Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey
Merebut Alicia kembali


__ADS_3

"Siapa kau berani membantahku!" tanya Grey dengan tatapan sinis ke arah Jacob saat tangannya masih beradu dengan pria itu. "Kau hanya seorang pengawal yang bisa saja aku langsung memecatmu!"


Jacob dengan wajah datarnya berkata, "Ya, tentu Anda bisa memecat saya kapanpun semau Anda, tapi yang berhak menentukan saya adalah Tuan Dominic, saya hanya menjalankan tugas untuk menjaga dia dan hanya menurut hanya kepada dia!"


"Cih, dia? Kau berani menyebutnya dengan ucapan dia? Apakah seperti ini kau dilatih memanggilnya?" Grey semakin menekan pukulannya ke arah tangan Jacob. Namun, pria yang berprofesi sebagai pengawal istrinya tersebut hanya bergeming dan menunjukkan senyum tipisnya. "Bang sat! Peter buka pintunya!"


Jacob langsung mengeluarkan tenaganya untuk menahan Peter agar tidak membuka pintu tersebut, membuat sebuah perkelahian sengit pun terjadi antara dia dan suami dari wanita yang dicintai.


Jacob mengeluarkan jurus bela dirinya untuk melawan Grey, membuat pria yang sudah terbakar api cemburu langsung kehilangan kendalinya.


"Dasar, bodoh!" umpat Peter pada atasannya, dia langsung mendobrak pintu kamar tapi dengan cepat Jacob sudah menghadangnya.


"Si al!" maki Grey yang terkena tendangan dari Jacob, mulutnya pun keluar darah saat dia memegang dadanya.


Grey mencoba menarik tangan Jacob agar tidak menghalangi Peter untuk membuka pintu kamar, tapi gerakannya sedikit terlambat hingga membuat Peter pun ikut terjerembab akibat tendangannya saat asisten Grey ternyata berhasil membuka pintu kamar.


Jacob berlari masuk ke dalam kamar menutup pintu agar Grey tidak masuk ke dalam, tetapi sayangnya suami dari Alicia tersebut langsung menendang pintu hingga membuat dia mau tidak mau melarikan diri.


Grey melihat bagaimana jika berlari ke arah balkon kamar yang menghadap ke arah laut lepas, matanya mengitari seluruh ruangan di mana ternyata tidak ada sang istri di dalam kamar tersebut.


"Si al!" Grey begitu panik saat tidak menemukan Alicia sedangkan Jacob sudah berhasil meloloskan diri, dia menyuruh Peter yang sudah berada di balkon menangkap Jacob untuk pergi bagian sisi timur.


Sementara Grey sendiri mengejar Jacob dari belakang, langkahnya terus berlaju saat matanya melihat bagaimana pria itu tanpa berhenti terus menjauh darinya.


Grey terus berlari sembari memegang dadanya yang terasa sakit, dalam pikirannya dia masih menerka-nerka siapa Jacob sesungguhnya?


Mengingat bahwa Jacob memiliki perasaan pada sang istri membuat Grey semakin berkelana apa saja yang sudah terjadi di antara keduanya? Bahkan sampai pria itu menyembunyikan sang istri.

__ADS_1


"Aaakkhh!" teriak Grey yang kini berlari seraya berlompat dari pijakannya untuk menghentikan Jacob.


Keduanya kini terguling ke lantai bersama, hingga tubuh Grey terbentur pembatas kapal, Namun, masih menahan tubuh Jacob agar tidak melarikan diri.


Perlawanan terus dilakukan oleh Jacob pada Grey, sampai perkelahian terjadi lagi hingga keduanya saling tidak terkontrol.


"Bedebah, di mana kau menyembunyikan istriku!" Grey menekan tangan Jacob hingga pria itu kesulitan bergerak. Namun, musuhnya itu bukanlah orang sembarangan hingga bisa membalikan posisinya.


Jacob menendang dan memukul wajah Grey tapi selalu tidak kena, sedangkan Grey justru membaca setiap serangan yang dilakukan oleh musuhnya itu.


Sampai Jacob pun mau tidak mau mengeluarkan senjata andalannya yaitu senaapan, dia mengarahkan tepat di wajah Grey saat musuhnya ingin menyerangnya.


