa aku tarik kembali sel, lusa nanti aku akan melamar orang lain bukan kamu,maafkan aku sel," gerutu putra sambil mengusap wajahnya kasar

__ADS_1


disaat putra tengah gusar akan keputusannya sendiri terdengar pintu di ketuk


tok


tok


masuk," putra


eh mama ada apa mam?," ucap putra yang langsung beranajak dari meja kerjanya


gak apa² cuma mau ngajak makan malam ko ," jawab mama sambil duduk di sisi ranjang


sayang sini dulu sebentar,mama mau bicara sama kamu ," ucap mama sambil menepuk tepi ranjang agar putra duduk disitu


putra pun menghampiri mamanya dan duduk di sebelahnya


sayang apa kamu merasa terpaksa dengan perjodohan itu?," tanya mama


engga kok mah kan putra yang tadi pagi menyetujuinya," jawab putra dengan wajah semrawutnya


alhamdulilah kalau kamu tidak terpaksa,tapi kenapa mama melihat lain di raut wajahmu," ujar mama yang mengerti akan keadaan putra


maksud mama?," tanya putra tidak mengerti akan ucapan mamanya


mama tau kamu menerima perjodohan itu karena kamu tidak bisa melawan papa kan?,"ucap mama yang sontak membuat putra tertunduk


iya mam," ucap putra lirih


nak maafin mama sayang karena mama tidak bisa berbuat apa²tapi yang harus kamu ketahui papa cuma ingin putra kesayangan nya menikah dan papa cuma ingin yang ter baik bagi kamu


nak nanti kalau kamu sudah menikah ,mama cuma minta sama kamu jangan sia²kan istri kamu ya sayang sayangi dia cintai dia layani dia dengan sepenuh hati jangan karena kamu kami jodohkan sehingga kamu melampiaskan nya pada istrimu mama gak ingin semua itu terjadi," ucap mama lirih yang membuat hati putra sedikit merasa tak enak hati dengan mamanya putra pun mengangguk pelan sambil menyeka air mata mamanya


mama jangan khawatir putra akan melakukan yang terbaik buat mama dan papa dan gak akan membuat mama dan papa kecewa dan insya allah akan memperlakukan istri putra dengan baik" putra


alhamdulilah makasih ya nak," ucap mama


iya mam sama sama," jawab putra

__ADS_1


sudah yu kita turun papa sama indah pasti udah nunggu kita ," mama


mama dan putra turun kebawah untuk makan malam bersama dan benar saja di meja makan indah sama papa sudah menunggu mereka berdua


__ADS_2