Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 21


__ADS_3

putra yang tidak bergeming hanya tersenyum melihat keakraban mamanya dengan lofa yang begitu hangat bercengkrama, berbeda kalau mama bertemu dengan sely mama sangat cuek dan tidak memperdulikannya


putra tampak senang berkali kali ia tersenyum melihat lofa asik berceloteh ria tanpa rasa canggung dengan calon mertuanya,itu karena sifat lofa yang mudah beradaptasi dan gampang akrab dengan orang lain


eh sampai lupa,malah asik ngobrol disini ayo mah kita ngobrol di dalam saja biar lebih enak, " ajak lofa


iya sayang, " jawab mama sambil meraih tangan lofa membantunya untuk berdiri,


makasih mam, " ucap lofa


sama sama yo mama bantu ya, " kata mama seraya menggandeng lofa


put kamu masuk dong malah ngelamun di situ , "kata mama


lofa baru sadar kalau putra dari tadi ada bersama mama dan memperhatikannya


astagfirullah kenapa aku sampai lupa kalau ada mas putra, "ucap lofa dalam hati


mas maaf silahkan duduk , " kata lofa mempersilahkan putra


eh iya, " ucap putra dan duduk di depan lofa dan mamanya


oh iya mama, mas putra sebentar lofa buatin minum ya, "ucap lofa seraya berdiri untuk membuatkan minuman tapi tangan lofa di cekal mama diana dan menarik lofa untuk duduk kembali


tidak usah sayang,udah duduk aja sama mama , " ujar mama diana


ya sudah kalau begitu lofa panggil dulu mba usi mam,biar mba usi saja yang buat, " kata lofa


iya sayang, " ucap mama diana


tak lama kemudian mba usi datang membawa minuman dan cemilan lalu mba usi menghidangkannya, setelah selesai mba usi pamit lagi ke belakang


merekapun berbincang bincang hangat di ruang tamu,


oh iya ummi kemana ya kok dari tadi mama gak lihat? tanya mama


ummi lagi pengajian mam mungkin sebentar lagi juga pulang, " jawab lofa


pantesan dari tadi gak ada, " kata mama


iya mam, " ucap lofa


ummi yang baru saja datang langsung di sambut mama diana dengan senyuman merekahnya


oaalahh rupanya ada calon besan sama calon mantu toh, ta kirain siapa tadi, udah lama disini?, " tanya ummi seraya menghampiri mama diana dan putra


hehehe engga juga belum lama ko naa, " jawab mama diana


maaf ya barusan dari pengajian di depan, " ucap ummi

__ADS_1


iya nggak papa na , " jawab mama


mereka pun saling bercengkrama curhat masa masa ummi dan mama waktu masih di bangku SMA sedangkan lofa dan putra mereka hanya bisa menjadi pendengar setia mama dan ummi, sesekali mama menggoda putra yang sedari tadi tidak banyak bicara, alhasil yang digoda rupanya masih menahan wibawanya berusaha agar tetap terlihat kalem di depan calon istri dan calon mertua tentunya, mama hanya terkekeh melihat sikap dari putra


adzan magrib berkumandang mengajak semua insan untuk melaksanakan kewajibannya,saat itu putra dan mama diana masih berada di rumah lofa dan sekarang mereka tengah bersiap siap untuk melaksanakan solat magrib berjamaah dan ummi menunjuk putra untuk menjadi imamnya,awalnya putra tidak mau dan menolaknya dengan alasan karena masih ada mang yaya yang biasa menjadi imam dikala abi sedang tidak ada di rumah seperti sekarang tapi saat mama diana menatap tajam kearahnya,putra pun akhirnya menurut


uuaassemm ngeri juga gue lihat mama kalau udah natap kayak gitu mending nurut aja dah dari pada gue jadi peyek nanti " gerutu putra dalam hati


setelah melaksanakan solat mereka beralih ke area meja makan ummi dan mba usi sudah menghidangkannya dan siap untuk di santap


yu makan dulu pasti semua sudah lapar kan, " seru ummi seraya menata piring piring di meja


mereka pun langsung menyantap makan yang sudah di hidangkan dengan khidmat tanpa ada berbicara namun saat makan rupanya putra masih berharap kalau lofa sedikit membuka cadarnya saat makan tapi nyatanya tidak


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


sementara di sisi lain,


sely yang tengah dibopong oleh seorang pria berjalan menyusuri lorong sebuah apartemen wanita itu tengah mabuk berat sehingga pria itu mengantarkannya ke apartemen milik sang pria


brukk!!!


pria itu menghempaskan tubuh sely ke tempat tidur dan pria itu ikut berbaring di sebelah sely, pria itu mengamati wajah sely dengan tatapan penuh arti senyum simpul terbit di wajahnya, perlahan pria itu menyentuh wajah sely menyentuh pipi, kemudian hidung sely


kamu begitu cantik sel tapi kenapa kamu menyia nyiakan dirimu sendiri hanya untuk seseorang yang sekarang tidak mencintaimu lagi, "gumam pria itu


sadar sel aku dimas sel," ujar pria itu sambil menggoyangkan tubuh sely


aku gak peduli sayang, aku kangen sama kamu, "goda sely pada sang pria dan sekarang tanpa di duga sely malah memeluk dimas dan menenggelamkan wajahnya di dada dimas yang sontak membuat dimas terkejut, dimas mencoba melepaskan tangan sely yang melingkar di tubuhnya namun sely malah mempererat pelukannya sely malah mencium leher dimas sontak membuat si empunya menggeliat dan keringat dingin sudah menyerangnya karena dari tadi sudah susah payah dia menahan hasratnya