"Istrimu? Siapa yang kau sebut istrimu? Alicia?" Jacob tertawa saat Grey langsung terdiam dan mengangkat tangannya. "Orang yang kau sebut sebagai istrimu adalah kekasihku, Grey!"


Ucapan Jacob membuat Grey mengeluarkan tanduknya, dia melempar tatapan sinis yang cukup mematikan lawannya.


"Cih, kekasihmu?" tanya Grey menaikan satu alisanya. "Mungkin itu hanyalah dalam mimpimu dan tidak akan pernah terjadi!"


"Heuh! Jika kau ingin merebut apa yang sudah menjadi milikku, kau salah besar, Jacob!" Grey menodongkan pistol tepat di depan Jacob.


Pada saat itu pula, Alicia melihat apa yang tengah terjadi, bagaimana kedua bola matanya menyaksikan bahwa Grey akan menembak pengawalnya.


Alicia yang datang bersama dengan Peter menjadi salah paham atas apa yang tengah terjadi saat ini. "Grey, apa yang kau lakukan?"


Alicia langsung menghadang tubuh Jacob, agar suaminya tidak menembak ke arah pengawalnya itu. Mambuat Jacob langsung memasang wajah senyum mengejek ke arah Grey.


Tentu hal itu membuat Grey semakin memanas penuh emosi, melihat istrinya justru menghadang pistol untuk melindungi pria lain.

__ADS_1


Tangan Grey mencengkeram kuat pada pelatuk siap untuk melepaskan peluru yang ada di dalam pistol tersebut, pikiran yang menebak, apakah benar Alicia sudah menghianati dirinya?


"Minggir!" perintah Grey.


"Tidak mau, sebelum kamu turunkan senjatamu!" ujar Alicia yang marah pada suaminya ketika ingin membunuh Jacob.


"Cih," desis Grey saat mendengar ucapan Alicia yang semakin membuatnya geram. "ALICIA!"


Tiba-tiba saja suara pluit pun terdengar oleh Grey dan orang yang berada di samping kapal yang sepi akan pengunjung lewat, Jack langsung menarik tangan Alicia dan mendekapnya, berniat untuk melompat dari kapal pesiar.


"Aaakkh!" teriak Alicia terkejut saat Jacob memeluknya dan membawanya pergi untuk melompat ke laut.


Akan tetapi, dengan cepat Grey menahan tangan Alicia untuk merebut istrinya kembali, begitu terlepas dari musuhnya itu sang istri langsung ditahan oleh Peter, sedangkan dia langsung menghajar habis-habisan Jacob di depan mata Alicia.


"No! Stop it, Grey!" teriak Alicia histeris yang memberontak dalam pengawasan Peter.


Grey langsung meluapkan emosi amarahnya tanpa mendengarkan suara tangisan Alicia yang memohon, agar tidak memukuli Jacob.


"J!" panggil Alicia menangis membuat Jacob bangkit dan memutar posisi untuk menghajar Grey, tapi saat telinganya mendengar suara pluit kedua kalinya Jacob langsung pergi dan melompat dari kamar pesiar.


Grey yang masih kesal dengan Jacob dengan cepat mengambil pisttol lalu menembak tepat di punggung Jacob sebelum melarikan diri, dua tembakan dilepaskan ke arah pria tersebut membuat Alicia kembali berteriak histeris.


"J!" Tangisan Alicia pecah saat suaminya menembak dan membuat Jacob terjatuh secara perlahan ke arah laut.


Terdengar bunyi dentuman keras sesuatu yang terjatuh ke air, membuat Alicia langsung pingsan ditempat.


Alicia sungguh tidak mengerti apa yang sudah terjadi di antara Jacob dan Grey, tapi kejadian yang membuatnya salah paham beranggapan bahwa Grey adalah orang yang menakutkan untuknya.

__ADS_1


Kendati demikian, Alicia mengetahui pasti bahwa ternyata dia mencintai manusia jahat seperti Grey.


Tubuh Alicia di bawa oleh Grey masuk ke dalam kamar usai melihat bahwa Jacob jatuh ke dalam laut dan tidak timbul kembali, barulah dia memerintahkan Peter untuk membersihkan yang baru saja terjadi.


__ADS_2