Wanita Solehahku

Wanita Solehahku
ep 11


__ADS_3

tak terasa waktu sudah menunjukan jam 10 keluarga putra sudah pulang,lofa yang tengah membantu kakak iparnya beres beres sisa acara tadi umi sedang mencuci piring bekas tadi,di rumah lofa yang besar itu umi hanya mempunyai seorang pembantu saja yaitu mba usi,itu pun cuma di pagi hari sampai siang pasalnya mba usi cuma bantu beres rumah saja, urusan masak umi mengerjakannya sendiri dan kebetulan siang hari mba usi harus pulang cepat karena anaknya sedang sakit, jadi mba usi tidak sempat bantu bantu lagi


sementara itu di ruangan depan ada abi, zaqif


dan zarul yang masih ngobrol yang tentunya membicarakan tentang bisnis setelah selesai lofa langsung pergi ke kamar untuk mandi soalnya dia merasa lengket karena habis beres beres setelah keluar dari kamar mandi dia langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil terlentang iya mengangkat tangannya dan mengamati cincin berlian pemberian dari mama diana


masha allah sungguh indah rencanamu,mudah mudahan dialah jodohku mudah mudahan dialah laki laki yang engkau siapkan untukku laki laki yang siap membimbingku yang insya allah sampai ke surgamu nanti," batin lofa


Begitu lama lofa mengamati cincin itu sampai sampai ia pun tertidur


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


*di kamar putra*


tak kusangka ternyata aku melamarnya, melamar bocah yang dulu tomboy, cengengesan, cengeng jahil tapi dulu aku juga suka dia, apalagi dengan matanya yang bulat dan bulu mata yang lentik, pantas saja kalau aku melihat matanya seperti mengingatkanku pada seseorang dan ternyata benar itu dia, dan sekarang menjelma menjadi sosok seorang gadis yang berpenampilan syar'i becadar pula badan tinggi semempai bak model tapi manja dan cengengnya masih sama tapi aku tak mengenalinya waktu pertama kali bertemu dia sekarang banyak mengalami perubahan"gumam putra


mudah mudahn saja semua berjalan dengan lancar," ucap putra


putra termenung sesekali dia tersenyum mengingat awal² pertemuan dia dengan lofa dan sepertinya putra mulai melupakan sely kekasihnya itu yang menghilang entah kemana terakhir kali putra telpon sely waktu putra pulang dari london dan setelah itu ia tidak dapat menghubunginya lagi


hari semakin larut dan jam sudah menunjukan pukul 12 malam tapi putra masih menghadap layar laptop nya dia masih mengerjakan proyek yang di berikan papa kemarin ,dia masih mengamati dan mengecek data datanya karena putra masih merasa ada yang ganjal akan proyek itu,setelah selesai putra langsung menutup laptopnya dan kembali ke kasur dan beristirahat dan tak butuh lama putra langsung tertidur pulas


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


langit sudah memancarkan sinarnya di rumah lofa tampak sudah bersiap siap untuk pergi ke kantor di meja makan hanya ada ummi, dua kakak iparnya dan dua keponakannya,


loh abi, kak zaqif dan kak zaqif kemana?," tanya lofa


mereka sudah berangkat sayang, abi dan kak zaqif pergi ke singapura tadi subuh, dan kakakamu zarul ada tuh di depan lagi menemani seseorang ," jawab ummi


hah seseorang siapa umi apa sudah ada tamu sepagi ini?," tanya lofa sambil mengambil roti


ada itu calon suami mu," jawab kak naura


uhukkk


ukhukk


lofa tersedak karena kaget, kalau putra datang ke rumahnya,


appa, apa iya sepagi ini dia datang, mau apa dia kak?," tanya lofa panik ,salah tingkah dan bingung harus ngapain


wow wow wow santai dulu cantik kenapa kalang kabut gitu sih adek kaka ini ya,menggemaskan sekali kalau panik gini," ucap kak naura sambil memberikan segelas susu ke lofa


ih kakak ini aku belum siap buat ketemu dia kak,aku malu," rengek lofa dengan ekspresinya yang panik

