
setelah sekitar 15 menit zarul pun datang dengan sorang wanita paruh baya yang sering di sebut dengan mak piah beliau tukang urut propesional di daerah situ,
dek gimana udah mendingan?," tanya zarul
masih sakit kak," ringis lofa
tanpa basa basi mak piah langsung membuka kaos kaki lofa karena lofa dari tadi tidak membukanya
astagfirullah ," ujar mak piah melihat kaki lofa yang mulai agak membengkak
oalahhh kok sampai gini cu ini lumayan loh sampe mata kakinya gitu,sini langsung mak urut ya," ucap mak piah yang langsung menarik sedikit kuat kaki lofa
aduuuhhh sakiitt makk pelan²,"jerit lofa yang tak tahan akan sakitnya
putra yang memperhatikan lofa hanya bisa menutup matanya tidak tega karena lofa berteriak kesakitan dan menangis sehingga cadar yang lofa kenakan pun sudah basah
ya allah kasian banget kamu faa, andai aku bisa menyetuhmu, ingin sekali aku memeluk,dan menenangkan mu aku gak tega melihatmu seperti ini," batin putra bermonolog sampai tidak sadar keluar bulir bulir air keluar dari sudut matanya
tahan ya cuu sedikit lagi ini, udah agak bengkak loh,"seru mak piah dan mengoleskan lagi minyak urut
tarik nafas yaa ," tutur mak piah
lofa pun menarik nafas sambil memegang tangan kak zarul dengan erat
aduhh dek sakit dong tangan kaka jangan kamu cengkram kuat kuat lah l," zarul ikut meringis kesakitan
bismilaahh," ucap mak piah dan menarik kaki lofa
treekkk,,,.. suara dari kaki lofa terdengar jelas ketika mak piah membenarkan posisi kaki lofa
alhamdulilah,, sudah selesai cuu," ujar mak piah
beliau langsung memakaikan kaki lofa seperti kulit pepohonan dan bahan herbal lainya yang sudah di racik dan di balurkan ke kakinya,lalu mengikatnya dengan kain
tunggu setelah 3 hari ya cu baru di buka,nanti mak urut lagi untuk menuntaskannya ," pesan mak piah
baik mak,terima kasih banyak mak," tutur lofa
sama sama cu," ucap mak piah
nanti kalau sudah 3 hari mak kesini lagi ya untuk mengurutnya lagi
lofa pun mengangguk paham,
setelah selesai mak piah langsung pamit pulang karena masih ada yang harus dia urut,jadi beliau tidak bisa berlama lama di situ
zarul pun pergi untuk mengantar kembali mak piah
mau ku ambilkan minum?,"tawar putra
emmh boleh mas," ujar lofa
putra pun langsung beranjak pergi ke dapur dan mengambil segelas air minum dan memberikannya pada lofa
makasih mas," ucap lofa
sama sama," putra
gimana apa sudah mendingan," tanya putra yang masih memperhatikan kaki lofa
__ADS_1
alhamdulilah lumayan mas," jawab lofa
putra kembali matap wajah lofa yang tentunya masih memakai cadar dia pun malah heran dengan perasaannya itu
ya allah apa benar dia jodohku aku merasa tidak percaya kalau dia calon istriku," batinnya bergemuruh penuh haru
maaf mas jangan lihat lofa seperti itu," ucap lofa yang membuat putra tersadar akan lamunannya
emhh maaf ," putra memalingkan muka nya karena malu
setelah beberapa menit umi kak anis dan iyan baru datang melihat kedatangan mereka putra langsung menyambutnya dan bersalaman,
assalamualaikum,eh ada putra sudah lama disini?," tanya umi
waalaikumsalam,lumayan umi," jawab putra
zarul kemana?," tanya umi yang dari tadi tidak melihat zarul
itu umi kak zarul nganterin mak piah," jawab lofa
oh mak piah," ujar umi
umi pun baru sadar
