Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 15 di urut


__ADS_3

setelah sekitar 15 menit zarul pun datang dengan sorang wanita paruh baya yang sering di sebut dengan mak piah beliau tukang urut propesional di daerah situ,


dek gimana udah mendingan?," tanya zarul


masih sakit kak," ringis lofa


tanpa basa basi mak piah langsung membuka kaos kaki lofa karena lofa dari tadi tidak membukanya


astagfirullah ," ujar mak piah melihat kaki lofa yang mulai agak membengkak


oalahhh kok sampai gini cu ini lumayan loh sampe mata kakinya gitu,sini langsung mak urut ya," ucap mak piah yang langsung menarik sedikit kuat kaki lofa


aduuuhhh sakiitt makk pelan²,"jerit lofa yang tak tahan akan sakitnya


putra yang memperhatikan lofa hanya bisa menutup matanya tidak tega karena lofa berteriak kesakitan dan menangis sehingga cadar yang lofa kenakan pun sudah basah


ya allah kasian banget kamu faa, andai aku bisa menyetuhmu, ingin sekali aku memeluk,dan menenangkan mu aku gak tega melihatmu seperti ini," batin putra bermonolog sampai tidak sadar keluar bulir bulir air keluar dari sudut matanya


tahan ya cuu sedikit lagi ini, udah agak bengkak loh,"seru mak piah dan mengoleskan lagi minyak urut


tarik nafas yaa ," tutur mak piah


lofa pun menarik nafas sambil memegang tangan kak zarul dengan erat


aduhh dek sakit dong tangan kaka jangan kamu cengkram kuat kuat lah l," zarul ikut meringis kesakitan


bismilaahh," ucap mak piah dan menarik kaki lofa


treekkk,,,.. suara dari kaki lofa terdengar jelas ketika mak piah membenarkan posisi kaki lofa


alhamdulilah,, sudah selesai cuu," ujar mak piah


beliau langsung memakaikan kaki lofa seperti kulit pepohonan dan bahan herbal lainya yang sudah di racik dan di balurkan ke kakinya,lalu mengikatnya dengan kain


tunggu setelah 3 hari ya cu baru di buka,nanti mak urut lagi untuk menuntaskannya ," pesan mak piah


baik mak,terima kasih banyak mak," tutur lofa


sama sama cu," ucap mak piah


nanti kalau sudah 3 hari mak kesini lagi ya untuk mengurutnya lagi


lofa pun mengangguk paham,


setelah selesai mak piah langsung pamit pulang karena masih ada yang harus dia urut,jadi beliau tidak bisa berlama lama di situ


zarul pun pergi untuk mengantar kembali mak piah


mau ku ambilkan minum?,"tawar putra


emmh boleh mas," ujar lofa


putra pun langsung beranjak pergi ke dapur dan mengambil segelas air minum dan memberikannya pada lofa


makasih mas," ucap lofa


sama sama," putra


gimana apa sudah mendingan," tanya putra yang masih memperhatikan kaki lofa

__ADS_1


alhamdulilah lumayan mas," jawab lofa


putra kembali matap wajah lofa yang tentunya masih memakai cadar dia pun malah heran dengan perasaannya itu


ya allah apa benar dia jodohku aku merasa tidak percaya kalau dia calon istriku," batinnya bergemuruh penuh haru


maaf mas jangan lihat lofa seperti itu," ucap lofa yang membuat putra tersadar akan lamunannya


emhh maaf ," putra memalingkan muka nya karena malu


setelah beberapa menit umi kak anis dan iyan baru datang melihat kedatangan mereka putra langsung menyambutnya dan bersalaman,


assalamualaikum,eh ada putra sudah lama disini?," tanya umi


waalaikumsalam,lumayan umi," jawab putra


zarul kemana?," tanya umi yang dari tadi tidak melihat zarul


itu umi kak zarul nganterin mak piah," jawab lofa


oh mak piah," ujar umi


umi pun baru sadar


betapa terkejutnya umi dan anis melihat lofa yang tengah berbaring di sofa


ya ampun dek kamu kenapa,ini kaki kamu kenapa?," tanya anis menghampiri lofa begitu juga dengan umi


