
setelah selesai lofa turun ke bawah dengan mengenakan gamis berwarna armi senada dengan cadarnya yang tampak anggun dan ternyata di bawah sudah ada mama diana dan juga putra sedang ngobrol dengan ummi dan abi rahman
eh sayang kamu sudah siap?, " tanya ummi ketika lofa sampai di ruangan depan
iya ummi sudah, eh mama sudah sampai maaf ya nunggu lama, "jawab lofa dan langsung mencium punggung tangan mama diana dan pada putra lofa hanya mengatupkan tangannya
yu kita berangkat saja kalau sudah siap, " ajak mama diana
mereka pun langsung pergi ke butik dengan memakai mobil putra di perjalanan mama diana dan ummi tampak asik ngobrol sedangkan putra dan lofa mereka hanya diam setia mendengarkan orang tuanya ngobrol sesekali putra mencuri pandangannya lewat kaca spion melihat gadis anggun yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu,putra kembali fokus ke jalan saat lofa mulai menyadari kalau dia diam diam memperhatikannya, sampailah mereka di butik yang kemarin mama diana dan ummi ina datangi kedatangan mereka sudah di sambut oleh karyawan disana dan langsung melihat koleksi gaun gaun di butik teesebut lofa berdecak kagum dengan koleksi koleksi gaun disana netra lofa tertuju pada gaun putih di kombinasikan dengan payet yang senada tampak anggun lofa menuju gaun itu dan menatap gaunnya dengan lekat ummi yang melihat anaknya yang tertegun menatap gaun yang terpampang di dalam lemari kaca itu langsung menghampiri lofa
nduk kamu suka ya sama gaun itu?, " tanya ummi yang seketika langsung membuyarkan lamunan lofa
eh ummi, iya ummi lofa suka sama yang itu, " jawab lofa
ya sudah kalau kamu suka di coba aja nak, " ucap ummi
iya ummi," kata lofa
lofa pun mencoba gaun itu dan ternyata gaunnya sangat cocok di tubuh lofa yang tinggi dan berisi putra yang melihatnya berdecak kagum sampai tidak berkedip netranya seakan enggan untuk berpaling dari sesosok gadis yang bak bidadari itu
ya allah apa benar dia calon istriku, sungguh indah ciptaanmu, " gumam hati putra
nak bagaimna cocock kan sama lofa, " tanya mama diana yang membuat putra sadar akan lamunannya
cantik,, cantik sekali mam, " jawab putra seraya tersenyum lebar
memang calon mantu mama cantik banget, " seru mama diana lalu menghampiri lofa
gimna sayang kamu suka kan gaunnya? , "tanya mama diana
iya mam lofa suka, " jawab lofa
ya sudah kita pilih yang ini saja ya , " ucap mama diana
iya mam, " kata lofa dan pergi ke ruangan ganti
setelah selesai di butik mereka singgah di cafe dekat butik tadi dan makan siang disana setelah selesai lofa dan ummi di antar pulang oleh putra setelah mengantar mamanya terlebih dahulu,mobil putra pun sampai di rumah lofa setelah sampai putra langsung pamit karena ada keperluan lain
ummi, lofa maaf ya putra gak bisa mampir dulu soalnya masih ada keperluan lain, " ujar putra seraya meraih tangan ummi dan menyalaminya dengan takzim
iya nak tidak apa apa terima kasih sudah antar ummi dan lofa ya, " ucap ummi
ummi dan lofa keluar dari mobil dan masuk kedalam rumahnya sedangkan putra pergi menuju rumah andris sesampainya disana ternyata andris belum pulang putra pun memutuskan untuk menunggunya di teras depan sekitar 15 menit putra menunggu terdengar deru mesin memasuki pekarangan rumah ternyata itu andris melihat putra yang sedang duduk di kursi depan yang sedang memainkan ponselnya setelah mobil terparkir sempurna andris keluar dan menghampiri putra
sorry bro gue tadi ada rapat mendadak, kenapa lo gak nunggu di dalem?, " tanya andris
males nunggu di dalem lagian gk ada siapa siapa ," jawab putra
__ADS_1
iya si mbok pulang kampung,sorry ya yo masuk, " ujar andris mengajak putra agar masuk ke rumah
dris kapan lo malaysia?, " tanya putra setelah menghempaskan bokongnya di sofa
bulan depan gue berangkat lagi, "jawab andris
kenapa nanya nanya?, " tanya andris
engga gue cuma mau bilang kalau 2 minggu lagi gue nikah, "jawab putra
ehh busett cepet juga katanya 2 bulan lagi eh ini jadi 2 minggu udah ngebet banget ya lo, " goda andris sambil menaik turunkan alisnya
apaan sih lo kagak lah papa sama abi yang mempercepat pernikahannya, " kata putra sambil berselonjor merebahkan kakinya
ohh om sangat pengertian ya mungkin dia tau anaknya kagak bisa nahan lama lama, " seloroh andris sambil terkekeh
sialan lo, " sarkas putra seraya melempar bantal kursi ke arah andris