betapa terkejutnya umi dan anis melihat lofa yang tengah berbaring di sofa
ya ampun dek kamu kenapa,ini kaki kamu kenapa?," tanya anis menghampiri lofa begitu juga dengan umi
ini kak biasa ada insiden sedikit," jawab lofa sedikit cengengesan
ko bisa kamu begini, mana yang sakit hah?," tanya umi khawatir sampai tubuh lofa di bolak balik
cuma kaki mi,udah umi sama kakak gak usah khawatir ,ini udah di urut ko" jawab lofa
tadi lofa cuma kepeleset mi," jawab lofa
kamu sih dek gak.hati hati kalau ngerjain apa apa itu jangan grusak grusuk dek kan gini jadinya," omel kak anis karena anis tahu kalau adik iparnya itu sedikit rusuh jadi gak heran kalau dia sampe ke peleset seperti itu
iya kak anis yang terhormat,yang paling cantik,maaf lofa salah," ujar lofa
huh takut kena omel kakak, terus muji kaka ya," kata kak anis sambil mencuil pipi lofa yang cubby
aw aw sakit kak,"lirih lofa padahal tidak sakit lofa hanya menggoda anis
eh maaf dek sakit ya," ucap kak anis terus mengelus pipi lofa
hehehe iya gak sakit ko kakakku syang," lofa
..
..
..
assalamualaikum," ucap zarul yang baru sampai
waalaikumsalam," jawab mereka bebarengan
umi sudah datang ternyata," seru zarul sambil mencium tangan umi
__ADS_1
iya baru saja, umi datang eh malah lihat adek mu kayak gitu, kasian dia,"lirih umi sambil melirik ke arah lofa
iya tadi tuh lofa lagi masak mi, eh tau taunya udah jatuh mi," ujar zarul
kalian belum makan?," tanya umi
belum umi ," jawab zarul
yaudah kebetulan umi bawa rendang dari bibimu, ayo kita makan ya,mumpung ada calon mantu disini,"ujar umi melirik putra sambil tersenyum
putra tersenyum malu akan ucapan umi
iya umi ," kata zarul
umi dan anis menyiapkan makanan di meja
umi lofa tadi masak ayam penyet ada tuh di dalam lemari makanan," seru lofa dari ruang tengah
umi pun mengambilnya dan menghidangkannya di meja
umi pun menyediakan makanan untuk lofa karena dia masih belum bisa berjalan dan memberikan nya pada lofa
makasih umi ," ucap lofa
sama sama sayang," umi
umi suapin ya nak," tawar umi sambil duduk di samping lofa
iya umi boleh," ucap lofa dengan tersenyum
tapi umi juga harus makan dong," lofa
iya umi juga ikut makan ko," umi
mereka pun makan dengan khidmat tanpa bersuara hanya dentingan sendok yang terdengar
begitu pun umi yang masih nyuapi lofa
setelah selesai makan putra pun pamit pulang karena sudah hampir magrib tapi di cegah oleh umi karena tanggung magriban dulu katanya, dan putra pun menurut, putra yang dari tadi tidak luput memandangi lofa yang masih makan di suapin uminya
begitu manjanya dia gemas sekali ingin sekali aku mendekap nya," batin putra
nak putra," tanya umi tapi putra tidak menjawab umi dia masih saja memandangi lofa
nak ," ucap umi sekali lagi
putra pun tersadar akan lamunannya
eh iya umi," jawab putra kaget
lagi mikirin apa sih, umi panggil baru nyaut," ujar umi terkekeh
ehh engga umi," kata putra yang mesam mesem malu
dia lagi mikirin gimana caranya cepet nikah sama lofa,umi," goda zarul sambil mengulum senyumnya
apaan sihh, engga umi," ucap putra dan wajah putra langsung memerah karena malu
sabar nak sebentar lagi tunggu 2 bulan lagi yaa," kata umi
__ADS_1
lofa yang mendengarnya hanya tertunduk tersipu malu
BERSAMBUNG,,,