__ADS_1


haahhaa kamu ini santay dek wong dia cuma mau ketemu abangmu kok," timpal anis mengulum senyumnya yang tak habis pikir dengan sifat manja adik iparnya itu


iya ih geer sekaleehh kamu dek orang putra mau ketemu sama zarul kok," ledek naura sambil tersenyum senyum melihat wajah lofa yang kini merah merona karena malu, umi pun tersenyum melihat kelakuan anak dan menantunya itu,


iih kak anis sama kak naura jahat deh kok gitu sih sama lofa ahh kan lofa malu," ujar lofa yang masih tertunduk malu karena terus di goda oleh kedua kaka iparnya


iya iya maaf ya adek ku sayang," ucap naura


jangan ngambek ah nanti cantiknya luntur loh," ucap kak anis menimpali


sudah sudah ayo habiskan dulu makannya nanti lanjut ngobrolnya," ucap umi


iya umi," sahut lofa


tak lama kemudian lofa pun beres sarapan dan lofa pamit untuk pergi ke kantor dan bersalaman dengan umi dan kakak iparnya sebelum sampai teras depan lofa sempat berhenti sebentar dan menyingkap gorden sedikit dan mengintip apa putta dan zarul sudah pergi atau belum dan ternyata zarul dan putra masih ada dan masih ngobrol


lofa menghela nafas panjang dan siap untuk pergi tapi dia bingung harus ngapain ketika sampai di depan


huuufffttt,,, bismillah," ujar lofa sambil melangakahkan kakinya


ketika lofa sampai di depan putra menyadari kedatangan lofa dan langsung tersenyum dan menyapa lofa


eh ,,assalamualaikum," ucap putra


waalaikumsalam mas, kak," jawab lofa sambil tertunduk


iya," jawab lofa singkat


sendiri, atau sama supir?," tanya zarul


sendiri kok kak," jawab lofa


kalau gitu aku antar saja ya," tawar putra


ehh gak usah mas ga apa apa lofa berangkat sendiri,merepotkan lagian gak baik kita berduaan kan bukan mahram mas," ucap lofa menolak tawaran putra


eh iya, gini aja mas anterin kamu tapi pake mobil masing masing ya mas kawal aja dari belakang lagian kantor lofa kan searah kalau dari sini sama kantor mas," ujar putra


iya mending gitu dek lagian kaka khawatir kalau kmu sendirian berangkat ke kantor," ucap zarul


emmh ya udah kalau gitu," jawab lofa pasrah


kak aku berangkat dulu ya, assalamuakaikum" ucap lofa pamit sembil mencium tangan kakaknya dan pergi ke dalam mobilnya


iya waalaikumsalam," zarul

__ADS_1


bro gue berangkat ya, semoga rencana kita berhasil," ucap putra


iya,doain saja yang terbaik, dan gue titip adek gue ya jangan sampe kenapa² ," jawab zarul


siap laksanakan ,assalamualaikum pak dirut,"ujar putra sambil pergi menuju mobilnya megikuti mobil yang di kendarai lofa


waalaikumsalam,hati hati tuan CEO jaga adek gue," seru zarul


di perjalanan yang sudah mulai ramai lofa melaju kendaraannya dengan santai saat di tengah perjalanan tiba² lofa menepikan mobilnya ke pinggir karena merasa ada sesuatu yang tidak beres terjadi pada mobilnya, setelah lofa keluar dan ternyata ban mobilnya kempes, putra yang dari tadi mengikutinya pun ikut berhenti dan keluar dari mobil untuk melihat keadaan lofa


kenapa," tanya putra


ini ban mobil nya kempes mas,mana aku ada rapat lagi gimana ini,"jawab lofa bingung


sudah ayo masuk mobil aku saja nanti aku suruh jefri untuk mengurusnya," ujar putra


ga apa apa mas aku naik taxi aja," ucap lofa


jangan naik taxi,zarul sudah mengamanatkanmu padaku jadi ayo berangkat denganku saja,"putra


tattapi mas,"lofa bingung dengan situasinya saat ini


sudah ayo, tadi katanya ada rapat nanti kamu telat loh,kamu takut ya kita berduaan, tenang saja aku ga akan macam² ko lagian ini kan darurat ya kan," ucap putra


dengan segala bujukan akhirnya dengan berat hati lofa pun berangkat dengan putra di sepanjang perjalanan mereka tidak bicara satu katapun putra tetap fokus menyetir dan lofa duduk tertegun di sisi putra


tak lama kemudian mereka pun sampai di kantor lofa, dan lofa langsung turun dari mobil


terima kasih banyak, mas sudah antar saya," ucap lofa


sama² nanti mobil kamu jefri yang bawa je bengkel ya," jawab putra


gak usah mas, merepotkan," lofa


engga ko mana kuncinya ," putra


ini mas," lofa sambil memberikan kunci mobilnya ke putra


dan putra pun pergi menuju kantornya saat di lobby kantor lofa di sambut oleh novi asistennya


selamat datang maaf bu anda sudah di tunggu sama pak irfan,dan yang lainnya bu" ucap novi


baik maaf saya telat ya nov," jawab lofa


tidak apa apa bu," ujar novi

__ADS_1


mereka pun pergi bersama ke ruangan rapat lofa di sana sudah di tungu oleh pak irfan dan kliennya yang lain sesampai disana lofa lansung saja membuka rapatnya


BERSAMBUNG...


__ADS_2