Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 17 kedatangan calon mertua


__ADS_3

hari sudah semakin sore dan sudah waktunya untuk pulang, saat papa bahar sedang siap siap, putra datang ke kantor papanya dan mengajak papa pulang bersama


pah udah mau pulang?," tanya putra yang melihat papanya tengah bersiap


iya," jawab papa


bareng putra yuk!?," putra


tumben kamu mau bareng sama papa,ada apa put? ngomong aja kalau kamu butuh bantuan papa, hemm," ujar papa yang seakan tahu isi dari ajakan putra itu


ga ada apa apa putra cuma pengen aja barengan pulangnya," ucap putra


ya udah ayo," papa


mereka pun pulang bersama dengan mengendarai mobil putra,saat di perjalanan mereka tampak saling diam papa yang pokus dengan ponselnya sementara putra pokus menyetir mobilnya, hingga papa yang membuka suara saat itu


kamu kenapa tidak ngobrol sama papa kalau lofa jatuh,put?," tanya papah sambil mata terfokus ke layar ponsel


loh dari mana papa tahu kalau lofa jatuh?,"tanya putra balik


kamu tuh ya papa tanya malah balik nanya ," sarkas papa


hehhe maaf pah putra lupa, tadinya putra mau kasih tahu papa berhubung putra juga panik bingung harus gimana jadi lupa deh buat kasih tahu dan sekarang papa malah udah tahu rupanya," ucap putra


halah emang kamunya aja itumah yang pelupa,"seru papa


iya, iya sekali lagi putra minta maaf ya papah ku tersayang," ujar putra memohon


hemmm ," jawab papa dengan deheman putra yang melihat tingkah papanya hanya menggeleng gelengkan kepalanya seraya tersenyum


mereka pun sampai di rumah,


assalamualaikum," ucap papa yang masuk rumah duluan di susul oleh putra


waalaikumsalam pah, eh sama kamu juga nak,tumben papa pulang bareng putra? tanya mama


ga tau tuh anak mama yang ngajakin papa pulang bareng, pasti ada maunya deh," jawab papa sambil menggerakan alisnya


ih apaan sih papa,masa anaknya ajak pulang bareng ga mau," kata putra


bukannya gak mau,tapi ko tumben gitu gak biasanya ngajak pulang bareng,selalunya kan kamu paling anti kalau di ajak pulang bareng berbagai alasan kamu nolaknya," tutur papa jujur


iya pasti kamu ada maunya," ucap mama menimpali


hehehe engga, gini mah pah ,putra mau ajak mama sama papa besok ke rumah lofa," kata putra


kalau itu sih mama setuju,lagian mama juga mau lebih deket sama lofa," ucap mama


iya, papa juga tadi mau ajak mama sekalian jenguk calon mantu kita mah," ujar papa


loh jenguk emang kenapa?," tanya mama


dia sakit mah, dia jatoh dan kakinya terkilir," jawab papa


kok bisa,kenapa kamu gak kasih tahu mama put, kalau mama tahu pasti mama ikut sama umi ina kemarin,tapi kenapa umi ina gak kasih tahu mama yah kalau lofa sakit," ujar mama


umi ina kemarin lagi di rumah saudaranya ummi juga gak tahu kalau lofa jatuh," jelas putra


oh, kalau gitu nanti aja lepas magrib kita ke sana gak usah nunggu besok, mama mau cepet cepet mau lihat lofa," kata mama

__ADS_1


baiklah kita berangkat sesudah magrib ya,papa mau mandi dulu gerah," ucap papa dan meninggalkan mama dan putra


putra pun pamit pergi ke kamarnya untuk mandi juga


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


lofa yang baru keluar kamar mandi dengan memakai sebuah tongkat dengan tertatih ia berjalan menuju ranjangnya ketika ia melihat pantulan tubuhnya di depan cermin ia pun berhenti,memperhatikan tubuhnya sendiri di mana sekarang lofa tidak memakai jilbab dan cadarnya lofa hanya memakai baju lengan panjang dan rok saja ia melihat tubuhnya dari atas hingga bawah dan menatap wajahnya pipi yang sedikit cubby terpampang jelas sorot mata yang indah,bibir yang berwarna merah muda yang membuat para lelaki tergoda jika melihatnya


akan menjadi milik siapakah wajah dan tubuh ini kelak,ya allah mudah mudahan saja, orang yang menikahiku orang yang betul betul mencintaiku dan menyayangiku bukan orang yang ingin menikahiku karena ingin memuaskan hasrat dan nafsunya saja," gumam lofa sambil meraba wajahnya yang sma sekali tidak tersentuh polesan make up


dan ia pun melihat lagi tongkat yang menyangga nya dan kaki yang di balut kain, iya pun tersenyum


ceroboh sekali kamu lofa sampai sampai cedera seperti ini," gumamnya bermonolog ia pun terkekeh sendiri karena kelakuanya,


sayang kamu sudah selesai mandinya?," tanya umi


eh iya umi sudah ko,"jawab lofa


kalau kamu butuh sesuatu tinggal panggil umi ya sayang," ucap umi sambil mengelus lembut rambut lofa yang terurai panjang tidak di ikat


iya, umi maaf karena lofa selalu merepotkan umi,"lirih lofa


tidak sama sekali sayang kamu tidak merepotkan umi," ucap umi


sudah umi mau turun dulu ke bawah mau masak dulu ya," ujar umi


iya umi,lofa langsung merebahkan kembali tubuhnya untuk istirahat


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


adzan magrib pun berkumandang papa dan mama sudah menunggu di musola rumahnya


iya maa bentar," kata putra


mereka melaksanakan solat magrib berjamaah dan langsung siap siap untuk pergi ke rumah lofa,


.


