
hari sudah semakin sore dan sudah waktunya untuk pulang, saat papa bahar sedang siap siap, putra datang ke kantor papanya dan mengajak papa pulang bersama
pah udah mau pulang?," tanya putra yang melihat papanya tengah bersiap
iya," jawab papa
bareng putra yuk!?," putra
tumben kamu mau bareng sama papa,ada apa put? ngomong aja kalau kamu butuh bantuan papa, hemm," ujar papa yang seakan tahu isi dari ajakan putra itu
ga ada apa apa putra cuma pengen aja barengan pulangnya," ucap putra
ya udah ayo," papa
mereka pun pulang bersama dengan mengendarai mobil putra,saat di perjalanan mereka tampak saling diam papa yang pokus dengan ponselnya sementara putra pokus menyetir mobilnya, hingga papa yang membuka suara saat itu
kamu kenapa tidak ngobrol sama papa kalau lofa jatuh,put?," tanya papah sambil mata terfokus ke layar ponsel
loh dari mana papa tahu kalau lofa jatuh?,"tanya putra balik
kamu tuh ya papa tanya malah balik nanya ," sarkas papa
hehhe maaf pah putra lupa, tadinya putra mau kasih tahu papa berhubung putra juga panik bingung harus gimana jadi lupa deh buat kasih tahu dan sekarang papa malah udah tahu rupanya," ucap putra
halah emang kamunya aja itumah yang pelupa,"seru papa
iya, iya sekali lagi putra minta maaf ya papah ku tersayang," ujar putra memohon
hemmm ," jawab papa dengan deheman putra yang melihat tingkah papanya hanya menggeleng gelengkan kepalanya seraya tersenyum
mereka pun sampai di rumah,
assalamualaikum," ucap papa yang masuk rumah duluan di susul oleh putra
waalaikumsalam pah, eh sama kamu juga nak,tumben papa pulang bareng putra? tanya mama
ga tau tuh anak mama yang ngajakin papa pulang bareng, pasti ada maunya deh," jawab papa sambil menggerakan alisnya
ih apaan sih papa,masa anaknya ajak pulang bareng ga mau," kata putra
bukannya gak mau,tapi ko tumben gitu gak biasanya ngajak pulang bareng,selalunya kan kamu paling anti kalau di ajak pulang bareng berbagai alasan kamu nolaknya," tutur papa jujur
iya pasti kamu ada maunya," ucap mama menimpali
hehehe engga, gini mah pah ,putra mau ajak mama sama papa besok ke rumah lofa," kata putra
kalau itu sih mama setuju,lagian mama juga mau lebih deket sama lofa," ucap mama
iya, papa juga tadi mau ajak mama sekalian jenguk calon mantu kita mah," ujar papa
loh jenguk emang kenapa?," tanya mama
dia sakit mah, dia jatoh dan kakinya terkilir," jawab papa
kok bisa,kenapa kamu gak kasih tahu mama put, kalau mama tahu pasti mama ikut sama umi ina kemarin,tapi kenapa umi ina gak kasih tahu mama yah kalau lofa sakit," ujar mama
umi ina kemarin lagi di rumah saudaranya ummi juga gak tahu kalau lofa jatuh," jelas putra
oh, kalau gitu nanti aja lepas magrib kita ke sana gak usah nunggu besok, mama mau cepet cepet mau lihat lofa," kata mama
__ADS_1
baiklah kita berangkat sesudah magrib ya,papa mau mandi dulu gerah," ucap papa dan meninggalkan mama dan putra
putra pun pamit pergi ke kamarnya untuk mandi juga
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
lofa yang baru keluar kamar mandi dengan memakai sebuah tongkat dengan tertatih ia berjalan menuju ranjangnya ketika ia melihat pantulan tubuhnya di depan cermin ia pun berhenti,memperhatikan tubuhnya sendiri di mana sekarang lofa tidak memakai jilbab dan cadarnya lofa hanya memakai baju lengan panjang dan rok saja ia melihat tubuhnya dari atas hingga bawah dan menatap wajahnya pipi yang sedikit cubby terpampang jelas sorot mata yang indah,bibir yang berwarna merah muda yang membuat para lelaki tergoda jika melihatnya
akan menjadi milik siapakah wajah dan tubuh ini kelak,ya allah mudah mudahan saja, orang yang menikahiku orang yang betul betul mencintaiku dan menyayangiku bukan orang yang ingin menikahiku karena ingin memuaskan hasrat dan nafsunya saja," gumam lofa sambil meraba wajahnya yang sma sekali tidak tersentuh polesan make up
dan ia pun melihat lagi tongkat yang menyangga nya dan kaki yang di balut kain, iya pun tersenyum
ceroboh sekali kamu lofa sampai sampai cedera seperti ini," gumamnya bermonolog ia pun terkekeh sendiri karena kelakuanya,
sayang kamu sudah selesai mandinya?," tanya umi
eh iya umi sudah ko,"jawab lofa
kalau kamu butuh sesuatu tinggal panggil umi ya sayang," ucap umi sambil mengelus lembut rambut lofa yang terurai panjang tidak di ikat
iya, umi maaf karena lofa selalu merepotkan umi,"lirih lofa
tidak sama sekali sayang kamu tidak merepotkan umi," ucap umi
sudah umi mau turun dulu ke bawah mau masak dulu ya," ujar umi
iya umi,lofa langsung merebahkan kembali tubuhnya untuk istirahat
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
adzan magrib pun berkumandang papa dan mama sudah menunggu di musola rumahnya
iya maa bentar," kata putra
mereka melaksanakan solat magrib berjamaah dan langsung siap siap untuk pergi ke rumah lofa,
.