ciih emang bener kan, mantan buaya kaya lo emang beda put, " ujar andris sambil tertawa
beda lah apa lagi sama lo jauh berbanding, terus apa kabar elo sama pacar lo yang di swiss itu?, " tanya putra
andris tidak menjawabnya tapi kini raut wajah andris jadi merenung entah apa yang terjadi hubungan nya dengan pacarnya itu
eh eh kenapa lo jdi gitu tadi aja lo godain gue giliran gue goda langsung badmood gak asik lo ah, " kata putra
kagak gue cuma takut kalau pacar gue kaya sely , " ucap andris yang seketika membuat putra kembali ingat dengan sely yang mengkhianatinya dan teringat waktu putra memergoki sely dengan selingkuhannya
kalau urusan komunikasi sih masih, tapi yang namanya LDR kan tetep aja gue takut bro, " jawab andris
ya lo berdoa yang banyak agar dia gak seperti sely," ujar putra
aamiin, " jawab andris
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
adzan subuh berkumandang mengajak semua umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya tanpa terkecuali di sana lofa tampak sudah siap untuk solat subuh berjamaah seperti biasa selepas solat lofa selalu berzikir dan murojaah terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitas yang lainnya, lofa melantunkan ayat demi ayat dengan sangat lembut nan merdu mba usi yang mendengarkannya berdecak kagum pada anak majikannya itu selain cantik dan solehah ia juga memiliki suara yang merdu
masya allah merdu sekali neng suaranya si mba sampai hanyut dibuatnya neng, " ujar mba usi
lofa tersenyum dan melirik ke arah mba usi
mba usi bisa aja suara lofa biasa saja masih kalah jauh dengan yang lain lofa masih tahap belajar mba, " ucap lofa
merasa tidak enak terus di sanjung
emang itu buktinya toh neng mba gak bohong loh , " kata mba usi seraya tersenyum
__ADS_1
hehehe iya mba iya makasih, "ucap lofa
setelah selesai lofa kembali melipat mukenanya dan pergi ke dapur untuk melihat umminya dan membantu umminya masak untuk sarapan sementara mba usi mengerjakan yang lain karena ummi kalau masak ingin turun tangan sendiri dan mba usi hanya membantunya,berhubung karena lofa yang membantu ummi jadi mba usi yang beberes rumah ,saat lofa dan ummi sedang sibuk bergelud dengan urusan dapur terdengar suara cempreng yang memanggil nama lofa, ummi dan lofa menoleh karena suara cempreng itu begitu jelas di indra pendengarannya
aunty faaa, " teriak nayla
ehh nay nay,, tumben pagi pagi udah kesini mana mama naura? , " ucap lofa sambil merentangkan tangannya ke arah nayla dan nayla pun langsung berhambur memeluk lofa
mama sama papa di depan lagi ngobrol sama kakek,"kata nayla sambil menguyel uyel jilbab lofa
tak lama naura pun muncul dan langsung mencium tangan umminya dan begitu juga lofa langsung menghampiri naura dan memeluk kaka iparnya itu
tumben kamu udah kesini pagi pagi syang?, " tanya ummi
iya ummi bang zaqif mau ke singapura lagi nanti jam 7 dan naura di suruh disini dulu, untuk beberapa hari gak pa pa kan ummi " jawab naura
oh gitu ya gak pa pa dong justru lebih baik kamu di sini aja syang disana kan kamu cuma bertiga kalau zaqif gak ada siapa yang jaga kamu nak, " kata ummi pada naura
iya umi , " ucap naura
dek katanya pernikahan kamu di percepat ya?, " tanya naura
emmh iya kak, "jawab lofa
jadi kapan dong pernikahannya? , " tanya naura lagi
minggu depan, " jawab lofa
waahh serius ummi minggu depan adek aku ini mau nikah, " ujar naura
iya nak, " jawab ummi
alhamdulilah kalau gitu, tapi semua persiapannya sudah kan ummi?, " tanya naura memastikan
udah syang kamu sudah berembuk kemarin kalau kita sepakat pernikahannya akan di gelar di hotel milik ayahnya putra , "jawab ummi
naura pun mengangguk angguk mengerti akan ucapan ummi nya,
ciee sebentar lagi jadi nyonya putra dong, " goda naura sambil mencuil pipi lofa yang terhalang niqobnya
ih apaan sih kak, " kata naura yang tersipu karena di goda naura, lofa pun pergi mengajak nayla ke taman pinggir rumahnya meninggalkan naura dan ummi nya di dapur
kak lofa mau ke taman dulu deh sama nayla ya , " ucap lofa sambil menggandeng tangan nayla
hemmm gak kerasa ya ummi anak bungsu ummi ternyata sudah dewasa, "ucap naura
iya ummi sangat bahagia karena anak anak ummi tumbuh me jadi anak anak yang soleh dan solehah dan juga mendapatkan menantu yang soleh dan solehah pula, " ujar ummi seraya mengelus pucuk kepala naura
__ADS_1
hehehe alhamdulilah ya ummi, " ucap naura
BERSAMBUNG...