.


di kediaman lofa pun sama mereka tengah menjalankan solat magrib berjamaah seperti biasa


pah nanti mampir dulu ke toko kue ya ," ucap mama


ok ma," jawab putra


putra pun menjalankan mobil nya setelah sampai di toko kue mama langsung masuk dan membeli kue nya setelah mama nya selesai beli kue mereka langsung menuju rumah lofa sekitar 20 menit mereka pun sampai di gerbang rumah lofa dan mang yaya membuka gerbangnya. mang yaya suami mbak usi sekarang merka tinggal di rumah lofa karena abi kasihan kalau mbak usi harus pulang pergi,berhubung abi juga membutuhkan pekerja jadi abi menyuruh kang yaya juga bekerja di rumah


eh mang yaya,abi ada dirumah," tanya papa


ada tuan," jawab mang yaya


yaudah makasih," ucap papa


sama sama tuan," mang yaya


,,,


tok

__ADS_1


tokk


assalamualaikum," sapa mama


waalaikumsalam, jawab ummi


ehh ada mba diana ayo mari masuk," ujar umi mempersilahkan masuk,mereka pun duduk di ruang


sebentar saya panggilkan dulu abinya lofa," ucap umi, mama dan papa mengangguk mengiyakan,setelah beberapa menit abi datang


waahh ternyata ada calon besan tak kirain siapa tadi," kata abi dan mengahampiri papa dan berslaman begitu pun putra langsung mencium tangan abi,dan mama mengantupkan tangannya,


kami kesini mau lihat keadaan calon mantu kami katanya dia sakit ya?," ujar papa yang mulai bicara


iya kaki dia cuma terkilir," kata abi


kasiannya dimana dia sekarang?," tanya mama diana


ada dia di kamarnya uminya mungkin sudah memanggilnya," jawab abi


yaudah aku kesana dulu aja ya,gak sabar pengen ketemu lofa," ujar mama dan langsung berdiri untuk pergi menemui lofa tapi langkah mama terhenti melihat lofa menuju kearahnya dengan memakai tongkat dan di papah oleh uminya,


ya ampun sayang," ucap mama diana menghampiri lofa dan memeluknya


eh tante,assalamualaikum tante," sapa lofa sambil mencium tangan mama diana


waalaikumsalam,sayang jangan panggil tante dong, panggil mama ya," ujar mama diana


hehehe iya maaf mam," kata lofa


nah gitu dong," kata mama merangkul lofa dan membantu lofa menuju ruang tamu


lofa pun duduk di kursi yang lainnya namun di apit oleh mama dan uminya


eh itu dia calon mantuku, gimana keadaanmu nak?," tanya papa seraya bangkit menuju lofa


sudah lumayan mendingan pah," jawab lofa dan mencium tangan papa bahar


hemm, lain kali hati hati ya kalau melakukan sesuatu ," ujar papa bahar mengelus kepala lofa dengan lembut


baik pah," kata lofa


putra yang memperhatikan sikap dan perlakuan kedua orang tuanya pada lofa sedikit terharu karena baru kali ini papa dan mamanya terlihat begitu antusias dan sayang sekali pada lofa berbeda pada sely pada saat pertama kali putra membawa sely ke rumahnya mama dan papa tampak acuh pada sely apa mungkin karena sely memakai pakaian yang terbuka dan terbilang seksi jadi mama dan papa tidak menyukainya,insting orang tua memang hebat terbukti sekarang sely menghianati putra berselingkuh dengan pria lain


lofa tertunduk malu karena iya tahu kalau putra memperhatikannya


eh iya dian kemana anak kamu yang bungsu?," tanya umi


oh,indah dia lagi di rumah neneknya di bandung," jawab mama diana


oh begitu,pantas dia gak ikut ya," kata umi


iya kalau ada dan dia tahu lofa sakit pasti dia paling heboh dan rusuh," ujar mama diana


hahaha maklum anak bungsu sama juga nih sama anak bungsuku ini kalau apa apa heboh sendiri,dan manja nya minta ampun," kata umi sambil tersenyum dan mengelus punggung lofa


ummii!!," lofa merengek pipinya pasti sudah memerah karena malu untung saja lofa memakai cadar jadi orang orang tidak melihatnya dengan jelas


hahaha ga apa apa manja juga malah aku seneng ko karena indah nanti ada temennya," ucap mama sambil terkekeh

__ADS_1


BERSAMBUNG,,..


__ADS_2