
putra pun menjalankan mobilnya perlahan sudah sekitar satu jam putra terjebak macet disana dan lofa masih tertidur pulas
ada apa ya sampe macet lama begini?," gumam putra
perlahan mobil maju setelah sampai di titik kemacetan ternyata ada mobil truk yang terguling
pantas saja macet, akhirnya putra keluar dari kemacetan itu ia pun merasa lega dan putra sesekali melihat ke arah lofa yang masih tak bergeming karena ia masih tidur
masya allah nyenyak kali dia tidur ya," ujarnya sambil terukir senyum di wajahnya
dan sampailah mereka di depan rumah lofa, tapi saat itu lofa belum juga bangun,dengan rasa ragu putra mencoba membangunkan lofa dengan menggoyangkan tangan lofa dengan telunjuknya
Maaf kita sudah sampai,"ucap putra
lofa pun perlahan membuka matanya dan mengucek matanya
emmhh astagfirullah sudah sampai ya,maaf ya mas tadi lofa ketiduran," ujar lofa sambil merapikan jilbab dan niqob nya
iya ga apa apa ko," ucap putra
aduh kenapa aku sampai ketiduran sih kan malu," batin lofa dan wajah nya kini mulai memerah
putra pun keluar mobil dan langsung membukakan piintu untuk lofa
ehh makasih mas," ucap lofa tersipu
ya sama²," putra
ayo mas mampir dulu, katanya mau bertemu kak zarul," ajak lofa
oh iya ,"ucap putra
mereka pun masuk kedalam dan ternyata zarul pun sudah ada di sana
assalamualaikum," ucap lofa dan putra secara bersamaan
__ADS_1
waalaikumsalam," jawab zarul
lofa pun mengahampiri zarul dan mencium tangan zarul begitu pun putra yang langsung berslaman dengan zarul dan mereka pun duduk di ruang tamu sementara itu lofa pergi ke dapur untuk membuatkan minuman
setelah selesai membuat minuman ia pun langsung membawanya ke depan
dari mana dek, ngedate ya?," goda zarul sambil tersenyum melihat ke arah lofa yang sedang menata minuman dan cemilan yang ia bawa
apaan sih kak abis kerja lah,"jawab lofa sedikit kesal pada zarul
kalau bner ngedate atau pacaran juga ga papa ko," ujar zarul yang kembali menggoda lofa
isstt kakak ini dalam islam ga boleh pacaran tahu, setiap yang dilakukannya itu dosa kak," seru lofa ketus
hahaha iya iya kakak tau kok,becanda dek jangan marah gitu dong nanti cantiknya ilang loh," ucap zarul terkekeh melihat tingkah lofa
lofa nampak sedikit kesal dengan kakaknya itu karena terus menggodanya dan terus meninggalkan mereka di ruang tamu, putra yang sedari tadi memperhatikan zarul dan lofa tampak mengulum senyumnya melihat keakraban adik kakak itu
eh put maafin adek gue ya soalnya dia tuh anaknya manja banget, kalau udah nikah kamu siap² aja ya dengan tingkah dia," ucap zarul sambil tersenyum²
dari mana emang ko tumben baru nyampe kan tdi bilang udah otw tapi jam segini baru datang?" tanya zarul
ah iya tadi di jalan macet banget, makannya gue jam segini baru nyampe," jawab putra
oh kirain lo ngajak dulu adek gue jalan jalan put,"kata zarul
enggak lah orang gue ajak semobil aja susahnya minta ampun," ujar putra
hahha iya juga sih, lofa itu dari dulu ga punya pacar put jadi maklum lah dia kayak gitu, meskipun ya dulu emang dia gak berhijab tapi kalo urusan cowo dia selalu menghindar,apalagi sekarang dia sudah hijrah kayak gitu,lagi pula kan dalam islam di larang pacaran makanya cepet halalin adek gue biar bisa berduaan" ucap zarul menggoda putra
insyaallah do'ain aja biar lancar,
tapi sekarang ku bersyukur karena memiliki calon istri yang pandai menjaga dirinya dan gue juga gak ragu untuk segera menikah dengannya," ujar putra tulus
iya mudah mudahan saja semua berjalan dengan lancar,dan lo bisa membimbing adek gue ya put," ucap zarul sambil menepuk pundak putra
__ADS_1
pasti,"kata putra
oh iya dari tadi ko ga lihat umi dan abi ya?," tanya putra
umi lagi kerumah saudara sama istri dan anak ku ,ada keperluan katanya, kalau abi dia ke singapura sama bang zaqif" jawab zarul
oh gitu pantas saja sepi," putra
eh iya sampai lupa rul kamu tahu kan pasal proyek pembangunan mall yang dua tahun kebelakang yang belum selesai,yang bekerja sama dengan pt.semirat grup,waktu itu perusahaan papaku yang dapat tender itu," tambah putra
oh iya, abi pernah cerita soal itu,kenapa emang?" ucap zarul
gue cuma heran aja ko bisa itu proyek gak selesai dan malahan sama papa di serahin ke gue, tapi setelah gue cek ada yang sedikit mengganjal dalam proyek itu, apa mungkin pt semirat berhianat dan memanipulasi data data dan menggelapkan dana proyek yang membuat proyek itu tidak tuntas," kata putra
wahh kalau gitu harus cepat di selidiki itu, pasti ada oknum yang tidak bertanggung jawab tuh," ujar zarul
iya sudah ku suruh orang² ku untuk menyelidikinya," putra
zarul dan putra tampak asik ngobrol di ruang tamu sedangkan lofa yang baru selesai mandi lalu pergi ke bawah dan pergi ke dapur ia membuka kulkas melihat bahan makanan ia melihat kulkas yang sudah kumplit mungkin umi tadi siang sudah belanja bulanan lofa pun teringin makan ayam penyet dan kemudian lofa membuatnya
awww,,,
teriak lofa mengerang kesakitan,, zarul dan putra yang mendengar teriakan lofa langsung berlari ke arah dapur dan ternyata disitu lofa tengah duduk berselonjor sambil memegang kakinya,..
kamu kenapa dek?," tanya zarul panik sambil membangunkan lofa lalu memapahnya ke ruang tengah dan membaringkannya di atas sofa
tadi lofa ke pleset,lofa tidak melihat ada noda minyak di lantai," jawab lofa sambil merintih kesakitan
sepertinya kakimu terkilir faa," ujar putra yang bingung harus ngapain
iya kakak cari tukang urut dulu, titip adek gue ya put" ucap zarul berlalu meninggalkan lofa dan putra
iya gak usah khawatir aku akan menjaganya,"ujar putra lalu duduk di depan lofa
putra bingung harus ngapain soalnya dia tidak berani menyentuh lofa
__ADS_1
besambung,..