
hari iyan di sunat pun tiba keluarga lofa semua sudah berkumpul dan keluarga kak anis pun sudah mulai berdatangan
semua tanpak sibuk mengerjakan tugasnya masing², lofa langsung pergi ke dapur melihat ibu² yang sedang masak di sana lofa pun pergi berniat untuk membantu mengupas dan memotong kentang,lofa bercengkrama dengan ibu² dengan canda tawanya karena lofa sifatnya humble dan gampang beradaptasi jadi gak heran kalau dia langsung akrab apalagi sama ibu² hheee,.ibu² juga senang dengannya
merasa semua udah beres badan pun udah agak lengket lofa pun beranjak pergi dari dapur untuk mandi
kak anis lofa mau ikut ke kamar mandi yah mau mandi hehee," ucap lofa
iya dek itu di sana aja kamarnya kosong ko ," kata anis sambil menunjuk kamar yang di sebelah kamar anis
lofa pun pergi ke kamar dan mandi setelah selesai ia pun keluar lagi untuk melihat keadaan iyan yang baru saja di sunat dan di sana iya ternyata sedang ada di pangkuan kak zarul
eh anak ganteng udah bersih ya sekarang makin cakep sekarang ya kalau udah d sunat," ucap lofa sebari mencuil pipinya iyan yang embul
iyan menoleh ke lofa sambil tersenyum tangannya pun menadah ke lofa
apa ini minta hadiah ya dari onty ?,"kata lofa senyum gemas
iya dong iyan kan habis sunat mestilah dapat hadiah," ucap kak zarul mewakili iyan sambil menadahkan tangan mungilnya iyan
uuuhh gemesnyaa,". lofa langsung ambil sesuatu dari dalam tas nya yaitu hadiah buat iyan
iyan pun nampak senang karena dapat hadia dari lofa zarul pun ikut senang melihat keakraban anak dan adiknya itu
bilang apa makasih aunty faa," ucap zarul kepada iyan dan iyan pun memeluk lofa
maacih ty faa," ucap iyan
sama² iyan mbull," jawab lofa
assalamualaikum," ucap seseorang yang baru saja datang yang dimana suara itu lofa merasa mengenalnya,dan lofa pun langsung membalikan badannya karena saat itu dia membelakangi nya
waalaikumsalam," ucap zarul dan lofa besamaan
deg
deg
jantung lofa seperti lari maraton berdegup kencang, iya pun langsung menunduk setelah melihat karena yang datang ternyata putra
loh kok ada tuan putra sih disini ngapain ya dia?," gumam lofa penuh tanya
__ADS_1
kamu disini?," tanya putra heran yang sontak membuat lofa sadar dari lamunan
eh tuan putra, iya saya disini saya permisi tuan," jawab lofa
zarul pun tersenyum dan langsung bersalaman dengan sahabat nya itu,sedangkan lofa langsung pergi meninggalkan mereka
lo kenal sama lofa bro? tanya zarul penuh selidik
kenal sih engga cuma gue waktu itu secara tidak sengaja ketemu dia di minimarket dan sempat nabrak dia ," jawab putra sambil memperhatikan lofa yang mulai menghilang di balik pintu
emang lofa siapa lu bro ko dia ada disini?," tanya putra heran
lah lo ga tau dia tuh adek bungsu gue put masa lo lupa sihh,"jawab zarul tersenyum penuh makna
beneran dia adik lo??," putra seakan tak percaya akan penjelasan zarul tadi
iya," jawab zarul
kalau lofa adiknya zarul berarti dia yang sering gue ganggu dong waktu zaman sd dulu dan secara tidak langsung gue juga yang suka dari dulu akan sorot matanya itu pantesan gue seakan kenal sama tatapan itu," gumam putra yang sudah merasa ingat sesuatu
woyy bengong aja lu kenapa suka ya sama adek gue, " ucap zarul yang menepuk pundak putra dan membuyarkan lamunan putra
eh elu ngagetin aja ah," ucap putra
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
sementra itu lofa langsung masuk kedalam kamar dengan perasaan yang masih tidak karuan
tunggu dulu kalau kak zarul kenal dengan tuan putra itu berarti,,,,apa tuan putra yang pernah jahil waktu aku sd ya,,, " pikir lofa menerka nerka
