Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 7 khitan


__ADS_3

hari iyan di sunat pun tiba keluarga lofa semua sudah berkumpul dan keluarga kak anis pun sudah mulai berdatangan


semua tanpak sibuk mengerjakan tugasnya masing², lofa langsung pergi ke dapur melihat ibu² yang sedang masak di sana lofa pun pergi berniat untuk membantu mengupas dan memotong kentang,lofa bercengkrama dengan ibu² dengan canda tawanya karena lofa sifatnya humble dan gampang beradaptasi jadi gak heran kalau dia langsung akrab apalagi sama ibu² hheee,.ibu² juga senang dengannya


merasa semua udah beres badan pun udah agak lengket lofa pun beranjak pergi dari dapur untuk mandi


kak anis lofa mau ikut ke kamar mandi yah mau mandi hehee," ucap lofa


iya dek itu di sana aja kamarnya kosong ko ," kata anis sambil menunjuk kamar yang di sebelah kamar anis


lofa pun pergi ke kamar dan mandi setelah selesai ia pun keluar lagi untuk melihat keadaan iyan yang baru saja di sunat dan di sana iya ternyata sedang ada di pangkuan kak zarul


eh anak ganteng udah bersih ya sekarang makin cakep sekarang ya kalau udah d sunat," ucap lofa sebari mencuil pipinya iyan yang embul


iyan menoleh ke lofa sambil tersenyum tangannya pun menadah ke lofa


apa ini minta hadiah ya dari onty ?,"kata lofa senyum gemas


iya dong iyan kan habis sunat mestilah dapat hadiah," ucap kak zarul mewakili iyan sambil menadahkan tangan mungilnya iyan


uuuhh gemesnyaa,". lofa langsung ambil sesuatu dari dalam tas nya yaitu hadiah buat iyan


iyan pun nampak senang karena dapat hadia dari lofa zarul pun ikut senang melihat keakraban anak dan adiknya itu


bilang apa makasih aunty faa," ucap zarul kepada iyan dan iyan pun memeluk lofa


maacih ty faa," ucap iyan


sama² iyan mbull," jawab lofa


assalamualaikum," ucap seseorang yang baru saja datang yang dimana suara itu lofa merasa mengenalnya,dan lofa pun langsung membalikan badannya karena saat itu dia membelakangi nya


waalaikumsalam," ucap zarul dan lofa besamaan


deg


deg


jantung lofa seperti lari maraton berdegup kencang, iya pun langsung menunduk setelah melihat karena yang datang ternyata putra


loh kok ada tuan putra sih disini ngapain ya dia?," gumam lofa penuh tanya

__ADS_1


kamu disini?," tanya putra heran yang sontak membuat lofa sadar dari lamunan


eh tuan putra, iya saya disini saya permisi tuan," jawab lofa


zarul pun tersenyum dan langsung bersalaman dengan sahabat nya itu,sedangkan lofa langsung pergi meninggalkan mereka


lo kenal sama lofa bro? tanya zarul penuh selidik


kenal sih engga cuma gue waktu itu secara tidak sengaja ketemu dia di minimarket dan sempat nabrak dia ," jawab putra sambil memperhatikan lofa yang mulai menghilang di balik pintu


emang lofa siapa lu bro ko dia ada disini?," tanya putra heran


lah lo ga tau dia tuh adek bungsu gue put masa lo lupa sihh,"jawab zarul tersenyum penuh makna


beneran dia adik lo??," putra seakan tak percaya akan penjelasan zarul tadi


iya," jawab zarul


kalau lofa adiknya zarul berarti dia yang sering gue ganggu dong waktu zaman sd dulu dan secara tidak langsung gue juga yang suka dari dulu akan sorot matanya itu pantesan gue seakan kenal sama tatapan itu," gumam putra yang sudah merasa ingat sesuatu


woyy bengong aja lu kenapa suka ya sama adek gue, " ucap zarul yang menepuk pundak putra dan membuyarkan lamunan putra


eh elu ngagetin aja ah," ucap putra


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


sementra itu lofa langsung masuk kedalam kamar dengan perasaan yang masih tidak karuan