ini kak biasa ada insiden sedikit," jawab lofa sedikit cengengesan


ko bisa kamu begini, mana yang sakit hah?," tanya umi khawatir sampai tubuh lofa di bolak balik


cuma kaki mi,udah umi sama kakak gak usah khawatir ,ini udah di urut ko" jawab lofa


tadi lofa cuma kepeleset mi," jawab lofa


kamu sih dek gak.hati hati kalau ngerjain apa apa itu jangan grusak grusuk dek kan gini jadinya," omel kak anis karena anis tahu kalau adik iparnya itu sedikit rusuh jadi gak heran kalau dia sampe ke peleset seperti itu


iya kak anis yang terhormat,yang paling cantik,maaf lofa salah," ujar lofa


huh takut kena omel kakak, terus muji kaka ya," kata kak anis sambil mencuil pipi lofa yang cubby


aw aw sakit kak,"lirih lofa padahal tidak sakit lofa hanya menggoda anis


eh maaf dek sakit ya," ucap kak anis terus mengelus pipi lofa


hehehe iya gak sakit ko kakakku syang," lofa


..


..


..


assalamualaikum," ucap zarul yang baru sampai


waalaikumsalam," jawab mereka bebarengan


umi sudah datang ternyata," seru zarul sambil mencium tangan umi

__ADS_1


iya baru saja, umi datang eh malah lihat adek mu kayak gitu, kasian dia,"lirih umi sambil melirik ke arah lofa


iya tadi tuh lofa lagi masak mi, eh tau taunya udah jatuh mi," ujar zarul


kalian belum makan?," tanya umi


belum umi ," jawab zarul


yaudah kebetulan umi bawa rendang dari bibimu, ayo kita makan ya,mumpung ada calon mantu disini,"ujar umi melirik putra sambil tersenyum


putra tersenyum malu akan ucapan umi


iya umi ," kata zarul


umi dan anis menyiapkan makanan di meja


umi lofa tadi masak ayam penyet ada tuh di dalam lemari makanan," seru lofa dari ruang tengah


umi pun mengambilnya dan menghidangkannya di meja


umi pun menyediakan makanan untuk lofa karena dia masih belum bisa berjalan dan memberikan nya pada lofa


makasih umi ," ucap lofa


sama sama sayang," umi


umi suapin ya nak," tawar umi sambil duduk di samping lofa


iya umi boleh," ucap lofa dengan tersenyum


tapi umi juga harus makan dong," lofa


iya umi juga ikut makan ko," umi


mereka pun makan dengan khidmat tanpa bersuara hanya dentingan sendok yang terdengar


begitu pun umi yang masih nyuapi lofa


setelah selesai makan putra pun pamit pulang karena sudah hampir magrib tapi di cegah oleh umi karena tanggung magriban dulu katanya, dan putra pun menurut, putra yang dari tadi tidak luput memandangi lofa yang masih makan di suapin uminya


begitu manjanya dia gemas sekali ingin sekali aku mendekap nya," batin putra


nak putra," tanya umi tapi putra tidak menjawab umi dia masih saja memandangi lofa


nak ," ucap umi sekali lagi


putra pun tersadar akan lamunannya


eh iya umi," jawab putra kaget


lagi mikirin apa sih, umi panggil baru nyaut," ujar umi terkekeh


ehh engga umi," kata putra yang mesam mesem malu


dia lagi mikirin gimana caranya cepet nikah sama lofa,umi," goda zarul sambil mengulum senyumnya


apaan sihh, engga umi," ucap putra dan wajah putra langsung memerah karena malu


sabar nak sebentar lagi tunggu 2 bulan lagi yaa," kata umi

__ADS_1


lofa yang mendengarnya hanya tertunduk tersipu malu


BERSAMBUNG,,,


__ADS_2