kalau sampe itu bener dia aduh malunya aku," ucap lofa sambil mengusap wajahnya
tok
tok
terdengar ada yang mengetuk pintu
adek lagi apa ayo turun acara udah mau di mulai nih," kata ka zarul
iya kak," jawab lofa
__ADS_1
lofa pun bergegas memakai niqob nya dan langsung turun kebawah dan benar saja orang² sudah mulai berdatangan lofa duduk ditengah antara abi dan umi tak jauh dari situ ada sepasang mata yang tak luput memandang lofa yaitu putra yang duduk di sebelah zarul, lofa pun yang sadar bahwa dia tengah di perhatikan seseorang hanya bisa menunduk tersipu malu wajahnya memerah karena malu,zarul melihat kearah lofa dan putra secara bergantian dia yang sedari tadi memperhatikan temannya itu tampak mengulum senyumnya akan tingkah teman dan adiknya itu , tak lama kemudian acara pun dimulai di awali dengan sambutan tuan hajat yaitu kak zarul dan kak anis tak lupa juga abi menyampaikan sambutannya pula di lanjutkan dengan ceramah pak ustad dst..
acarapun berlangsung secara khidmat setelah selesai di lanjutkan dengan acara makan²
disaat semua tengah enak menikmati hidangan lofa pergi dari tempat makan nya menuju belakang sambil membawa makanan di piringnya dan ia pun memilih makan di meja makan karena lofa berpikir lebih leluasa untuk makan di meja mumpung sepi pikirnya,
deg
deg
putra kaget saat dia keluar kamar mandi ada sorang wanita di hadapan nya tengah asik makan dan membuka niqobnya tapi lofa tidak membuka niqobnya melainkan iya menariknya keatas
jantung putra seakan berhenti seketika melihat makhluk ciptaan allah yang begitu cantik putra terpana akan kecantikan lofa meski putra melihatnya dari samping namun begitu memikat hati putra
masya allah sungguh indahnya ciptaanmu," gumam putra sambil mengelus dadanya pelan dengan matanya yang tidak berkedip
lofa langsung menarik kembali niqobnya saat dia menyadari kalau ada seseorang di sampingnya
ukhukk
ukhukk
lofa langsuk tersedak karena ia kaget tiba² ada putra yang tengah termenung melihatnya
tuaan sejak kapan anda ada disitu ," tanya lofa yang langsung berdiri
emmh ba baru saja ko," jawab putra sedikit terbata karena gugup
maaf saya kedepan dulu,," putra
putra pun langsung pergi ke depan karena ia tau kalau lofa juga gugup dan kaget sama sepertinya
dia pun langsung duduk kembali di dekat zarul putra menundukan kepalanya dia masih teringat kejadian tadi
sial kenapa kejadian tadi masih terngiang ngiang sih,,aarrrgghh,"'upatnya dalam hati geram karena bayang byang wajah lofa masih menghantui pikirannya
acara pun selesai sekarang jam menunjukan jam 9 orang² sudah mulai pulang tapi tidak dengan putra dia masih asik berbincang bincang dengan abi dan kedua kakak lofa ternyata zarul dan zaqif berteman dengan putra sejak kecil karena dulu memang rumah abi dan papahnya putra tetanggaan, papa dan abi sahabatan bahkan usaha pun mereka kelola bersama hingga seperti sekarang, papa putra tidak hadir di tengah² mereka sekarang di karenakan beliau sedang keluar negara bersama mamanya karena urusan bisnis
sementara itu naura dan anis tengah sibuk membantu umi membereskan sisa² acara tadi dan lofa tengah asik memotong buah dan menyiapkan sedikit cemilan untuk di bawa kedepan setelah siap ia pun membawanya kedepan
lagi lagi putra hanya bengong melihat kedatangan lofa yang membawa makanan dia menatap lofa dari atas hingga bawah dan langsung tertunduk
__ADS_1
astagfirullah kenapa sih aku ini apa ini nama jatuh cinta ya," gerutunya bingung sendiri
BERSAMBUNG,,