tunggu dulu kalau kak zarul kenal dengan tuan putra itu berarti,,,,apa tuan putra yang pernah jahil waktu aku sd ya,,, " pikir lofa menerka nerka


kalau sampe itu bener dia aduh malunya aku," ucap lofa sambil mengusap wajahnya


tok


tok


terdengar ada yang mengetuk pintu


adek lagi apa ayo turun acara udah mau di mulai nih," kata ka zarul


iya kak," jawab lofa

__ADS_1


lofa pun bergegas memakai niqob nya dan langsung turun kebawah dan benar saja orang² sudah mulai berdatangan lofa duduk ditengah antara abi dan umi tak jauh dari situ ada sepasang mata yang tak luput memandang lofa yaitu putra yang duduk di sebelah zarul, lofa pun yang sadar bahwa dia tengah di perhatikan seseorang hanya bisa menunduk tersipu malu wajahnya memerah karena malu,zarul melihat kearah lofa dan putra secara bergantian dia yang sedari tadi memperhatikan temannya itu tampak mengulum senyumnya akan tingkah teman dan adiknya itu , tak lama kemudian acara pun dimulai di awali dengan sambutan tuan hajat yaitu kak zarul dan kak anis tak lupa juga abi menyampaikan sambutannya pula di lanjutkan dengan ceramah pak ustad dst..


acarapun berlangsung secara khidmat setelah selesai di lanjutkan dengan acara makan²


disaat semua tengah enak menikmati hidangan lofa pergi dari tempat makan nya menuju belakang sambil membawa makanan di piringnya dan ia pun memilih makan di meja makan karena lofa berpikir lebih leluasa untuk makan di meja mumpung sepi pikirnya,


deg


deg


putra kaget saat dia keluar kamar mandi ada sorang wanita di hadapan nya tengah asik makan dan membuka niqobnya tapi lofa tidak membuka niqobnya melainkan iya menariknya keatas


jantung putra seakan berhenti seketika melihat makhluk ciptaan allah yang begitu cantik putra terpana akan kecantikan lofa meski putra melihatnya dari samping namun begitu memikat hati putra


masya allah sungguh indahnya ciptaanmu," gumam putra sambil mengelus dadanya pelan dengan matanya yang tidak berkedip


lofa langsung menarik kembali niqobnya saat dia menyadari kalau ada seseorang di sampingnya


ukhukk


ukhukk


lofa langsuk tersedak karena ia kaget tiba² ada putra yang tengah termenung melihatnya


tuaan sejak kapan anda ada disitu ," tanya lofa yang langsung berdiri


emmh ba baru saja ko," jawab putra sedikit terbata karena gugup


maaf saya kedepan dulu,," putra


putra pun langsung pergi ke depan karena ia tau kalau lofa juga gugup dan kaget sama sepertinya


dia pun langsung duduk kembali di dekat zarul putra menundukan kepalanya dia masih teringat kejadian tadi


sial kenapa kejadian tadi masih terngiang ngiang sih,,aarrrgghh,"'upatnya dalam hati geram karena bayang byang wajah lofa masih menghantui pikirannya


acara pun selesai sekarang jam menunjukan jam 9 orang² sudah mulai pulang tapi tidak dengan putra dia masih asik berbincang bincang dengan abi dan kedua kakak lofa ternyata zarul dan zaqif berteman dengan putra sejak kecil karena dulu memang rumah abi dan papahnya putra tetanggaan, papa dan abi sahabatan bahkan usaha pun mereka kelola bersama hingga seperti sekarang, papa putra tidak hadir di tengah² mereka sekarang di karenakan beliau sedang keluar negara bersama mamanya karena urusan bisnis


sementara itu naura dan anis tengah sibuk membantu umi membereskan sisa² acara tadi dan lofa tengah asik memotong buah dan menyiapkan sedikit cemilan untuk di bawa kedepan setelah siap ia pun membawanya kedepan


lagi lagi putra hanya bengong melihat kedatangan lofa yang membawa makanan dia menatap lofa dari atas hingga bawah dan langsung tertunduk

__ADS_1


astagfirullah kenapa sih aku ini apa ini nama jatuh cinta ya," gerutunya bingung sendiri


BERSAMBUNG,,


__ADS_2