sel sudah sel aku bukan tipe orang yang memanfaatkan keadaan ku mohon, " ujar dimas seraya melepaskan pelukan sely


dimas pun beranjak dari tempat tidur dan berniat untuk meninggalkan sely sendiri tapi tangannya di tahan sely dan menarik dimas kembali lagi lagi posisi itu terjadi tanpa di duga sely mencium bibir dimas, matanya membulat terkejut jika sely seperti itu lama kelamaan sely semakin menuntut sehingga dimas terbuai sebagai lelaki normal dimas tak tahan akan sikap sely dan akhirnya dimas lepas kendali hingga pergulatan panas dan terlarang itu pun terjadi dimas yang masih di mabuk asmara sely tidak memperdulikan semuanya dia sudah terlena permainan sely


begitu selesai dimas berdiam sejenak ia melihat sely yang sudah tergulai lemas


aku mencintaimu sel aku janji aku akan bertanggung jawab, " kata dimas seraya beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi


setelah selesai mandi dimas tidak kembali tidur ia meraih kunci mobil dan jaketnya lalu keluar dari kamar meninggalkan sely yang tengah tertidur


malam berganti siang sayup sayup mata sely terbuka ia melihat ke sekeliling kamar tampak asing baginya sely pun kaget begitu melihat tubuhnya polos tampa sehelai kain dan hanya berbalut selimut saja, begitu ia berdiri sely merasakn nyeri di daerah intinya


aawww sakit, apa yang terjadi semalam apa jangan jangan, " gumam sely seraya mengingat kembali kejadian semalam


jangan bilang kalau gue sama dimas, " ujarnya sambil melihat lihat ke setiap sudut ruangan untuk mencari seseorang


sely turun dari ranjangnya ia meraih bajunya yang tergeletak di bawah ranjang lalu memakainya dan melangkah meninggalkan kamar itu sebelum sely menyentuh handle pintu ternyata sudah ada yang membukanya dari luar dan ternyata itu dimas begitu juga dengan dimas terkejut melihat sely yang ternyata sudah bangun dan sepertinya hendak pergi


sely kamu mau kemana?," tanya dimas sely tidak menjawabnya sely malah menatap wajah dimas dengan penuh amarah dan benci

__ADS_1


plakk!!


satu tamparan di pipi kiri dimas mendarat sempurna


dasar ban**** kau dasar laki laki tidak berguna kau sudah merampas semuanya dimas,, hiks,, hikss,,, " sarkas sely seraya berderai air mata


maafkan aku sel aku berjanji aku akan bertanggung jawab, " ujar dimas yang tak kuasa juga menahan tangisnya


aku sangka kau adalah laki laki yang baik, tapi ternyata kau sama saja, " kata sely sambil melangkahkan kakinya untuk keluar kamar tapi berhasil di tahan oleh dimas


tunggu dulu sely tunggu penjelasanku, " ucap dimas


penjelsan apa, semuanya sudah jelas, " tegas sely


dengar sely semalam kamu mabuk berat sel sehingga aku berpikir jika kamu beristirahat dulu di apartemenku akan kebih baik karena jarak dari sini kerumahmu itu jauh karena sudah malam aku bawa kesini, dan naasnya karena pengaruh minuman itu kamu menggodaku dan memaksa aku tuk melakukan itu sel, " ujar dimas


bohong kamu mas bohong kamu berdalih dengan keadaan mabuk ku itu pasti itu semua rekayasa kamu kan itu semua rencana kamu kan?, " seru sely dengan wajah yang sudah tidak bersahabat lagi


aku akui kalau aku cinta sama kamu, aku sayang sama kamu tapi aku tidak sepicik itu sel menghalalkan segala cara untuk mendapatkan mu aku tidak akan melakukan cara murahan sepertii itu, " ujar dimas penuh penekanan


sely hanya terdiam dia tidak menjawab kembali perkataan dimas sely hanya menangis sesenggukan meratapi nasibnya sendiri, tidak tega dengan keadaan sely seperti itu dimas menghampiri sely dan memeluknya


sudahlah jangan menangis lagi aku sudah berjanji kalau aku akan bertanggung jawab atas apa yang sudah aku lakukan," ujar dimas seraya mengelusnya dengan lembut


....


....


tring!!


sebuah notif muncul di layar hp putra ia pun meraihnya setelah melihatnya ternyata seseorang telah mengirim sebuah foto padanya Tampa basa basi putra langsung menghubungi nomor itu


terus awasi jangan sampai dia menggangguku lagi, " tegas putra pada seseorang yang di telponnya lalu menutupnya kembali


hemm,, ternyata ini kelakuanmu sel aku sungguh tidak menyangka kalau kamu semurah itu ,"gumamnya pelan


putra yang baru saja duduk di kagetkan dengan keberadaan papanya yang ternyata sudah dari tadi berada di ruangan kerja putra


papa tumben papa sudah di kantor putra,ada apa pap?, " tanya putra


engga papa, cuma papa mau minta copyan data kantor cabang saja, " jawan papa


oh itu, sebentar putra cari dulu pap, " ucap putra


setelah mendapatkan copyan data itu papa pergi ke raungan nya lagi


kok ada yang aneh ya dari papa biasanya juga lewat email ini kok kesini langsung atau ada sesuatu ya?, gumam putra


besambung...

__ADS_1


__ADS_2