.
di kediaman lofa pun sama mereka tengah menjalankan solat magrib berjamaah seperti biasa
pah nanti mampir dulu ke toko kue ya ," ucap mama
ok ma," jawab putra
putra pun menjalankan mobil nya setelah sampai di toko kue mama langsung masuk dan membeli kue nya setelah mama nya selesai beli kue mereka langsung menuju rumah lofa sekitar 20 menit mereka pun sampai di gerbang rumah lofa dan mang yaya membuka gerbangnya. mang yaya suami mbak usi sekarang merka tinggal di rumah lofa karena abi kasihan kalau mbak usi harus pulang pergi,berhubung abi juga membutuhkan pekerja jadi abi menyuruh kang yaya juga bekerja di rumah
eh mang yaya,abi ada dirumah," tanya papa
ada tuan," jawab mang yaya
yaudah makasih," ucap papa
sama sama tuan," mang yaya
,,,
tok
__ADS_1
tokk
assalamualaikum," sapa mama
waalaikumsalam, jawab ummi
ehh ada mba diana ayo mari masuk," ujar umi mempersilahkan masuk,mereka pun duduk di ruang
sebentar saya panggilkan dulu abinya lofa," ucap umi, mama dan papa mengangguk mengiyakan,setelah beberapa menit abi datang
waahh ternyata ada calon besan tak kirain siapa tadi," kata abi dan mengahampiri papa dan berslaman begitu pun putra langsung mencium tangan abi,dan mama mengantupkan tangannya,
kami kesini mau lihat keadaan calon mantu kami katanya dia sakit ya?," ujar papa yang mulai bicara
iya kaki dia cuma terkilir," kata abi
kasiannya dimana dia sekarang?," tanya mama diana
ada dia di kamarnya uminya mungkin sudah memanggilnya," jawab abi
yaudah aku kesana dulu aja ya,gak sabar pengen ketemu lofa," ujar mama dan langsung berdiri untuk pergi menemui lofa tapi langkah mama terhenti melihat lofa menuju kearahnya dengan memakai tongkat dan di papah oleh uminya,
ya ampun sayang," ucap mama diana menghampiri lofa dan memeluknya
eh tante,assalamualaikum tante," sapa lofa sambil mencium tangan mama diana
waalaikumsalam,sayang jangan panggil tante dong, panggil mama ya," ujar mama diana
hehehe iya maaf mam," kata lofa
nah gitu dong," kata mama merangkul lofa dan membantu lofa menuju ruang tamu
lofa pun duduk di kursi yang lainnya namun di apit oleh mama dan uminya
eh itu dia calon mantuku, gimana keadaanmu nak?," tanya papa seraya bangkit menuju lofa
sudah lumayan mendingan pah," jawab lofa dan mencium tangan papa bahar
hemm, lain kali hati hati ya kalau melakukan sesuatu ," ujar papa bahar mengelus kepala lofa dengan lembut
baik pah," kata lofa
putra yang memperhatikan sikap dan perlakuan kedua orang tuanya pada lofa sedikit terharu karena baru kali ini papa dan mamanya terlihat begitu antusias dan sayang sekali pada lofa berbeda pada sely pada saat pertama kali putra membawa sely ke rumahnya mama dan papa tampak acuh pada sely apa mungkin karena sely memakai pakaian yang terbuka dan terbilang seksi jadi mama dan papa tidak menyukainya,insting orang tua memang hebat terbukti sekarang sely menghianati putra berselingkuh dengan pria lain
lofa tertunduk malu karena iya tahu kalau putra memperhatikannya
eh iya dian kemana anak kamu yang bungsu?," tanya umi
oh,indah dia lagi di rumah neneknya di bandung," jawab mama diana
oh begitu,pantas dia gak ikut ya," kata umi
iya kalau ada dan dia tahu lofa sakit pasti dia paling heboh dan rusuh," ujar mama diana
hahaha maklum anak bungsu sama juga nih sama anak bungsuku ini kalau apa apa heboh sendiri,dan manja nya minta ampun," kata umi sambil tersenyum dan mengelus punggung lofa
ummii!!," lofa merengek pipinya pasti sudah memerah karena malu untung saja lofa memakai cadar jadi orang orang tidak melihatnya dengan jelas
hahaha ga apa apa manja juga malah aku seneng ko karena indah nanti ada temennya," ucap mama sambil terkekeh
__ADS_1
BERSAMBUNG,,..