Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 38


__ADS_3

hari sudah sore waktunya pulang putra langsung menuju kantor istrinya yaitu al fath and co dimana lofa masih bekerja di kantor abinya yang bergerak di bidang arsitektur


sesampainya disana ternyata lofa masih di dalam tanpa berpikir panjang putra keluar dan pergi masuk kedalam kantor istrinya yang tak lain adalah kantor milik mertuanya para staf disana sebagian masih tertegun pasalnya putra pertama kali masuk kantor itu ia menghampiri resepsionis dan bertanya ruangan istrinya


"mbak permisi ruangan bu lofa dimana ya?, " tanya putra pada sang resepsionis


"oh ruangan bu lofa ada di lantai 5 tuan," jawab resepsionis


putra mengangguk dan meninggalkan tempat resepsionis dan menju lantai 5 sesampainya di sana putra bertanya lagi pada seorang perempuan dan ternyata itu novi sekertaris lofa


"maaf ruangan bu lofa dimana ya?, " tanya putra pada perempuan itu sontak ia terkejut karena posisinya ia membelakangi putra


"eh iya, apa anda sudah buat janji dengan beliau?, " tanya novi lembut tadinya dia ingin marah karena kaget namun ketika melihat cowo setampan putra mana tahan


"saya suaminya, " jawab putra datar setelah mendengar jawaban putra,novi terkejut karena baru saja ia mengagumi ternyata suami bos nya sendiri


"ternyata ini suami bu lofa ganteng banget weh," gumam novi dalam hati putra mengibas ngibas tangannya karena novi malah bengong


"halo mba dimana ruangannya?, " tanya putra, novi pun tersadar dan langsung menunjuk ruangan d ujung tanpa basa basi putra melangkah keruangan istrinya


tok


tok


tok


''masuk, " suara lofa mempersilahkan untuk masuk


"sayang!!,, " panggil putra seraya berjalan menghampiri lofa yang masih berkutat di depan laptopnya lofa tersenyum dan meraih tangan putra dan menciumnya dengan takzim

__ADS_1


assalamualaikum sayang, " sapa putra


"waalaikumsalam mas, " jawab lofa


"masih lama?, " tanya putra sembari menarik kursi dan menaruhnya di dekat lofa


sedikit lagi mas, maaf ya hehehe," jawab lofa sambil melirik ke arah putra melihat istrinya yang menggemaskan putra mengelus puncak kepala istrinya yang berbalut jilbab besarnya


"baiklah aku tunggu kamu disini ya boleh?, " tanya putra namun sudah bertengker santai di sisi lofa


"tentu saja boleh dong mas, " jawab lofa santai dengan pandangan masih menatap layar laptop nya


putra mengedarkan pandangannya matanya tertuju pada sebuah amplop coklat yang tergeletak di atas meja istrinya putra menautkan alisnya melihat nama lofa yang tertera dalam amplop itu


"sayang itu dari siapa?, " tanya putra sambil menunjuk amplop tersebut dengan dagunya lofa melirik putra


"oh itu kemarin dari ummi tapi dia gak tahu itu dari siapa, " jawab lofa putra semakin heran dan penasaran dengan penuturan istrinya


"astagfirullah!!, " pekik lofa menutup mulutnya tidak percaya siapa yang tega melakukan itu padanya baru saja dia meniti kehidupan yang baru dengan menyandang status istri seorang CEO ALHADAD GROUP kini sudah ada yang berusaha mengusiknya dengan mengirim surat kurang lebih ancaman buat lofa


"mati kau wanita busuk aku akan membunuhmu,"


begitulah isi yang tertera dalam kertas itu yang di tulis dengan tinta merah


putra menarik tubuh istrinya kedalam dekapan nya memberikan ketenangan untuk istrinya


"mas aku takut mas , " lirih lofa seraya terisak putra pun tidak akan tinggal diam kalau istrinya sampai ada yang mengusik sambil mendekap istrinya putra mengambil benda pipih di dalam sakunya dan menelpon jepri asistennya


"jep sekarang kamu temui dirga di tempat biasa, " ujar putra

__ADS_1


"kenapa tuan anda baik baik saja kan?," tanya jepri heran karena kalau putra menyuruh dirinya menemui dirga pasti ada masalah yang cukup serius


"kita butuh olah raga lagi jep, " ucap putra menyeringai


"baik, " ujar jepri tanpa basa basi jepri pergi ke tempat dirga berada.


setelah selesai menelpon asistennya putra menutup laptop sang istri dan menyuruhnya untuk melanjutkannya nanti saja


"kamu jangan cemas sayang ada aku disini aku kan selalu menjagamu jadi jangan khawatir ya," ucap putra sambil menungkup wajah lofa yang berbalut cadarnya dan menarik kembali kembali tubuh sang istri kedalam dekapannya


"aku akan cari tahu siapa cecunguk yang berani bermain main denganku," gumamnya dalam hati


kini lofa dan putra sudah sampai di rumahnya putra langsung menambah keamanan di rumahnya dia juga tidak memperkenankan sembarangan orang masuk ke rumahnya kecuali anggota keluarganya setelah selesai mandi putra berjalan ke balkon kamarnya hendak menelpon seseorang sedangkan lofa sedang berada di kamar mandi


"cepat kamu cari tahu siapa wanita itu, " ucap putra pada seseorang di ujung telepon


"baik, " jawabnya


lofa memutuskan telepon secara sepihak dan mengirim sebuah foto wanita kepada seseorang yang baru saja ia telepon


"siapa kamu beraninya bermain dengan istriku, " tanya nya dalam hati


setelah menelpon putra memutuskan untuk kembali kedalam dan ternyata lofa pun sudah selesai mandi lofa memakai jilbab instannya lengkap dengan cadarnya kini ia duduk di depan meja riasnya putra menghampiri sang istri dan mengelus puncak kepala sang istri dan mengecupnya lofa mendongkak matanya menatap lekat manik sang suami putra yang merasa aneh di tatap oleh lofa meraup wajah sang istri menungkup kedua pipi chuby istrinya dan mencium kening sang istri


"mas mau makan sama apa?," tanya lofa


"apa aja yang penting kamu yang masak, " jawab putra


"emmh baiklah aku turun dulu ya mau masak buat suamiku ini, " ujar lofa sambil menjawil gemas pipi suaminya

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2